Mahasiswa UIN SMH Banten Soroti Lambannya Penanganan UKT Mahasiswa Baru

0
87 views

Serang, lpmsigma.com – Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menyuarakan kekecewaan mereka terhadap pihak kampus yang dinilai lamban dalam menyelesaikan persoalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa baru, Kamis (28/08).

Alif, Koordinator Umum Forum Silaturahmi Organisasi Eksternal (FSOE), menjelaskan bahwa pihaknya telah menggelar audiensi bersama kampus terkait penyesuaian UKT mahasiswa baru jalur PCMB. Menurutnya, tujuan audiensi tersebut jelas untuk menuntut kebijakan yang lebih adil bagi mahasiswa baru yang merasa keberatan dengan nominal UKT yang dibebankan.

“Beberapa waktu lalu kami sudah melakukan audiensi dengan pihak kampus mengenai penyesuaian UKT mahasiswa baru jalur PCMB. Tujuannya jelas, menuntut kebijakan yang lebih adil bagi mahasiswa baru yang keberatan dengan nominal UKT,” ungkapnya.

Namun, hingga saat ini, ia menilai pihak kampus masih belum memberikan kejelasan.

“Sampai sekarang pihak kampus masih berdalih dan menyatakan persoalan ini akan kembali dirapatkan dengan jajaran lembaga. Artinya, belum ada kepastian yang diberikan,” tambahnya.

Di sisi lain, Bayu, salah satu mahasiswa baru jurusan Manajemen Haji dan Umrah (MHU), mengaku UKT yang ia terima tidak sesuai dengan kondisi ekonominya.

“Menurut aku nggak worth it. Walaupun aku anak PNS, tapi kebutuhan banyak, apalagi aku anak kedua. Gaji PNS juga nggak terlalu tinggi, jadi menurut aku UKT 4,3 itu terlalu besar,” keluhnya.

Bayu berharap pihak kampus lebih terbuka dalam menetapkan kebijakan UKT, mengingat jumlah mahasiswa yang terdampak cukup banyak.

“Mudah-mudahan pihak kampus bisa lebih terbuka soal kebijakan UKT, apalagi jumlah mahasiswa yang kena dampaknya juga banyak,” pungkasnya.

Reporter: Diroya
Editor: Lydia