Serang, lpmsigma.com — Mahasiswa dari dua program studi (prodi), yakni Kimia dan Informatika, menggelar musyawarah untuk menyelesaikan permasalahan dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Mahasiswa (PUM) calon Ketua Umum (Ketum) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) di masing-masing prodi. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Fakultas Sains lantai 3, Kamis (07/05/26).
Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Fakultas (KPUM-F) Sains, Asri, menjelaskan bahwa salah satu penyebab dilaksanakannya musyawarah ialah persoalan pemberkasan yang menyangkut salah satu calon Ketum HMPS Informatika yang terus berlanjut. Di sisi lain, pada prodi Kimia hanya terdapat dua pemilih, sedangkan calon Ketum HMPS Kimia berjumlah tiga orang.
“Musyawarah dilaksanakan karena dari prodi Kimia pemilihnya cuma dua orang, sedangkan calon ketumnya ada tiga, dan juga karena permasalahan pemberkasan kemarin salah satunya,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa musyawarah tersebut dilaksanakan karena pihak Fakultas Sains diberikan wewenang oleh Wakil Rektor III (Warek III) untuk menindaklanjuti permasalahan PUM yang terjadi di Fakultas Sains.
“Pihak Fakultas Sains menghubungi Warek III, kemudian Warek III memberikan wewenang untuk menyelesaikan permasalahan PUM yang terjadi di fakultas,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Dekan I (Wadek I) Fakultas Sains, Eko, membenarkan bahwa pihak fakultas diberi wewenang oleh Warek III untuk menindaklanjuti permasalahan PUM di Fakultas Sains. Ia mengatakan bahwa pihak fakultas menawarkan solusi berupa musyawarah kepada mahasiswa dari kedua prodi tersebut.
“Benar bahwa kami diberi wewenang, maka dari itu kami menawarkan solusi berupa musyawarah kepada seluruh mahasiswa dari dua prodi, yaitu Kimia dan Informatika,” jelasnya.
Ia juga mengonfirmasi bahwa hasil musyawarah dari keseluruhan mahasiswa kedua prodi tersebut telah ada. Namun, hingga berita ini ditulis, pihaknya masih menunggu berita acara resmi pelaksanaan musyawarah.
“Pada intinya hasil musyawarah sudah ada, dan saya hanya tinggal menunggu berita acaranya saja,” tambahnya.
Eko berharap agar permasalahan serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. Ia juga berharap tidak ada lagi gugatan yang dilayangkan kepada pihak fakultas.
“Yang lalu biarkan jadi pelajaran. Saya harapkan ke depannya tidak terjadi lagi hal seperti ini dan tidak perlu ada gugatan lagi,” tutupnya.
Hingga berita ini ditulis, hasil musyawarah menetapkan adanya pemilihan ulang untuk Ketua Umum HMPS dari masing-masing prodi.
Reporter: Irham
Editor: Frida



