BerandaNEWSMasyarakat Adat Dinilai Perlu Dilibatkan dalam Transisi Energi

Masyarakat Adat Dinilai Perlu Dilibatkan dalam Transisi Energi

Serang, lpmsigma.com – Pelibatan masyarakat adat dinilai menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan transisi energi yang berkeadilan. Hal tersebut mengemuka dalam diskusi publik bertajuk Listrik Membantu, Hutan Adat Nomor Satu: Bagaimana Keterlibatan Masyarakat Adat dalam Transisi Energi Berkeadilan yang diselenggarakan Climateworks Foundation bersama Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) dan KJW Surosowan di Rumah Dunia, Kamis (06/08/26).

Perwakilan Rekonvasi Bhumi, Nana, mengatakan masyarakat adat perlu dilibatkan sejak awal dalam setiap tahapan transisi energi karena merupakan kelompok yang paling berpotensi terdampak oleh pembangunan. Menurutnya, pelibatan tersebut penting agar masyarakat memahami tujuan, manfaat, dan konsekuensi dari setiap kebijakan yang diterapkan di wilayah mereka.

“Kalau kita mau bicara keadilan transisi energi, masyarakat sejak awal harus diberi peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan transisi energi, sehingga ketika mereka menerima atau menolak, keputusan itu didasarkan pada pemahaman mereka terhadap untung dan ruginya,” tuturnya.

Ia menambahkan pemerintah masih menyusun peta jalan (roadmap) transisi energi yang mencakup tahapan sosialisasi hingga peningkatan pemahaman masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk meminimalkan potensi konflik dalam pelaksanaan kebijakan.

“Ketika orang menyebut transisi energi, atau menyebut apa pun bagian dari transisi energi itu, masyarakat sudah tahu. Dengan begitu, konflik bisa kita redam karena pengetahuan masyarakat sudah baik,” tambahnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten, Ari, mengatakan transisi energi yang berkeadilan hanya dapat terwujud apabila seluruh pemangku kepentingan dilibatkan dalam setiap tahapan, mulai dari perencanaan hingga pengawasan.

“Yang penting, kita harus melibatkan semua aspek sehingga tujuan transisi energi mendapat dukungan dari masyarakat setempat,” ujarnya.

Ia berharap transisi energi di Indonesia dapat berjalan dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan maupun hak-hak masyarakat adat. Menurutnya, pelibatan masyarakat dalam setiap proses akan membuat manfaat transisi energi dapat dirasakan secara bersama.

“Transisi energi itu sangat penting, namun harus dilakukan secara berkeadilan,” pungkasnya.

Reporter: Mg_Ana
Editor: Frida

- Advertisment -
Jasa Iklan SiGMA

BACA JUGA