Beranda blog Halaman 73

Kenali Perbedaan dalam Penggunaan Toilet Kering dan Toilet Basah

0

Persepsi salah mengenai toilet kering dan basah, terkadang mahasiswa tidak tahu apa perbedaan toilet kering dengan toilet basah. Kebiasaan menggunakan toilet basah menjadi salah satu faktor ketidaktahuan akan fungsi dari toilet kering.

Faktor alam juga berpengaruh terhadap pola pikir masyarakat. Melihat faktor geografis yang memiliki banyak sumber air, sehingga masyarakat terutama Mahasiswa berpikir bahwa pengunaan toilet harus dengan air yang banyak.

Di lingkungan kampus dua Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, beberapa toilet yang di desain sebagai toilet kering. Namun banyak yang salah kaprah dalam menggunakannya, sehingga penggunaan toilet terkesan jorok dan terkadang ada genangan air.

Dilansir dari jurnal yang berjudul Perilaku Penggunaan Toilet Umum dan ditulis oleh Ramadisu Mafra dkk, banyak orang di Indonesia tidak mahir dalam menggunakan jetspray sehingga air tidak tepat sasaran dan mengenai dinding kloset atau hal yang lain. Ini salah satu sebab mengapa toilet yang seharusnya kering menjadi basah.

Sebenarnya untuk mengenali toilet kering dan basah sangat mudah sekali karena sebenarnya toilet basah sendiri hakikatnya adalah toilet alam yang di modifikasi menjadi lebih privasi, toilet basah biasanya menggunakan gayung dan wadah untuk menampung air seperti bak mandi atau kolam untuk menampung air.

Sedangkan untuk toilet kering kita bisa lihat dari desain toilet itu sendiri seperti, lantai yang tidak di desain untuk basah, tidak adanya tempat untuk mandi yang bersamaan untuk membuang air besar dan tempat buang air kecil yang berdiri seperti yang sering kita lihat di mal atau bandara.

Sebenarnya toilet kering lebih efektif untuk mencegah kuman dibandingkan toilet basah, hal ini karena toilet basah menyimpan pelembapan di air dan toilet kering bisa lebih menghemat air dibandingkan dengan toilet basah.

Penulis: Mg_Najib
Editor: Rubbi

Mengapa Peran Keluarga Diperlukan dalam Perkembangan Anak ?

0

Dalam proses pendidikan anak, peran orang tua memiliki pengaruh yang sangat besar. Orang tua memiliki tanggung jawab utama untuk membentuk karakter anak, mengajarkan nilai-nilai moral, serta memberikan arahan dan dukungan dalam perkembangan mereka. Pendidikan anak tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menyadari dan memahami pentingnya peran mereka dalam mendidik anak.

Orang tua harus menjadi contoh yang baik bagi anak-anak mereka. Anak-anak cenderung meniru dan belajar melalui contoh yang mereka lihat. Oleh karena itu, orang tua perlu memperhatikan perilaku mereka sendiri dan menjaga sikap serta nilai-nilai yang ingin mereka tanamkan pada anak. Misalnya, jika kita ingin anak kita menjadi orang yang jujur, kita harus menjadi contoh yang jujur dalam segala hal yang kita lakukan.

Menurut Djiwadono, dalam Jurnal Konseling Religi yang berjudul “Peran Keluarga dalam Pengasuhan Anak” dijelaskan, kita bisa membebaskan anak menjadi dirinya sendiri dan lebih memperhatikan hal yang membantu mereka tumbuh dengan berbagai tantangan yang ada. Karena jika orang tua dapat menjawab dengan nyaman dan percaya diri, anak akan memiliki peluang besar untuk mempercayai dirinya sendiri, orang tuanya, dan masa depannya, yang artinya penting untuk memusatkan perhatiannya pada kemauan anak dan mendukungnya.

Selanjutnya, orang tua perlu mendukung penuh dalam membantu anak untuk mengembangkan kemampuan mereka. Orang tua harus memberikan dorongan, bimbingan, dan percaya pada kemampuan anak untuk mengatasi rintangan seperti menghadapi kesulitan atau kegagalan. Penting juga bagi orang tua untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak, sehingga mereka merasa didukung dan dapat tumbuh dengan percaya diri.

Orang tua juga memiliki peran penting dalam mengajarkan anak-anak tentang nilai-nilai dan moral, serta mampu memberikan pemahaman yang baik tentang hal-hal seperti kejujuran, integritas, empati, dan tindakan yang bertanggung jawab. Melalui komunikasi yang terbuka, orang tua dapat berdiskusi dengan anak tentang situasi dunia nyata dan memberikan penjelasan yang tepat mengenai pikiran, perasaan, dan tindakan yang baik dan buruk.

Keterlibatan yang positif dan konstan dari orang tua akan menjadi dasar yang kuat untuk membentuk masa depan yang sukses bagi anak-anak mereka.

Penulis: Mg_Ica
Editor: Nazna

 

 

Lima Hal Penting dalam Persiapan Kuliah bagi Mahasiswa Baru

0

[Health and Lifestyle]

Bagi kalian SiGMAnia yang baru saja lulus SMA, masa perkuliahan menjadi moment yang paling di tunggu-tunggu. Meskipun demikian, ada banyak hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum masuk kuliah. Memasuki dunia perkuliahan menjadi langkah besar dalam hidup seorang mahasiswa baru, sehingga perlu banyaknya persiapan yang matang sebelum memulai perjalanan baru ini.

Kuliah bukan hanya tentang belajar akademik, tetapi dengan berkuliah akan membantu kamu menghadapi tantangan dengan lebih percaya diri melalui pemikiran yang luas. Oleh karena itu, penting sekali bagi mahasiswa baru memperhatikan segala hal yang nantinya dibutuhkan saat masuk dunia perkuliahan.

Berikut adalah enam hal penting yang perlu diperhatikan dalam persiapan menuju perguruan tinggi, diantaranya:

1. Dokumen dan Administrasi

Pastikan kamu memiliki semua dokumen penting seperti surat penerimaan, kartu identitas, dan sertifikat pendukung. Siapkan juga informasi rekening bank dan formulir administrasi lain yang mungkin diperlukan saat pendaftaran atau pengaturan keuangan.

2. Rencana Keuangan yang Realistis

Buatlah rencana keuangan yang mencakup biaya kuliah, akomodasi, makan, transportasi, dan kebutuhan lainnya. Pertimbangkan sumber pendapatan seperti beasiswa, pekerjaan paruh waktu, atau dukungan orang tua. Mengatur anggaran dengan baik akan membantu menghindari masalah keuangan di masa depan.

3. Persiapan Akademik

Jelajahi kurikulum program studi yang kamu pilih dan identifikasi mata kuliah yang akan diambil. Kamu dapat membaca prasyaratan kuliah, mengevaluasi bahan bacaan, dan mempersiapkan diri dengan pengetahuan dasar tentang topik yang akan dipelajari.

4. Pengenalan Kampus

Pelajari peta kampus dan temukan lokasi gedung kuliah, perpustakaan, serta tempat-tempat penting lainnya. Pahami sistem transportasi di dalam dan sekitar kampus untuk memudahkan mobilitas anda.

5. Pengelolaan Waktu

Pelajari cara mengelola waktu dengan efektif. Buat jadwal harian yang mencakup waktu kuliah, waktu studi, istirahat, dan waktu luang. Pengelolaan waktu yang baik akan membantu kamu menghindari penumpukan tugas dan stres.

Dengan mempersiapkan kelima hal di atas, kamu akan lebih siap untuk menghadapi perjalanan kuliah dengan percaya diri. Jangan ragu untuk bertanya kepada mahasiswa senior, dosen, atau staf kampus jika kamu memiliki pertanyaan atau butuh panduan. Ingatlah bahwa kuliah adalah peluang untuk belajar, tumbuh, dan mengejar impian Anda. Selamat menjalani perjalanan akademik yang menggembirakan.

Penulis: Mg_Ica
Editor: Salma

Tidak Bertanggung Jawab! Oknum Mahasiswa Tidak kembalikan Kartu Parkir

0

Serang, lpmsigma.com – Setelah diresmikannya kampus dua UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sebagai tempat kegiatan belajar dan mengajar, Mahasiswa diberikan kartu parkir sebagai salah satu bentuk keamanan. Akan tetapi ada oknum mahasiswa yang tidak bertanggung jawab untuk mengembalikan kembali. Senin (21/08)

Oteu Herawan, selaku petugas keamanan kampus dua, menuturkan salah satu alasan mahasiswa tidak mengembalikan kartu parkir dikarenakan hilang. Ia juga menambahkan adanya kartu parkir untuk mengawasi mahasiswa yang masuk dan keluar dari lingkungan kampus. Apabila kehilangan kartu maka akan dimintai Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan denda bagi yang menghilangkannya.

“Mahasiswa yang tidak mendapatkan kartu parkir tetap saja harus memperlihatkan STNK, terkadang alasan dari mahasiswa kartu parkir tertinggal, padahal ini untuk kelancaran dan keamanan juga. Kalau kartunya hilang, harus dikenakan denda sebesar 10 ribu,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, tujuan dari adanya kartu parkir ini sebagai pencegahan dari hal-hal yang tidak diinginkan. Dikarenakan, maraknya pencurian motor yang terjadi dilingkungan kampus satu dahulu.

“Adanya kartu parkir ini supaya melindungi hal yang tidak diinginkan, seperti kehilangan motor mahasiswa yang membuat resah,” tambahnya.

Namun saat ini kartu parkir belum beroperasi kembali, kartu parkir akan segera beroperasi kembali saat perkuliahan mulai aktif pada tanggal 28 Agustus 2023.

Di tempat lain, Andrean selaku mahasiswa Fakultas Syariah menanggapi tentang efektifitas kartu parkir yang ada di lingkungan kampus.

“Hal itu penting jika dalam pelaksanannya berjalan sesuai apa yang direncanakan, karena sistem parkir dengan menggunakan kartu bukan pertama kali di Indonesia khususnya di Banten itu sendiri,” katanya.

Reporter: Mg_Pasha
Editor: Salma

Mahasiswa Fakultas Syariah Keluhkan Surat Pemunduran Jadwal Perkuliahan yang Mendadak

0

Serang, lpmsigma.com – Mahasiswa mengeluhkan keterlambatan informasi terkait surat pemunduran jadwal perkuliahan Fakultas Syariah yang dinilai mendadak, hal ini tidak sesuai dengan tanggal kalender akademik Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten tahun 2023-2024. Pasalnya, perkuliahan seharusnya masuk pada tanggal 21 Agustus tetapi ada pemunduran jadwal menjadi tanggal 28 agustus 2023, Senin (21/08).

Isom, selaku Wakil Dekan satu mengatakan, bahwa perkuliahan yang seharusnya mulai masuk pada tanggal 21 sesuai dengan kalender akademik mengalami kemunduran, dikarenakan adanya perpanjangan mengenai heregistrasi pembayaran dan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS).

“Dikhawatirkan kalau sudah mulai perkuliahan, ada mahasiswa yang sedang mengisi KRS nantinya terdapat hambatan-hambatan dengan perkuliahan. Maka, ada kebijakan perkuliahan yang diundur menjadi tanggal 28,” ujarnya.

Selain itu, Isom juga menambahkan mengenai surat pengunduran jadwal perkuliahan yang baru di edarkan pada hari ini karena baru disampaikannya surat perpanjangan registrasi dari pihak Rektorat.

“Karena surat perpanjangan registrasi dari Rektorat baru di sampaikan hari ini, maka surat pengunduran jadwal juga menyusul,” katanya.

Adzkia, salah satu mahasiswa dari Fakultas Syariah memberikan tanggapan adanya surat pemunduran jadwal perkuliahan yang ia rasa sangat mendadak.

“Menurut saya, surat yang di edarkan sangat mendadak untuk pengumuman sepenting itu, jika ada pengumuman tentang pengunduran masuk gitu harusnya sebelum tanggal 21, kasian juga yang dari luar daerah Banten.” ucapnya.

Reporter: Mg_Najib
Editor: Salma

Mahasiswa Kukerta 38 UIN SMH Banten, Lakukan Sosialisasi Soal PGPR Di Desa Sangkanwangi

0

Serang, lpmsigma.com – Sosialisasi mengenai Plant Growth Promoting Rhizobactheria (PGPR) dengan Masyarakat Desa Sangkanwangi, yang merupakan salah satu Program Kerja Kelompok Kukerta kelompok 38 mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten tahun 2023. Dilaksanakan di Aula Kantor Kepala Desa Sangkanwangi, yang dihadiri sekitar 15 penduduk Desa, Minggu (20/08).

Odeta, salah satu anggota Kelompok Kukerta 38 menjelaskan, pupuk PGPR ini berperan untuk memacu pertumbuhan tanaman dan fisiologi akar serta mampu mengurangi penyakit, kerusakan oleh serangga, juga sebagai tambahan bagi kompos serta mempercepat proses pengomposan.

“Bakteri PGPR dapat menghasilkan hormon pertumbuhan tumbuhan seperti auksin, sitokinin, dan giberelin. Hormon-hormon ini membantu dalam pembentukan dan pertumbuhan akar yang lebih baik,” jelasnya.

Odeta juga menambahkan, diadakannya sosialisasi tentang PGPR ini, menjadi solusi alternatif yang menarik bagi warga Desa Sangkanwangi.

“Karena dengan menggunakan pupuk PGPR ini, bisa menjadi solusi alternatif yang menarik bagi warga Desa Sangkanwangi,” tambahnya.

Jaro, selaku Kepala Desa Sangkawangni, menuturkan tentang kekurangan pupuk yang masih jadi permasalahan di Desa Sangkawangni.

“Terus terang masyarakat sangat membutuhkan terkait itu, karena untuk desa kami kalo untuk masalah pupuk itu kami kekurangan pupuk. Dalam hal ini bagus ada program masalah pupuk organik seperti PGPR karena sangat di perlukan,” ucap Jaro.

Reporter: Nazna
Editor: Een

Satu Lagu Mewakili Isi Kepala Jutaan Jiwa

0

Pada usia remaja banyak dari kita yang sering merasakan, takut dan cemas akan sebuah kegagalan. Apalagi untuk remaja usia 18-25 tahun. Pada masa ini dikenal dengan Quarter Life Crisis . Dimana perasaan bingung, takut dan cemas akan masa depan menjadi satu. Banyaknya pertanyaan seperti, “nanti bakal jadi apa ya?” atau sebuah perasaan takut dan bimbang ketika melakukan atau baru ingin melakukan sesuatu.

Dibawah ini ada sebuah lagu yang sangat mengekspresikan perasaan-perasaan yang kerap kali kita rasakan. Yakni lagu ‘Takut’ dari Idgitaf.

Lagu ini bercerita tentang manusia yang berada di fase remaja yang beranjak dewasa. Semua pemikiran remaja yang terkadang masih kekanak-kanakan, lalu tanpa terasa telah masuk dalam fase dewasa awal. Tentunya masih bingung dengan arti dari “dewasa” sendiri itu apa? Bimbang memilih langkah apa yang selanjutnya akan diambil untuk menentukan arah dalam mencapi cita-citanya.

Ketika terkadang merasa hanya diri sendirilah yang dapat di andalkan saat berada di fase terendah. Menyadari bahwa kitalah yang bertanggung jawab atas diri kita sepenuhnya, tidak bisa terus menerus bergantung kepada orang lain seperti halnya orang tua.
Biasanya masalah umum yang sering terjadi adalah ketika dihadapkan dengan dua pilihan yaitu memilih karir atau keluarga.

semakin dihadapkan dengan perasaan bahwa dewasa itu sangat rumit, semua orang pasti ingin kembali menjadi seorang anak kecil yang tidak pernah memikirkan “bagaimana nanti kedepannya? ingin melakukan apa?”. Walaupun terkadang banyak tekanan, sehingga muncul rasa ketidak bebasan. Tetapi kembali lagi bahwa, itulah kehidupan yang terkadang banyak sekali tanda tanya.

Terkadang kita harus menampung berbagai ekspetasi orang terdekat kita yang mengharapkan kita menjadi sesuatu yang ada di kepala mereka. Menyadari bahwa ternyata kita tidak sekuat itu menjalani kehidupan dengan berlebel “orang dewasa.”

Lagu ‘Takut’ sendiri, selain menceritakan perasaan takut ketika menjadi dewasa, juga berusaha membuat para pendengarnya percaya. Bahwa, tak semua perasaan kecewa karena gagal, perasaan tidak melulu kuat menanggungg ekspetasi bukan berarti tidak dewasa.

Karena dewasa adalah ketika kita mampu menerima apa yang memang bisa diri ini lakukan, dan tak perlu memaksa sesuatu yang tidak sesuai dengan porsinya.

Penulis: Mg_Razita
Editor: Rubbi

Kenali Dampak Negatif dari Trend Fashion Thrifting

0

Fashion terus menerus berkembang dari waktu ke waktu. Trend fashion baru-baru ini menyorot ke fenomena thrifting pakaian. Generasi millenial pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah thrifting. Thrifting ini merupakan kegiatan berbelanja atau mencari pakaian bekas yang masih layak untuk digunakan. Dikalangan masyarakat, khususnya anak muda sedang gencar gencarnya melakukan thrifting pakaian.

Banyak yang berpikir bahwa thrifting pakaian itu lebih menguntungkan. Dari segi harga, dapat dilihat bahwa pakaian pakaian hasil thrifting terbilang cukup terjangkau. Dari segi kualitas, thrifting juga unggul sebab memperjual belikan barang-barang eceran yang masih layak pakai dengan model atau style yang kekinian.

Namun, disamping banyaknya keuntungan dari thrifting, ada dampak negatif dari trend ini. Thrifting yang notabenenya menggunakan barang bekas pakai, bisa menjadi media penyebaran penyakit.
Menurut hasil penelitian dari karya tulis ilmiah yang berjudul “Identifikasi Jamur pada Pakaian Bekas yang Dijual di Beberapa Pasar di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara”, ditemukan koloni jamur Asperigillus sp, yaitu jamur kapang menyebabkan beberapa penyakit akibat dari paparannya. Seperti gatal-gatal dan reaksi alergi pada kulit, efek beracun iritasi, hingga infeksi karena pakaian tersebut melekat langsung pada tubuh dan semua pakaian bekas.

Untuk menghindari segala dampak negatifnya, bisa diupayakan dengan langkah yang tepat. Sebelum memakai pakaian hasil thrifting, sangat dianjurkan untuk membersihkan pakaian dengan benar dan teliti. Tak lupa pula untuk selalu berhati-hati dalam memilih pakaian yang layak digunakan. Namun, akan lebih baik jika kita membeli pakaian yang baru sehingga mencegah terjadinya penyebaran bakteri yang ada di pakaian bekas.

Nah, itu dia pembahasan mengenai dampak negatif thrifting dan juga cara mencegahnya. Kita harus selalu bisa memastikan bahwa pakaian yang kita pakai itu bebas dari segala sumber penyakit untuk mencegah terjadinya hal buruk.

Penulis: Mg_Dalillah
Editor: Nazna

PBAK 2023 Usai, Masalah Kebersihan Tak Kunjung Usai

0

Serang, lpmsigma.com – Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, yang telah di laksanakan sejak 14 hingga 16 Agustus 2023 di gedung Convention Hall mengakibatkan lamanya proses pembersihan gedung, Jum’at (18/08).

Selain sampah yang berserakan, toilet diarea gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgiwa) terlihat sangat kotor tak terawat dan dipenuhi oleh berbagai jenis sampah, hal ini diakibatkan karena kurangnya petugas kebersihan yang bertugas.

Hal ini di konfirmasi oleh Umar salah satu petugas kebersihan, ia mengatakan bahwa hanya ada lima petugas kebersihan yang bertugas pada acara PBAK. Terlebih panitia PBAK pada saat itu tidak dilibatkan.

“Pas acara PBAK kemarin petugas kebersihan cuma ada lima doang dan panitia pun tidak ada yang dilibatkan,” Jelasnya.

Karena hal itu, seusai PBAK banyak titik yang belum sempat dibersihkan salah satunya adalah toilet.

“Iya kamar mandi itu belum sempet di bersihin soalnya tempat segini besar dari petugas kebersihan cuma ada lima orang doang,” Katanya.

Ia juga berharap PBAK tahun berikutnya lebih banyak lagi tim kebersihannya dan dari panitia juga ikut serta terlibat.

“Saya sih berharap buat tahun depan lebih dibanyakin lagi tim kebersihannya sama dari panitia juga ikut serta agar tidak keteteran lagi,” Tutupnya.

Ditempat lain Dina selaku mahasiswa Fakultas Syari’ah menyampaikan masih ada beberapa tempat yang belum dibersihkan, seperti ruang panitia yang masih kotor dan sampah yang masih menumpuk.

“Keadaan dua hari setelah PBAK masih kotor, kayak kamar mandi, sampah juga masih numpuk belum pada di buang, di depan ruang panitia juga masih kotor,” Tuturnya.

Di tempat yang sama Sodikin selaku mahasiswa baru, mengatakan bahwa kondisi kamar mandi saat ini kotor dan banyak sampah.

“Kamar mandinya kotor banget, terus juga banyak puntung roko yang di buang sembarangan, tisu-tisu bekas, plastik juga ada,” Ucapnya.

Ia juga merasakan kurang nyaman dengan kondisi kamar mandi yang kotor.

“Saya kurang nyaman soalnya pada ngasal gitu buang sampah nya, tadi juga mau ke kamar mandi ga jadi,” Tutupnya.

Penulis: Mg_Enjat
Editor: Ima

Jendral Soedirman, Memperjuangkan Kemerdekaan dalam Keadaan Sakit

0

Jenderal Soedirman merupakan pahlawan perjuangan yang berjasa dalam kemerdekaan Indonesia untuk merebut dari tangan penjajah. Ia memperjuangkan Indonesia dengan segala kekurangan pasukan yang telah gugur di medan perang dan kesehatan ia saat itu melemah. Namun, rasa cinta terhadap bangsa Indonesia yang ingin merdeka memotivasi dirinya untuk tetap berjuang dalam keadaan apapun.

Menurut Saleh dalam karya bukunya yang berjudul “Sejarah Jenderal Soedirman di Kabupaten Bantul” dijelaskan, dalam mempertahankan Republik Indonesia untuk menuju kemerdekaan, kondisinya sedang sakit tetapi karena kegigihannya Indonesia berhasil merdeka dan menjadi negara berdaulat pada 17 Agustus 1945. Dia menjadi salah satu pahlawan nasional yang sangat berperan besar dalam mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

Ketika Indonesia mengalami Revolusi yang meningkat, kemerdekaan Soedirman yang sedang berada di Jawa Barat bergegas untuk pulang ke Banyumas. Di daerah ini, Soedirman mengambil langkah-langkah untuk menyusun organisasi Badan Keamanan Rakyat (BKR).

BKR yang telah diumumkan pendirinya oleh pemerintah tanggal 22 Agustus 1945, terdiri dari beberapa himpunan para alumni militer pada zaman Jepang antara lain Peta, Heiho, Seinendan, Keibodan, Kaigun, dan Keisatsutai (Polisi). Pada tanggal 5 Oktober 1945, Soedirman menggabungkan satuan-satuan Badan Keamanan Rakyat (BKR) di Banyumas menjadi satuan Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

Setelah di bentuknya Tentara Keamanan Rakyat pada 5 Oktober 1945, Soekarno menunjuk Soeprijadi sebagai menteri keamanan rakyat. Kemudian, ia membuktikan bahwa beliau pantas menjadi seorang panglima.

Selain itu, jenderal Sudirman memimpin Perang Gerilya yang di mana saat itu kondisi tubuhnya tidak stabil, namun ia tetap menjalankan tugasnya dalam menjelajahi wilayah di Banyumas. Bahkan, beliau memperjuangkan kemerdekaan melalui strategi diplomasi sehingga pemerintah berpindah ke Yogyakarta.

Banyak sekali perjuangannya untuk Republik Indonesia, ia telah mengharumkan nama bangsa dengan jasa-jasanya yang selalu dikenang hingga masa kini. Maka dari itu, sebagai penerus bangsa kita harus selalu mengenang jasa para tokoh pahlawan yang telah berjuang untuk negara tercinta ini.

Penulis: Mg_Enjat
Editor: Salma