Serang, lpmsigma.com – Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (Dema-U) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, meminta Organisasi Mahasiswa (Ormawa) menghimpun keluhan mahasiswa sebagai bahan untuk gerakan lanjutan. Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat perdana bersama perwakilan Ormawa bidang eksternal di Gedung Pusgiwa Klinik Kampus Dua, Rabu (09/09/26).
Dalam rapat tersebut, Dema-U memberikan waktu lima hari kepada masing-masing Ormawa untuk mengumpulkan data keluhan mahasiswa secara lengkap dan konkret. Data tersebut nantinya akan menjadi bahan untuk menentukan langkah advokasi dan gerakan yang akan dilakukan bersama.
Ketua Dema-U, Syahid, mengatakan penghimpunan keluhan mahasiswa membutuhkan keterlibatan seluruh Ormawa agar aspirasi yang dibawa dalam gerakan nantinya benar-benar berasal dari persoalan yang dialami mahasiswa.
“Semua ini kita harus bareng-bareng. Hari ini masing-masing ormawa dari fakultas harus mengambil sikap tanggung jawab dan kedepannya kita akan ada gerakan-gerakan. Oleh karena itu, kita memberi waktu lima hari untuk mengumpulkan data yang konkret,” ujarnya.
Namun, tidak seluruh Ormawa hadir dalam pertemuan tersebut. Syahid menyayangkan ketidakhadiran sejumlah Ormawa, terutama karena setiap Ormawa memiliki bidang eksternal yang dinilai dapat berperan dalam pengawalan isu mahasiswa.
“Kecewa lah saya, kecewa sama ormawa-ormawa yang tidak hadir. Ormawa itu kan pasti ada bidang eksternalnya. Tapi sebanyak itu anggota yang ada di bidang eksternal, tidak hadir satupun. Itu sebenarnya yang harus dipertanyakan, apakah ormawa ini masih berfungsi atau tidak eksternalnya?” tambahnya.
Di tempat yang sama, ketua Umum HMPS KPI, Rizky, mengaku sempat mempertanyakan pelibatan bidang eksternal dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, bidang internal lebih banyak berhubungan langsung dengan mahasiswa sehingga dinilai lebih mengetahui persoalan yang dihadapi mahasiswa.
“Sempat bingung juga ketika undangan itu buat teman-teman eksternal. Sedangkan pahamnya gua dan teman-teman, advokasi itu dari teman-teman internal, karena internal yang terlibat langsung sama mahasiswa,” jelasnya.
Meski demikian, Rizky berharap Ormawa tetap aktif mengikuti proses penghimpunan aspirasi dan gerakan yang akan dilakukan ke depan. Ia menilai keterlibatan Ormawa diperlukan agar tuntutan yang dibawa dapat mewakili kepentingan mahasiswa.
“Apa yang kita rancang, apa yang kita tuju itu tercapai sampai hasil yang kita mau. Dan yang diharapkan dari teman-teman ormawa, internal khususnya, itu selalu hadir karena kitalah tameng untuk mahasiswanya,” tambahnya.
Reporter: Habib
Editor: Frida
