Beranda blog Halaman 21

UIN Banten Jalani Asesmen Lapangan, Optimis Raih Predikat Unggul

0

Serang, lpmsigma.com – Dengan memiliki capaian dan penghargaan berskala nasional maupun internasional, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten, pada asesmen lapangan (AL) yang dilaksanakan langsung oleh tim asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) optimis raih predikat unggul, Rabu (11/6).

Kegiatan asesmen lapangan berlangsung sejak tanggal 10-12 Juni 2025, yang bertempat di auditorium Rektorat lantai tiga, acara ini dihadiri langsung oleh empat asesor dari berbagai Universitas Islam Negeri di Indonesia, para Warek, Para Dekan Fakultas, dan Lembaga Penjamin Mutu Universitas. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan kelengkapan dokumen akreditasi dan mengevaluasi implementasi visi–misi akademik secara langsung, sekaligus mempererat koordinasi antara asesor BAN‑PT dan seluruh elemen civitas akademika.

Subhan, selaku Plh Rektor UIN Banten, menyampaikan bahwa, UIN SMH Banten telah mengantongi beberapa pencapaian dan penghargaan baik dari skala nasional maupun internasional serta memiliki sertifikasi dosen yang profesional, maka dari itu pada asesmen ini optimis raih predikat unggul.

“Dengan mengantongi pencapaian dan penghargaan yang berskala nasional maupun internasional kita optimis pada asesmen ini raih predikat unggul,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, asesmen ini sangat penting karena menjadi tonggak untuk menentukan apakah kampus akan mencapai akreditasi yang unggul atau tidak.

“Asesmen ini sangat penting, dengan proses ini akan membawa kampus menuju predikat yang unggul atau tidak,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Anita, salah satu Dosen dan Ketua Jurusan Fakultas Tadris Bahasa Inggris, turut menuturkan harapannya atas kegiatan asesmen lapangan hari ini. Ia berharap asesmen ini dapat meraih akreditasi unggul yang nantinya akan berdampak baik bagi seluruh civitas akademika dan mahasiswanya sendiri.

“Kita sangat berharap UIN Banten ini dapat meraih akreditasi unggul, Karena itu akan berdampak pada animo Masyarakat yang ingin mendaftar ke UIN, serta berdampak pada semua civitas akademika, baik staff, dosen, ataupun mahasiswa itu sendiri yang akan memberikan peluang-peluang lebih banyak nantinya,” tutupnya.

Reporter: Frida
Editor: Enjat

Gesbica Rayakan Hari Jadi ke-39, Video Mapping Jadi Magnet Penonton

0

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gema Seni Budaya Islam Campus (Gesbica) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten merayakan hari lahirnya yang ke-39 dengan menggelar malam puncak Inagurasi ke-32 di kampus satu UIN SMH Banten, Selasa (03/06).

Mengusung semangat pembaruan, Gesbica menampilkan pertunjukan video mapping bertajuk Membawa Mimpi yang Liar. Suguhan visual ini menyatukan khazanah seni budaya Islam dengan sentuhan teknologi modern, menghadirkan pengalaman yang memukau bagi para penonton. Sebuah refleksi atas perjalanan panjang yang telah ditempuh sejak organisasi ini lahir pada 1986.

Ketua Umum Gesbica, Ikhlas Wahyu Robby, dalam pidato sambutannya menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas sinergi antara pengurus, alumni, dan anggota aktif.

“Keajaiban yang kita saksikan malam ini lahir dari semangat kebersamaan dan nilai kekeluargaan yang terus kami pelihara,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Nedi Suryadi, salah satu alumni Gesbica, yang menyoroti daya hidup organisasi ini di tengah dinamika kampus.

“Kampus ini masih menjadi ruang yang hidup, dan Gesbica adalah buktinya,” kata Nedi.

Reporter: Enjat

Berbagi Jalan ke Amerika: Tips Lolos Fulbright dari Alumni UIN SMH Banten

0

Serang, lpmsigma.com — Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, sebagai penerima beasiswa program Fulbright Foreign Language Teaching Assistant (FLTA) 2022 yang juga sebagai penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di Faculty of Education, Universitas Islam International Indonesia membagikan pengalaman serta strategi sukses melalui workshop #AlumniGivingBack.

Dalam sesi tersebut, Uswah alumni UIN SMH Banten sekaligus penerima beasiswa FLTA 2022 mengupas tuntas berbagai tahapan seleksi, mulai dari syarat administrasi, pembuatan esai motivasi, hingga strategi menghadapi wawancara.

“TOEFL bukan soal pintar atau tidak. Banyak yang mahir berbahasa Inggris tapi skornya tetap rendah karena belum familiar dengan formatnya. Maka dari itu, kenali formatnya dan latih terus sampai terbiasa,” jelas Uswah (3/6).

Ia juga menekankan pentingnya menyusun esai motivasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga mencerminkan keunikan personal. Menurutnya, esai yang kuat harus menyoroti pengalaman nyata dalam mengajar, pemahaman metode pembelajaran, dan kontribusi konkret yang akan diberikan kepada masyarakat setelah program berakhir.

“Jangan membuat yang sederhana jadi rumit. Tunjukkan siapa kamu secara otentik, tunjukkan passion-mu dalam mengajar dan berbagi budaya,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Ridwan dari Wanasalam, Lebak, mengaku sangat terbantu dengan adanya sesi ini.

“Karena sebelumnya di tahun 2019 saya sudah pernah coba-coba ikut apply, akhirnya ketika melihat informasi tentang workshop ini lewat media sosial saya tertarik kembali. Dan tentu saja, informasi yang disampaikan sangat membantu,” ujarnya.

Dengan adanya sesi seperti ini, diharapkan semakin banyak generasi muda, khususnya dari Banten, yang terdorong untuk menembus batas, memperluas wawasan, dan menjadi representasi budaya Indonesia di dunia internasional.

Reporter: Naila
Editor : Enjat

Memahami Lebih Dalam Makna Sila Keempat dalam Pancasila

0

Tiap butir Pancasila memiliki nilai-nilai luhur serta mempunyai peran penting di dalamnya. Salah satu sila yang memiliki peranan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah sila keempat: “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.”

Menilik kembali pada jejak sejarahnya, Pancasila pertama kali dikemukakan oleh Presiden Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945, dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Dalam pidato tersebut, Soekarno menegaskan bahwa Indonesia harus menjadi negara “semua untuk semua” bukan negara untuk satu golongan, dan bukan pula negara untuk satu orang.

Ia menekankan pentingnya prinsip kerakyatan, yaitu bahwa keputusan-keputusan harus diambil melalui permusyawaratan yang adil dan bijaksana. Menurut Soekarno, segala pandangan termasuk pandangan keagamaan harus dimusyawarahkan secara terbuka guna mencapai kesepakatan bersama atau mufakat.

Tahukah kalian, bahwa makna demokrasi yang dimaksud dalam sila keempat bukanlah demokrasi liberal ala Barat yang hanya mengandalkan suara terbanyak atau voting semata. Demokrasi Indonesia adalah demokrasi yang menjunjung tinggi nilai musyawarah dan mufakat, dengan mengedepankan hikmat kebijaksanaan.

Dalam jurnal berjudul “Pancasila dalam Lintasan Sejarah” yang ditulis oleh Putri dan kawan-kawan, menuliskan bahwa sila keempat menekankan prinsip kerakyatan yang dijalankan melalui mekanisme permusyawaratan dan perwakilan. Sila ini mencerminkan sistem demokrasi yang memberi ruang bagi perubahan seiring perkembangan masyarakat dan partisipasi publik dalam proses pengambilan keputusan.

Inilah yang membedakan sistem demokrasi kita. Pengambilan keputusan idealnya tidak hanya didasarkan pada mayoritas suara, tetapi juga mempertimbangkan kepentingan bersama, mendengar suara minoritas, dan menjunjung tinggi nilai keadilan sosial.

Namun, meski sila keempat telah menjadi fondasi demokrasi Indonesia, tantangan dalam implementasinya masih nyata. Praktik politik transaksional, rendahnya budaya berdiskusi, serta dominasi kelompok tertentu kerap menggerus semangat musyawarah yang sejati.

Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen bersama baik dari pemerintah, masyarakat, maupun generasi muda untuk terus memperkuat budaya permusyawaratan. Setiap keputusan yang menyangkut kepentingan bersama harus diambil dengan kepala dingin, penuh kebijaksanaan, dan terbuka terhadap beragam pandangan.

SiGMAnia, sila keempat mengajarkan kita untuk tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Kita diajak untuk mendengar, memahami, dan mencari kesepakatan demi terciptanya keadilan dan persatuan. Maka dari itu, mari kita jadikan nilai-nilai Pancasila terutama semangat musyawarah dan kebijaksanaan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, pekerjaan, keluarga, maupun masyarakat.

Penulis: Ayunda
Editor: Lydia

Kebijakan Baru Pembayaran UKT Mahasiswa KIP-K UIN SMH Banten Tuai Kontroversi

0

Serang, lpmsigma.com – Tengah ramai menjadi perdebatan di kalangan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, terkait akan dibuat nya kebijakan baru mengenai pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) terhadap mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) semula langsung dibayarkan oleh pihak kampus, kini membayar UKT secara mandiri.

Karena banyaknya perdebatan dan pertanyaan yang timbul dari kalangan mahasiswa, pihak kampus mengadakan pembinaan untuk para mahasiswa penerima Beasiswa KIP-K angkatan 2023 di Lantai satu Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgiwa), Senin (26/05).

Pembinaan tersebut diadakan dengan tujuan untuk menjawab informasi yang simpang siur, yang kini tengah ramai menjadi perbincangan di kalangan mahasiswa. Ahmad Riyadi, selaku Kepala Bagian Akademik menjelaskan alasannya terkait kenapa kebijakan itu harus ia buat.

“Selama ini kita selalu ikut membantu dalam pembayaran UKT mahasiswa. Tetapi, uang pencairan setelah di bayarkannya UKT langsung lenyap tanpa ada pertanggung jawaban dari beberapa oknum. Hal ini yang menjadi alasan kenapa kita mau mengubah cara pembayaran untuk UKT KIP-K nantinya, agar mahasiswa dapat lebih bertanggung jawab,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menanggapi terkait kebingungan dari pada mahasiswa mengenai pembayaran UKT secara mandiri ini. Ia menjelaskan bahwa pembayaran UKT tidak sepenuhnya dibayarkan secara mandiri oleh para mahasiswa.

“Sebenarnya, pembayaran UKT ini tidak sepenuhnya mandiri. Terdapat dua sistem dalam pembayaran UKT nantinya. Jika mahasiswa tetap ingin UKT dibayarkan oleh pihak kampus, maka sistem yang pertama yaitu mahasiswa harus lebih dulu melaporkan pertanggung jawaban dana beasiswa satu semester terakhir agar pembayaran dapat dilakukan oleh pihak kampus. Lalu, sistem yang kedua jika mahasiswa tidak dapat melakukan laporan pertanggung jawabannya karena keterbatasan waktu, maka mahasiswa tersebut harus melakukan pembayaran secara mandiri dan menyertakan bukti pembayarannya (kwitansi) agar uang yang dibayarkan dapat digantikan kembali oleh pihak kampus” ucapnya.

Di tempat yang sama, Aman Pirmansyah selaku Ketua Umum Forum Keluarga Besar Mahasiswa (FKBM) KIP-K UIN SMH Banten menanggapi, bahwa ia tidak setuju dengan kebijakan yang di buat, sebab jika kebijakan ini benar akan diberlakukan kemungkinan angka putus kuliah akan semakin meningkat.

“Sejujurnya saya dan teman-teman yang lain kurang setuju dengan sistem yang kedua, karena kita tidak pernah tahu mengenai masalah perekonomian seseorang. Menurut saya, hal ini dapat menyebabkan meningkatnya angka putus kuliah jika memang nantinya kebijakan ini akan diberlakukan” ungkapnya.

Ia berharap, pihak akademik dapat lebih bijak lagi dalam membuat suatu kebijakan agar memberikan solusi yang baik untuk mahasiswa.

“Saya berharap Akademik dapat lebih bijak lagi dalam membuat suatu kebijakan agar dapat memberikan solusi yang lebih baik dan jelas untuk para mahasiswa nantinya” tutupnya.

Reporter: Nabel
Editor: Lydia

Membangun Media Kreatif, LPM SiGMA Adakan Pelatihan Jurnalistik dan Broadcasting 2025

0

Serang, lpmsigma.com – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sarana Informasi Gema Mahasiswa (SiGMA) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten, kembali menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Broadcasting (PJB) se-Banten pada 23–25 Mei 2025. Kegiatan tahunan ini diikuti oleh 64 peserta dari berbagai jurusan dan kampus di Banten, dengan mengusung tema “Sinergi Kata dan Suara, Membangun Generasi Media yang Kritis, Kreatif, dan Kolaboratif.”

Najib, Pimpinan Umum LPM SiGMA, menegaskan pentingnya menjaga sentuhan personal dalam dunia kepenulisan, meski teknologi semakin canggih. Ia berharap peserta tetap menulis secara manual agar karya yang dihasilkan memiliki ciri khas dan tidak bergantung sepenuhnya pada kecerdasan buatan.

“Di acara PJB kali ini, kami mendorong peserta untuk menulis secara manual, tidak bergantung pada teknologi robot, supaya ada karakter dari tulisan itu sendiri,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Pelaksana Ikrar Wiratama menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan mereka, khususnya dalam bidang jurnalistik, yang selama ini belum memiliki tempat untuk diasah secara optimal.

“Tujuan acara ini adalah membuka peluang bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan mereka, karena banyak dari mereka yang punya potensi tapi belum menemukan wadah yang tepat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa melalui PJB, LPM SiGMA ingin menjadi jembatan bagi para peserta dalam mengasah minat dan bakat mereka di dunia jurnalistik.

“Kami mengadakan PJB ini sebagai wadah untuk mengembangkan kemampuan dan minat peserta di bidang jurnalistik,” tutupnya.

Reporter: Ayunda
Editor: Enjat

38 Senator Memberikan Pertimbangan Kualifikasi Kepada Calon Rektor Secara Tertutup

0

Serang, lpmsigma.com – 38 Senator Universitas Islam Negri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, memberikan pertimbangan kualitatif kepada Calon Rektor periode 2025-2029 secara tertutup, bertempat di ruang Senat.

Masykur, selaku ketua pelaksana penjaringan rektor menyampaikan, bahwa acara ini dipimpin oleh 38 Senator UIN SMH Banten, untuk memberikan Pertimbangan Kualitatif kepada calon rektor periode 2025-2029, acara ini pula dilaksanakan secara tertutup sesuai dengan regulasi yang ada. bahwa rapat Senat dilaksanakan secara rahasia dan bertanggung jawab.

“Pertimbangan kualitatif ini di lakukan oleh 38 senator dan di lakukan secara tertutup, rahasia dan bertanggung jawab sesuai dengan regulasi,” ujarnya (22/05).

Ia juga menyampaikan, bahwa para calon rektor diberi waktu untuk memaparkan visi dan misi program kerja selama 10 menit, kemudian langsung pemberian pertimbangan kualitatif oleh seluruh Senator yang hadir pada lembar yang telah disediakan dan sesuai dengan regulasi yang ada.

“Para calon rektor memaparkan visi misi dan program kerja selama sepuluh menit secara berurutan sesuai dengan abjad, kemudian langsung pemberian pertimbangan oleh seluruh senator,” katanya.

Masykur juga menambahkan, bahwa hasil pertimbangan kualitatif ini akan diserahkan kepada Rektor UIN SMH Banten dari Ketua Senat. Yang selanjutnya, Rektor akan mengirim hasil pertimbangan kualitatif dan dokumen administratif Calon Rektor kepada Menteri Agama RI.

“Setelah melakukan pertimbangan kualitatif, hasil pertimbangan tersebut diserahkan kepada Menteri Agama RI,” tutupnya.

Reporter: Enjat

Dorong Ekonomi Digital Kampus, BI dan BSI Gaungkan Transaksi Inklusif lewat QRIS

0

Serang, lpmsigma.com– Bank Indonesia (BI) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) gaungkan transaksi inklusif melakukan sosialisasi pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS)
dengan mengusung tema “Pengembangan dan Perluasan Penggunaan Merchant QRIS Bagi Mahasiswa dan Pelaku Usaha di Lingkungan Kampus UIN SMH Banten” bertempat di Auditorium Rektorat Lantai Tiga, Rabu (21/05).

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Banten, Ameriza M. Moesa, menekankan komitmen BI dalam mendorong transformasi perluasan digital di lingkungan perguruan tinggi terutama pada zona kantin Kuliner Halal Aman Sehat (KHAS).

“Kami berkomitmen untuk memperluas ekosistem digitalisasi transaksi, terutama melalui penciptaan kantin KHAS, perluasan jaringan internet di lingkungan kampus, serta edukasi dan sosialisasi digital melalui program seperti KKN tematik bersama QRIS,” ungkapnya.

Turut hadir sebagai narasumber, Claudia Hapsari Priyono dari Bank Indonesia menjelaskan jenis-jenis transaksi dalam QRIS serta perkembangan fitur yang telah dikembangkan. Ia menekankan bahwa kehadiran QRIS sejak masa pandemi telah membantu pelaku usaha terhindar dari risiko transaksi tunai, seperti peredaran uang palsu, dan menjadi solusi pemulihan ekonomi.

“QRIS hadir di tengah pandemi dan terbukti menjadi solusi penting untuk menjaga perekonomian serta menghindarkan UMKM dari kerugian akibat risiko uang palsu dalam transaksi tunai,” jelasnya.

Selain itu, Ade Gunawan selaku Merchant Acquisition & Promotion Team Leader dari BSI menyoroti peran BSI sebagai Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) dalam mendukung pelaku usaha kampus juga menjelaskan, bahwasanya fitur pada mesin EDC dapat membantu pelaku usaha memantau pencatatan transaksi agar selaras dengan uang yang diterima, mendukung efisiensi bisnis, serta mengedukasi dalam pengelolaan keuangan.

“Kami membantu pemilik usaha untuk memeriksa rekam transaksi agar tidak terjadi ketidakseimbangan antara uang masuk dan transaksi yang tercatat, melalui berbagai program layanan di BSI,” tuturnya.

Sebagai informasi, UIN SMH Banten merupakan perguruan tinggi yang berstatus Badan Layanan Umum (BLU). Kampus ini memiliki berbagai unit usaha yang dikelola untuk meningkatkan pendapatan non-SPP demi menunjang pengembangan fasilitas akademik. Oleh karena itu, digitalisasi sistem transaksi seperti QRIS dinilai sangat sejalan dengan arah kebijakan pengelolaan kampus, terutama dalam mendorong efisiensi dan transparansi keuangan.

Acara ini juga menjadi momentum awal kerja sama antara Bank Indonesia dan UIN SMH Banten dalam penguatan ekosistem ekonomi digital kampus. Kesepakatan tersebut disahkan secara simbolis oleh Wakil Rektor III, Prof. Dr. H. Hidayatullah, M.Pd. sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan transaksi nontunai yang inklusif dan berkelanjutan.

Reporter : Naila
Editor : Lydia

Azzam Fatoni sebagai Mahasiswa HTN Pertama dengan Lulus Non-Skripsi

0

Serang, lpmsigma.com – Jurusan Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, mencatat sejarah baru dengan meluluskan mahasiswa melalui tugas akhir non-skripsi berupa jurnal ilmiah, Selasa (20/05).

Azzam, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian yang di raih, sebagai orang pertama mahasiswa HTN yang lulus tanpa skripsi.

“Saya senang karena bisa menjadi orang pertama sebagai mahasiswa HTN yang lulus non-skripsi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, bahwa pencapaian ini merupakan respon terhadap perkembangan dunia akademik yang terus berubah.

“Ini sebagai masukan, yang artinya akademik harus lebih responsif terhadap berbagai macam perkembangan yang ada, karena pendidikan hadir untuk menjawab permasalahan,” tutupnya.

Di sisi lain, Atu Karomah sebagai Ketua Jurusan HTN, menyampaikan apresiasinya kepada Azzam atas prestasi yang diraih. Ia menegaskan bahwa baik skripsi maupun jurnal adalah bentuk karya ilmiah yang memiliki bobot akademik yang sama.

“Hal ini menjadi sebuah prestasi, meskipun pada dasarnya jurnal ataupun skripsi pengambilan datanya tidak jauh berbeda. Keduanya merupakan karya tulis ilmiah,” ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh mahasiswa akhir jurusan HTN, agar memiliki komitmen kuat dalam menyelesaikan tugas akhirnya.

“Mahasiswa akhir harus memiliki ambisi dalam menyelesaikan tugas akhirnya karena lama atau tidaknya pembuatan tugas akhir tergantung pada mahasiswanya. Setinggi apa pun nilai akademiknya, jika tugas akhir tidak diselesaikan maka akan menghambat proses wisuda,” tutupnya.

Reporter: Nabila Alsabila

UIN Banten Buka Program Studi Baru, Peluang Belajar Lebih Luas

0

UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten adalah salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam Negeri, yang terus menunjukkan komitmennya dalam menjawab tantangan zaman. Meski memiliki akar kuat pada studi keislaman, UIN SMH Banten tak pernah berhenti berinovasi. Salah satu langkah terbarunya adalah membuka program studi baru yang lebih beragam dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Kini, UIN SMH Banten resmi menghadirkan tiga program studi baru yang langsung menarik minat banyak calon mahasiswa, yaitu Manajemen Haji dan Umrah, Informatika, serta Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam.

1. Manajemen Haji dan Umrah

Program studi ini, berada di bawah naungan Fakultas Dakwah dan lahir sebagai jawaban atas kebutuhan tenaga profesional dalam pengelolaan ibadah haji dan umrah, khususnya di wilayah Banten.

Dengan izin resmi dari Kementerian Agama RI (SK No. 1530 Tahun 2024), mahasiswa akan mendalami berbagai aspek, mulai dari kebijakan pemerintah, pelayanan jamaah, hingga manajemen biro perjalanan.

Lulusan jurusan ini punya peluang besar dalam berkarier di biro travel haji dan umrah, instansi pemerintah seperti Kementerian Agama, lembaga pelatihan ibadah, maupun sebagai konsultan layanan ibadah.

2. Informatika

Program Studi Informatika yang berada di bawah naungan Fakultas Sains, diresmikan melalui SK MENDIKBUDRISTEK RI No. 400/E/0/2023.

Mahasiswa Informatika akan belajar tentang pemrograman, sistem informasi, hingga kecerdasan buatan, dengan tetap mengedepankan integrasi nilai-nilai Islam dalam setiap mata kuliah.

Prospek kerja lulusan Informatika sangat luas, mulai dari programmer, data analyst, IT support, software developer, hingga technopreneur yang siap bersaing di era digital.

3. Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam

Jurusan ini berada di bawah naungan Fakultas Ushuluddin dan Adab, menggabungkan ilmu perpustakaan modern dengan nilai-nilai keislaman. Mahasiswa tidak hanya belajar tentang pengelolaan buku dan arsip, tetapi juga digitalisasi informasi dan pengembangan literasi masyarakat.

Peluang karier terbuka lebar, seperti menjadi pustakawan, pengelola arsip, kurator pengetahuan, hingga konsultan literasi di berbagai lembaga pendidikan dan keagamaan.

Dengan kehadiran tiga jurusan baru ini, UIN Banten memberikan lebih banyak pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan diri di bidang yang mereka minati, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Yuk SiGMAnia, bergabung dan menjadi bagian dari perjalanan baru bersama UIN Banten dengan program studi yang menjanjikan dimasa depan.

Penulis: Davina
Editor: Salma