Serang, lpmsigma.com – Aliansi Massa untuk Keadilan (AMUK) menggelar doa bersama dan diskusi solidaritas bagi 12 aktivis Serang pascademonstrasi Agustus di Warung Kopi (Warkop) Jatayu, Selasa (07/07/2026). Kegiatan tersebut dihadiri keluarga terdakwa, mahasiswa, serta sejumlah elemen masyarakat sipil.
Salah satu penggerak AMUK, Eka, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat solidaritas dan ikatan kekeluargaan antara keluarga para tahanan aktivis, dengan masyarakat yang memberikan dukungan.
“Untuk memperkuat kekeluargaan dengan keluarga tahanan politik (tapol), karena pastinya dari 12 tapol itu ngerasain hal yang sama,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menghadirkan mantan tapol 1996, sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman kepada peserta.
“Kita juga ngundang mantan setapol, untuk menambah pengetahuan. Karena mereka lebih kuat dan berpengalaman,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu keluarga terdakwa dari unsur masyarakat sipil, Rofei, mengapresiasi kegiatan yang digelar AMUK. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat silaturahmi antara keluarga para tahanan aktivis dan mahasiswa.
“Alhamdulillah dari kegiatan ini terjalin silaturahmi, artinya mahasiswa mendukung dan kita juga turut mendukung,” ujarnya.
Rofei berharap, anaknya segera memperoleh putusan yang adil. Sehingga dapat kembali melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Semoga anak saya cepat pulang untuk menggapai cita-cita dan dapat melanjutkan sekolahnya lagi, yaitu kuliah,” harapnya.
Reporter: Ahmad
Editor: Indah
