Serang, lpmsigma.com – Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (Pustekipad) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menonaktifkan sementara website Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) setelah ditemukan dugaan peretasan yang menampilkan konten judi online (judol). Pihak Pustekipad bersama Lembaga Penelitian dan Pengembangan kepada Masyarakat (LP2M) menyampaikan langkah penanganan tersebut pada Rabu (29/07/26).
Kepala Pustekipad UIN Banten, Khaeroni, mengatakan pihaknya menerima informasi terkait dugaan peretasan website Kukerta pada Sabtu malam.
“Saya sudah dapat info tersebut saat malam minggu,” ujar Khaeroni saat diwawancarai pada Senin (27/07/26).
Ia menjelaskan, penonaktifan sementara website dilakukan sebagai langkah awal untuk mengatasi permasalahan tersebut.
“Cara yang paling cepat ialah kita menonaktifkan link-nya dulu,” katanya.
Khaeroni menambahkan, Pustekipad telah melakukan pemeriksaan terhadap sistem website Kukerta dan memastikan data pribadi mahasiswa tidak terdampak akibat kejadian tersebut.
“Kita sudah melakukan audit untuk ini. Untuk data pribadi enggak terdampak, insya Allah enggak,” ujarnya.
Ia menyampaikan, pihaknya akan melakukan pengawasan dan koordinasi lanjutan untuk memastikan website Kukerta dapat kembali digunakan secara optimal.
“Mudah-mudahan dalam waktu sehari ini bisa di-on-kan lagi, dan kita akan koordinasi untuk optimalisasi aplikasi Kukerta ini,” harapnya.
Sementara itu, pihak LP2M melalui Tubagus Mahdi memberikan keringanan kepada mahasiswa yang mengalami kendala dalam pengisian Laporan Kegiatan Harian (LKH) akibat website Kukerta yang sempat dinonaktifkan.
“Ada keringanan terhadap mahasiswa, ketika ada mahasiswa yang trouble, pasti ada solusinya. Catat secara manual di buku harian,” jelasnya.
Berdasarkan pengecekan langsung tim LPM SiGMA, website Kukerta UIN Banten saat ini telah kembali dapat diakses dan digunakan oleh mahasiswa.
Reporter: Ahmad
Editor: Indah
