Serang, lpmsigma.com – Beredar surat pemberitahuan aksi Forum Mahasiswa Banten Bersuara (FMBB) yang menuntut dugaan penyimpangan tata kelola di Rutan Kelas IIB Serang. Menanggapi hal tersebut, eks-tahanan politik membantah terlibat maupun memberikan kuasa atas rencana aksi yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (03/08/26).
Salah seorang eks-tahanan politik, Farid, mengatakan dirinya memperoleh informasi dari pihak terkait bahwa aksi tersebut disebut-sebut dilakukan atas perintah eks-tapol. Namun, ia menegaskan tidak ada satu pun eks-tahanan politik yang memberikan perintah maupun kuasa terkait aksi tersebut.
“Memang di surat itu tidak tertulis nama ‘Tahanan Politik Kota Serang’. Tapi kami dapat informasi dari pihak terkait kalau aksi ini atas perintah eks-tapol. Padahal tidak satu pun dari kami yang memberi perintah atau kuasa,” ungkap Farid saat diwawancarai melalui WhatsApp, Rabu (05/08/26).
Ia menegaskan tidak mempermasalahkan penggunaan nama “Tahanan Politik Kota Serang” apabila digunakan untuk kepentingan bersama, bukan kepentingan pribadi.
“Saya marah jika nama tahanan politik dipakai untuk kepentingan pribadi. Tapi kalau untuk kepentingan bersama, saya tidak persoalkan,” tegasnya.
Farid mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi di media sosial yang mengatasnamakan “Tahanan Politik Kota Serang”. Ia juga berharap publik tidak menghakimi mereka atas beredarnya informasi tersebut.
“Pesan saya kepada masyarakat, khususnya Kota Serang, jangan mudah percaya dengan informasi di media sosial yang mengatasnamakan kami. Saya juga berharap masyarakat tidak menghakimi kami sebagai eks-tapol,” pungkasnya.
Reporter: Mg_Rifa
Editor: Delis
