Serang, lpmsigma.com – Senat Mahasiswa Universitas (Sema-U) menggelar rapat untuk menyikapi dinamika internal, terkait dugaan penerimaan insentif sebesar Rp250 juta oleh Presiden Mahasiswa (Presma). Namun, dugaan tersebut belum terjawab lantaran pihak Presma maupun Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (Dema-U) tidak hadir dalam agenda rapat tersebut. Selasa (27/10/2026).
Ketua Umum Sema-U, Taosyekh Nawawi, menyampaikan bahwa agenda rapat ini seharusnya menjadi pemeriksaan awal sekaligus penentu arah tindak lanjut atas permasalahan yang terjadi.
“Harusnya rapat kali ini menjadi pemeriksaan awal permasalahan, dan agar diketahui arah kasus ini akan ditindak ke arah mana,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, bahwa pihaknya telah berupaya menghubungi Presma sejak pekan lalu. Selain itu, ia sempat mencoba mengonfirmasi kehadiran Wakil Ketua Dema-U melalui pesan singkat, tetapi keduanya berhalangan hadir.
“Saya sudah menghubungi sejak minggu lalu dan dikonfirmasi bisa hadir. Namun, karena kondisinya sedang di luar kota, sepertinya terkendala dan belum dapat hadir. Selain itu, sebenarnya saya sudah menghubungi wakil ketua, walaupun bukan dalam surat pemberitahuan melainkan via chat, tetapi ternyata beliau juga belum dapat hadir,” ungkapnya.
Perwakilan Sema-U, Fachri Fardiansyah, turut menanggapi. Ia menegaskan bahwa isu yang beredar perlu segera diperjelas agar tidak berlarut-larut. Menurutnya, pihak Dema-U harus segera hadir untuk memberikan klarifikasi secara langsung, terkait berbagai dugaan yang ada demi menjaga kejelasan arah kinerja organisasi ke depan.
“Isu ini perlu segera diperjelas, pihak Dema-U perlu segera hadir dan menyampaikan terkait dugaan-dugaan yang beredar, karena ini menyangkut arah kerja pihak Dema-U,” tanggapnya.
Dalam rapat tersebut, Sema-U menyampaikan beberapa poin putusan akhir, di antaranya:
1. Menyatakan sikap atas ketidakhadiran pihak Dema-U, baik Ketua maupun Wakil Ketua.
2. Menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan Wakil Ketua Dema-U beserta jajarannya pada Rabu, 28 Oktober 2026.
3. Menetapkan agenda pemeriksaan terhadap Presiden Mahasiswa (Presma) yang akan dilangsungkan pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Penulis:Irma
Editor: Frida
