Orang Tua Keluhkan Keterbatasan Fasilitas pada Wisuda UIN SMH Banten

0
12 views
Sumber foto: Delis

Serang, lpmsigma.com – Pelaksanaan wisuda di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten menuai keluhan dari orang tua wisudawan terkait fasilitas pendukung yang dinilai belum memadai. Keluhan tersebut meliputi keterbatasan mushola, minimnya petunjuk arah toilet, serta penataan pedagang yang kurang tertib, Sabtu (11/04/26).

Salah satu wali wisudawan, Soedikin, asal Kronjo, Tangerang, mengungkapkan bahwa meskipun acara berlangsung lancar, masih terdapat sejumlah kendala yang dirasakan oleh para tamu.

“Musholanya terlalu kecil dan kurang memadai. Seharusnya tidak hanya satu, tetapi juga disediakan di beberapa titik, termasuk di bagian belakang,” ujarnya.

Ia juga mengaku kesulitan menemukan fasilitas toilet karena tidak adanya penunjuk arah yang jelas.

“Saya sempat kebingungan mencari toilet. Padahal di dekat sini ada, tetapi tidak ada petunjuk arah,” tuturnya.

Selain itu, ia menilai penataan pedagang belum terorganisasi dengan baik sehingga mengganggu kenyamanan tamu undangan.

“Pedagang seharusnya ditempatkan di area khusus. Jangan bercampur dengan tempat tunggu orang tua. Perlu ada pengaturan yang lebih tegas dari pihak keamanan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, petugas satuan pengamanan (Satpam) UIN SMH Banten, Fungki, menjelaskan bahwa keterbatasan fasilitas masih menjadi tantangan karena masjid utama kampus masih dalam tahap pembangunan.

“Untuk sementara, kami memanfaatkan mushola yang ada di sekitar area kampus, termasuk di beberapa titik seperti bawah gedung dan sekitar bunderan dekat masjid,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa, pengamanan telah diatur semaksimal mungkin, meskipun jumlah personel disesuaikan dengan kebutuhan acara. Terkait kemacetan yang terjadi, menurutnya kondisi tersebut masih dalam batas wajar, mengingat wisuda merupakan agenda tahunan.

“Ini acara setahun sekali, jadi peningkatan volume kendaraan memang tidak bisa dihindari. Yang terpenting, arus tetap bisa dikendalikan hingga semua tamu kembali dengan aman,” ujarnya.

Ke depan, pihaknya berharap adanya perbaikan secara bertahap, baik dari sisi fasilitas maupun manajemen pelaksanaan acara.

“Kami berharap setiap tahun ada peningkatan. Walaupun tidak instan, setidaknya ada pembenahan, baik dalam pengaturan lalu lintas, fasilitas, maupun kenyamanan lingkungan,” tutupnya.

Reporter: Delis
Editor: Frida