LPM SiGMA tetapkan Ahmad Taqiyuddin Anwari sebagai Pimpinan Umum Periode 2026-2027

0
19 views

Serang, lpmsigma.com – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sarana Informasi Gema Mahasiswa (SiGMA) sukses mengadakan Musyawarah Besar (MUBES), dengan mengusung tema, “Menguatkan Dasar LPM SiGMA sebagai Media Advokasi,” kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 9 sampai 12 Januari 2026, di Villa Ujung Tebu, Ciomas.

Dalam Mubes tersebut, Ahmad Taqiyuddin Anwari secara resmi di tetapkan sebagai Pimpinan Umum LPM SiGMA Periode 2026-2027. Ia membawakan visi besar untuk mengembangkan LPM SiGMA sebagai lembaga pers mahasiswa yang kritis, inovatif, aktif serta harmonis.

Visi tersebut dijabarkan melalui sejumlah misi diantaranya, mengembangkan ruang ekspresi, kritik, dan advokasi terhadap isu-isu kampus, regional, dan nasional. Menumbuhkan keaktifan terhadap budaya literasi, diskusi, dan berpikir kritis. Menjaga independensi pers mahasiswa dari segala bentuk intervensi dan kepentingan yang bertentangan dengan nilai kebenaran. Menyajikan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab sesuai dengan kode etik jurnalistik. Menciptakan ruang lingkup yang inklusif, berasaskan kekeluargaan, serta memperkuat koordinasi antaranggota demi terwujudnya soliditas internal.

Ahmad Taqiyuddin Anwari mengaku tidak berekspetasi terpilih sebagai Pimpinan Umum LPM SiGMA periode 2026-2027. Ia berharap seluruh kru dapat berperan aktif memberikan masukan, kritik dan evaluasi untuk kemajuan organisasi.

“Saya tidak berekspetasi untuk saat ini terpilih menjadi pimpinan umum LPM SiGMA tahun 2026, yang saya harapkan dari seluruh kru LPM SiGMA dapat memberikan masukan-masukan ataupun kritik dan evaluasi, baik itu kepada pengurus terutama ke BPHU,” ujarnya, pada Senin, (12/01/2026)

Ia juga berharap bahwa di kepengurusan tahun ini mampu membawa LPM SiGMA menjadi pers mahasiswa yang kritis, inovatif, aktif dalam berkomunikasi, dan semangat kekeluargaan yang kuat.

“Semoga di kepengurusan tahun ini, saya dapat mengembangkan LPM SiGMA sebagai pers yang kritis, inovatif, aktif dalam berkomunikatif dan harmonis, karena melihat kepengurusan sebelumnya sudah ada kritis, inovatif, aktif akan tetapi hanya sekedar ada dan tidak berkembang dan masih kurang dalam rasa harmonis dan kekeluargaan,” tambahnya

Lebih lanjut, Ahmad menegaskan peran pers mahasiswa sebagai Jurnalistik merupakan pilar demokrasi ke-empat setelah trias politika legislatif, eksekutif, dan yudikatif dan ke-empat nya itu ada jurnalistik.

“Jurnalistik itu sebagai “watch dog” anjing penjaga, yang dimana kita sebagai pers mahasiswa terus mengawal isu-isu ataupun mengadvokasi dari pada isu yang ada di kampus, regional di daerah Banten dan nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Pimpinan Umum LPM SiGMA periode 2025-2026, Muhammad Najib Sibti menyampaikan pesan dan harapannya untuk Pimpinan Umum terpilih, agar tetap semangat dan menjaga komunikasi kedepannya.

“Tetep semangat dan jaga komunikasinya supaya kepengurusannya tetap lancar dan juga jangan capek-capek untuk tetap belajar dan tidak mengulangi kesalahan-kesalahan yang sama. Semoga tahun depan lebih baik lagi, karena umur LPM SiGMA sudah 35 tahun dan tahun depan sudah 36 yang berarti bebannya semakin besar dan tanggung jawabnya juga tidak kecil,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh kru LPM SiGMA agar tetap konsisten dalam proses belajar dan aktif mengikuti kegiatan organisasi.

“Perjalanan kalian masih panjang, dan saya titip pesan untuk tetap semangat, kalau capek bilang kepada pengurus nanti, jangan tiba-tiba menghilang jangan nyusahin pimpinan barunya nanti. Jangan capek belajar dan jangan cuma asiknya aja tapi belajar terus, kalau ada kegiatan ikutin saja jangan meremehkan kegiatan,” tutupnya.

Reporter: Fathul Hidayah
Editor: Lydia