UKM dan UKK Resmi Dilantik Tanpa Dema dan Sema

0
28 views

Serang, lpmsigma.com – Sesuai dengan surat Nomor: 973/Un.17/BK.1/PP.00/III/2026, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) resmi dilantik, bertempat di Lantai 3 Gedung Rektorat, Kampus 2 Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten. Pada Rabu (04/03/26).

Dengan dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, sebanyak 10 UKM dan 2 UKK resmi dilantik. Namun, terdapat perbedaan pada pelantikan tahun ini, yakni pelaksanaannya yang dibagi menjadi dua gelombang.

Pembagian tersebut terjadi karena pelaksanaan Pemilihan Umum Mahasiswa (PUM) mengalami kendala, sehingga SEMA dan DEMA belum terbentuk.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III menyampaikan bahwa kendala tersebut disebabkan oleh persoalan internal dan kendala pada sistem aplikasi. Ia juga menegaskan bahwa pelantikan gelombang kedua akan segera dilaksanakan.

“Kedepannya semua akan dilaksanakan bersamaan, memang yang membuat molor itu kendala internal, tapi selain itu, ada juga karena sistem aplikasi, nanti akan ada gelombang kedua, dan segera dilaksanakan,” tuturnya.

Ia pun berpesan kepada pengurus UKM dan UKK, untuk menjalankan tanggung jawab dalam kepengurusan.

“Ada tiga pesan yang ingin saya sampaikan. Pertama, ketika Anda berorganisasi, lakukan dengan baik dan terapkan moderasi beragama, serta hilangkan pengkotak-kotakan pemikiran. Kedua, jaga keseimbangan, aktif berorganisasi bukan menjadi kendala untuk lulus tepat waktu. Ketiga, mahasiswa wajib berinovasi karena minat berorganisasi saat ini menurun. Jangan hanya terpaku pada program yang sudah ada,” tutupnya.

Ketua Umum UKM PRIMA, Desta, menyampaikan rasa syukurnya karena pelantikan akhirnya dapat dilaksanakan, khususnya bagi UKM yang telah menyelesaikan Musyawarah Besar (Mubes), setelah sempat mengalami penundaan.

“Saya bersyukur dengan adanya pelantikan hari ini karena akhirnya dilaksanakan, terutama bagi UKM yang sudah Mubes. Sebab, pelantikan yang molor mengganggu proker-proker,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Pimpinan Umum LPM SiGMA, Ahmad, menilai pemisahan pelantikan perlu dipertimbangkan untuk diterapkan kembali pada tahun mendatang. Menurutnya, jika pelantikan digabung dengan SEMA dan DEMA, prosesnya akan bergantung pada kelancaran PUM yang belum tentu berjalan tepat waktu.

“Terkait pelantikan tahun ini sangat berbeda karena hanya segelintir UKM dan UKK yang dilantik. Saya berharap ke depannya, pelantikan antara UKM dengan SEMA dan DEMA dapat terus dibedakan. Sebab, ketika pelantikan digabung, hal tersebut akan menyita waktu karena pelantikan dilaksanakan setelah PUM, sementara kita tidak mengetahui apakah proses PUM akan berjalan cepat atau lambat,” harapnya.

Pihak Warek III, yang diwakilii oleh asisten pribadi, turut menginformasikan bahwa pelantikan yang dilaksanakan secara terpisah ini hanya berlaku untuk tahun ini. Kebijakan tersebut diambil karena pelaksanaan PUM mengalami penundaan, sementara UKM telah siap menjalankan program kerja menjelang Ramadan. Pelantikan dinilai perlu segera dilaksanakan sebagai bentuk pengesahan dan legitimasi kepengurusan, agar program kerja dapat dijalankan secara resmi dan administratif.

Reporter: Irma
Editor: Frida