BerandaSastra

Sastra

Tiga Puluh Hari Mengetuk Pintu Langit

Cerbung Edisi RamadanBagian Tiga: Cahaya di Sepuluh Malam Terakhir RamadanHari-hari terus berlalu. Tabunganku benar-benar habis, tak tersisa sedikit pun. Namun anehnya, hatiku tidak lagi...

Tiga Puluh Hari Mengetuk Pintu Langit

Cerbung Edisi RamadanBagian Dua: Rezeki Datang Berlipat Saat Tangan Terulur Membantu SesamaHari pertama Ramadan. Perutku terasa perih menahan lapar, tetapi kakiku tetap melangkah keluar...

Takjil di Ujung Senja

Percik di Ujung Waktu

Renjana Bunga Matahari

BACA JUGA