Serang, lpmsigma.com – Sebanyak 69 peserta mengikuti Pelatihan Jurnalistik dan Broadcasting (PJB) 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sarana Informasi Gema Mahasiswa (SiGMA) di Kantor Kementerian Agama Provinsi Banten, Sabtu (06/06/26).
Pelatihan ini menghadirkan berbagai materi, mulai dari dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, pengambilan angle, pengumpulan dan pengolahan data, hingga materi news anchor dalam bidang broadcasting.
Ketua Pelaksana PJB 2026, Noval, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga, terutama sebagai pengalaman pertamanya menjadi ketua pelaksana.
“Kegiatannya cukup menarik dan menambah pengalaman bagi saya, karena ini merupakan pertama kalinya saya menjadi ketua pelaksana,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk memperoleh sertifikat, tetapi juga sebagai sarana pengembangan keterampilan yang perlu diterapkan oleh peserta.
“Bukan hanya sekadar didengar, tetapi ilmu yang didapat harus diterapkan oleh seluruh peserta,” ungkapnya.
Pimpinan Umum LPM SiGMA 2026, Ahmad, menyebut jumlah peserta tahun ini tergolong banyak, termasuk peserta dari luar kampus.
“Peserta tahun ini sekitar 69 orang. Dari luar juga cukup banyak, seperti dari LPM Dialektika, LPM Wisma, dan lainnya,” katanya.
Ia berharap, kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta meningkatkan kemampuan peserta, di bidang jurnalistik dan broadcasting.
“Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman yang bermanfaat dan peserta dapat mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh,” tuturnya.
Salah satu peserta, Bima, mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam semester 4, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan tersebut, baik dari sisi pengetahuan maupun relasi.
“Mengikuti PJB ini sangat bermanfaat. Kami mendapatkan banyak pengetahuan baru, sekaligus memperluas relasi,” ungkapnya.
Ia juga menilai bahwa, dunia jurnalistik memiliki cakupan yang luas, sehingga mendorongnya untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan.
“Setelah mengikuti PJB ini, saya menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu dipelajari, dan itu menjadi motivasi untuk terus berkembang,” tutupnya.
Reporter: Delis
Editor: Frida



