Tim es teh atau air putih hangat?
Tim gorengan atau tim kurma?
Tim makan berat langsung atau tim takjil dulu?
Selama puasa, perut kita bisa kosong lebih dari 12 jam. Bayangin aja, nggak ada makanan dan minuman yang masuk seharian. Jadi, cara kita berbuka itu penting banget. Nggak cuma sekadar kenyang, tapi juga soal gimana tubuh kita menyesuaikan diri lagi setelah “libur makan” seharian.
Minum es teh pas adzan magrib memang nikmat, tapi ternyata bisa bikin kadar gula darah naik cepat. Dalam penelitian Larasati (2025), puasa justru bantu menstabilkan kadar gula dengan meningkatkan sensitivitas insulin. Nah, kalau langsung diserbu minuman manis, tubuh bisa kaget. Akibatnya, kamu bisa ngerasa lemas, pusing, atau malah nggak enak badan.
Sama halnya dengan gorengan atau makanan berat di awal berbuka. Pencernaanmu belum siap kerja penuh, jadi bisa aja perut terasa nggak nyaman, begah, atau kembung.
Pilihan paling aman dan sehat buat buka tetap kurma dan air mineral. Kurma punya gula alami yang bantu balikin energi tanpa bikin gula darah melonjak. Air mineral juga bantu tubuhmu balik terhidrasi dengan baik sebelum lanjut makan besar.
Menurut Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, berbuka idealnya dilakukan bertahap. Setelah takjil, baru lanjut makan dengan porsi seimbang yang isinya karbohidrat, protein, lemak sehat, dan serat. Intinya, jangan buru-buru kenyang.
Cara bagaimana berbuka, bisa jadi cerminan seberapa peduli kamu sama tubuhmu sendiri. Jadi, mulai sekarang SiGMAnia, yuk berbuka dengan cara yang bikin tubuh tetap sehat dan puasanya makin lancar sampai akhir bulan.
Penulis: Irma
Editor: Frida



