Serang, lpmsigma.com – Panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menerapkan pengaturan waktu bagi mahasiswa baru, untuk mengantisipasi keterbatasan fasilitas toilet selama kegiatan berlangsung, Senin (31/08/2026).
Pengaturan tersebut dilakukan setelah toilet portabel yang sebelumnya diupayakan panitia melalui instansi luar, tidak dapat dipinjamkan karena mengalami kerusakan. Mobilitas mahasiswa baru kemudian diatur secara bergiliran dengan pendampingan mentor kelompok dan tim keamanan internal kampus.
Ketua Pelaksana PBAK, Dede Purnama, mengatakan pihak panitia telah berupaya meminjam toilet portabel dari Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Namun, fasilitas tersebut tidak dapat digunakan karena dalam kondisi rusak.
“Kita sudah mencoba meminjam ke Pemprov toilet portable, tapi dari Dinas PUPR itu tidak bisa meminjamkan karena toilet portablenya dalam kondisi rusak,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, panitia akan menerapkan sistem giliran bagi mahasiswa baru melalui mentor kelompok. Setiap mentor bertanggung jawab mendampingi sekitar 18 hingga 20 mahasiswa baru selama rangkaian kegiatan.
“Yang akan kita lakukan adalah pengaturan waktu saja, dengan giliran melalui mentor, kami akan membuat skema penjadwalan,” tambahnya.
Selain pengaturan waktu, tim keamanan internal kampus turut membantu mengatur mobilitas mahasiswa baru agar tidak terjadi penumpukan di area toilet, ruang kegiatan, maupun area parkir Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgiwa).
Petugas keamanan disebar di sejumlah titik, baik di dalam gedung untuk mengawasi pergerakan mahasiswa baru, maupun di luar gedung untuk mengatur arus kendaraan.
Petugas keamanan PBAK, Nurhadi, mengatakan pembagian personel dilakukan berdasarkan titik pengamanan untuk menjaga kelancaran mobilitas selama kegiatan.
“Tiap titik itu kita bagi. Ada anggota di titik depan untuk mobilisasi kendaraan biar tidak acak, lalu kita taruh lagi di parkiran untuk mengatur kendaraannya, terus di gedung acara juga untuk mengamankan kegiatan,” jelasnya.
Ia juga mengatakan petugas keamanan diarahkan untuk mengutamakan komunikasi yang baik, ketika membantu mahasiswa baru selama kegiatan berlangsung.
“Kebetulan kalau saat bapak bertugas di atas itu tetap mengarahkan yang bertanya apa pun akan kita bantu. Soalnya kita juga melayani,” pungkasnya.
Reporter: Hida
Editor: Frida
