Serang, lpmsigma.com – Himpunan Mahasiswa Serang (HAMAS) kembali menggelar aksi demonstrasi di depan gerbang Pendopo Kabupaten Serang, Senin (12/10/26). Aksi tersebut merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya untuk mendesak Pemerintah Kabupaten Serang menindaklanjuti tuntutan mahasiswa.
Salah satu massa aksi, Mamat, mengatakan aksi lanjutan digelar karena Bupati Serang belum menemui mahasiswa dalam demonstrasi sebelumnya. Ia menyebut belum adanya respons dari pemerintah daerah menjadi alasan HAMAS kembali turun ke jalan.
“Kami melakukan aksi lanjutan karena sebelumnya tidak ada respons dari Bupati Serang,” ujarnya.
Mamat juga menyampaikan kekecewaannya terhadap Bupati dan Wakil Bupati Serang yang dinilai belum menemui massa aksi meski mahasiswa telah beberapa kali meminta audiensi.
“Kami sangat kecewa terhadap Bupati Serang. Beberapa kali kami mengajak audiensi, tetapi hingga sekarang tidak ada respons dari mereka,” katanya.
Ia menegaskan HAMAS akan terus mengawal tuntutan tersebut hingga mendapat tindak lanjut dari pemerintah daerah.
“Kami akan terus mengawal tuntutan ini sampai ditindaklanjuti oleh Bupati,” jelasnya.
Massa aksi kemudian menunggu kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Serang untuk menemui mereka secara langsung. Namun, sekitar waktu Isya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, keluar menemui massa sebagai perwakilan pemerintah daerah.
Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan aspirasi sekaligus meminta Zaldi menandatangani surat sebagai bentuk komitmen untuk mempertemukan mereka dengan Bupati dan Wakil Bupati Serang.
Namun, Zaldi menolak menandatangani surat tersebut. Ia mengatakan Wakil Bupati menyampaikan bahwa mahasiswa perlu meminta maaf kepada Bupati terlebih dahulu atas kericuhan yang terjadi dalam aksi sebelumnya.
“Saya hanya menyampaikan komunikasi dari Wakil Bupati kepada teman-teman HAMAS. Bupati tidak mau menemui sebelum ada iktikad baik untuk meminta maaf kepada Bupati,” jelasnya.
Zaldi kembali menegaskan penolakannya untuk menandatangani surat sebelum mahasiswa menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Serang.
“Saya tidak mau menandatangani surat tuntutan sebelum kalian meminta maaf terlebih dahulu kepada Bupati,” tutupnya.
Kecewa atas hasil pertemuan tersebut, massa HAMAS menyatakan akan kembali menggelar demonstrasi dengan jumlah massa yang lebih besar. Setelah menyampaikan rencana tersebut, massa membubarkan diri.
Reporter: Ilyas
Editor: Frida
