Beranda blog Halaman 137

Kesadaran Warga Akan Membuang Sampah Berdampak Pada Banjir

0

Salah satu bencana alam yang sangat ditakuti oleh masyarakat Indonesia yakni Banjir. Banjir kerap datang pada saat musim penghujan tiba, bencana ini sering terjadi di kota-kota besar di Indonesia, salah satunya kota Jakarta. Kota yang selalu menjadi langgana banjir tiap tahunnya ini menjadi momok menakutkan bagi warga Jakarta sendiri.

Salah satu penyebab banjir yaitu banyaknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan, seperti di sungai hingga ke selokan-selokan air. Akibatnya, banyak sungai-sungai sertra selokan yang tidak berfungsi dengan semestinya dan menyebabkan aliran sungai tersumbat, hingga pada akhirnya permukaan air sungai naik dan meluap ke area sekitar pemukiman warga.

Selain itu juga berdampak pada ketersediaan air bersih yang sulit didapatkan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyatakan bahwa curah hujan tinggi bukan satu-satunya penyebab banjir di Jakarta dan sekitarnya.

Ia menilai kenaikan permukaan air laut  yang lebih tinggi dari permukaan daratan Jakarta menjadi salah satu penyebabnya. Faktor yang menjadi penyebab banjir juga terdapat pada pembuangan saluran air di kawasan Jabodetabek banyak yang tersumbat, belum lagi tumpukan sampah yang berada di hilir sungai.

Untuk mengatasi masalah banjir ini memang sangat sulit, karena selain faktor cuaca, kesadaran diri untuk tidak membuang sampah dari masyarakat Jakarta dan sekitarnya pun belum ada. Jadi wajar saja bila masalah banjir ini akan terus terjadi sampai generasi berikutnya.

Maka perlu adanya sosialisai tentang bahaya dari membuang sampah, minimal timbul kesadaran diri masing-masing untuk tidak membuang sampah sembarangan. Dan untuk pemerintah daerah juga harus sesegera mungkin mengatasi masalah saluran air yang tersumbat, pompa air juga haurs segera dibetulkan agar tidak berdampak panjang.

Himbauan untuk masyarakat juga jangan sampai dihentikan. Pemerintah harus lebih tegas terhadap pelaku yang membuang sampah sembarangan, seperti hal nya yang dilakukan oleh negara tetangga kita, yaitu Singapura. Di Singapura orang yang membuang sampah sembarangan dikenakan denda sebesar 14 juta, bahkan yang meludah sembarangan saja dikenai denda yang sama.

Mungkin dari kebijakan seperti di Singapura bisa menjadi pertimbangan solusi untuk pemerintah terkait permasalahan kesadaran warga yang membuang sampah sembarangan, sehingg pelaku pembuang samapah tersebut merasa jerah. Dan bagi warga negara Indonesia agar lebih sadar lagi akan bahaya dari membuang sampah sembarangan, karena kenapa? Dampak negatif yang dihasilkan sangatlah merugikan bagi diri sendiri, bahkan bagi orang lain juga. [Mg.Reihan/Agan/SiGMA]

Menjaga Tubuh Agar Tetap Bugar

0

Memiliki tubuh  yang sehat tentu menjadi keinginan bagi setiap orang. Namun nyatanya, pada saat ini banyak orang yang tidak menerapkan gaya hidup sehat. Seperti, sering mengonsumsi makanan junk food, pola tidur yang berantakan, tidak menjaga asupatan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh, juga hal-hal lainnya yang dapat mendatangkan berbagai macam penyakit.

Menjaga tubuh agar tetap bugar memang harus di mulai dari kesadaran pada diri sendiri, yaitu dengan cara menerapkan pola hidup sehat setiap harinya. Seperti, berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan sehat, menjaga asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh, dan juga  minum air putih yang cukup agar tubuh terhindar dari dehidrasi.

Menerapkan pola hidup yang sehat sebetulnya tidaklah sulit, SiGMAnia dapat memulainya dari hal-hal kecil terlebih dahulu, dan menerapkannya secara konsisten. Dilansir dari www.hypermart.co.id , yaitu 6 tips menjaga tubuh agar tetap bugar:

1. Mengonsumsi sayur dan buah

Sayur dan buah mengandung serat Prebiotik, Vitamin, Mineral, serta berbagai Antioksidan yang dibutuhkan oleh tubuh. Studi menunjukkan apabila seseorang banyak mengonsumsi sayur dan buah bisa hidup lebih lama, serta memiliki risiko yang lebih rendah terkena penyakit jantung, diabetes tipe-2, obesitas, dan penyakit lainnya.

2. Minum cukup air

Minum air putih yang cukup dapat memberikan banyak manfaat, yakni meningkatkan metabolisme dan mencegah dehidrasi. Untuk itu, sangat dianjurkan minum air putih setidaknya 8 gelas per-hari agar kebutuhan cairan tubuh terpenuhi untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar.

3. Olahraga secara rutin

Olahraga secara rutin dapat membantu mencegah berbagai penyakit. Seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker. Selain itu, olahraga juga dapat mengendalikan berat badan dan membuat pelakunya merasa lebih bugar.

4. Tidur yang cukup

Kurang tidur dapat meningkatkan kemungkinan terkena penyakit jantung, diabetes, stroke, obesitas, dan masalah kesehatan lainnya. Selain itu, kurang tidur juga dapat mengganggu konsentrasi, kewaspadaan, dan kinerja. Oleh sebab itu, biasakan untuk tidur dengan cukup dan berkualitas.

5. Hindari Junk Food

Junk food biasanya rendah serat, protein, dan berbagai nutrisi lain. Rendah zat gizi tersebut itulah yang membuat tubuh merasa ‘belum makan’ dan ingin mengonsumsi lebih banyak lagi. Di samping itu, junk food juga kaya akan bahan-bahan yang tak sehat, seperti gula tambahan, lemak jenuh, dan hanya menyediakan sebagian besar kalori kosong. Oleh sebab itu, penting untuk menghindarinya.

6. Mengelola stres dengan baik

Stres merupakan hal yang sering terjadi, namun penting untuk mengelolanya sebaik mungkin. Stres yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kortisol dan mengganggu metabolisme tubuh. Selain itu, stres juga dapat meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit. Dalam mengelola stres, cobalah untuk berolahraga, berjalan-jalan di alam, mempraktikan teknik pernapasan, melakukan meditasi, atau berkumpul bersama teman-teman. Akan tetapi, jika stres yang dirasakan tak juga berkurang atau semakin memburuk, sebaiknya segera cari bantuan psikolog. [Mg. Egi-Agan/SiGMA]

Cegah Covid-19 , UIN SMH Banten Ditutup Selama 3 Hari

0

Serang, lpmsigma.com | Merujuk pada Keputusan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Tentang Panduan dan Pengendalian Corona Virus Disase 2019 (Covid-19, Rektor Universitas Negeri Islam (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten Fauzul Iman menetapkan kebijakan untuk malakukan penyemprotan disinfektan dan sterilisasi kampus selama 3 hari terhitung sejak tanggal (23/11/20) hingga tanggal (25/11/20).

Kebijan tersebut tertuang dalam Surat Edaran UIN SMH Banten Nomor:  4421/Un.17/R/HM.01/11/2020 Tentang Pencegahan Covid-19.

Dalam isi surat tersebut tertulis kampus UIN SMH BANTEN mulai hari Senin, 23 November 2020 sampai dengan Rabu, 25 November 2020 ditutup sementara, karena akan dilakukan kegiatan sterilisasi kampus dan penyemprotan disinfektan.

“Selama masa tersebut, seluruh aktifitas pegawai, mahasiswa dan dosen dilaksanakan di rumah atau tempat tinggal masing-masing berupa Work From Home (WFH),” di dalam surat erdaran yang diterbitkan, Kamis (19/11)

Selain itu, didalam surat edaran di informasikan bagi mahasiswa semester akhir yang ingin mendaftarkan wisuda dilakukan secara online, melalui pendataan calon wisudawan dari jurusan dan rekomendasi kepala jurusan.  

“Apabila pegawai ada urusan penting dari kantor, maka ia dapat datang ke kampus dengan izin atasan langsung dan koordinasi dengan satuan tugas covid-19 UIN SMH Banten,” kata Fauzul Iman dalam surat edaran tersebut.  [Mg. Alfina-Reihan/Agan/SiGMA]

Anak Petani Sang Peraih Mimpi

0

Prof. Dr. Ilzamudin Ma’mur, MA. Adalah seorang Wakil Rektor 1 (WAREK  1) di Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten. Beliau berasal dari seorang anak petani dari pasangan K.H Ma’muruddin Acmad dan H.j Chosyiah Daclan beliau lahir pada tanggal 29 Agustus 1961 di Majenang, Cilacap Jawa tengah. Mengawali pendidikan pertamanya di Madrasah Ibtidaiyah  “Daruttarbiyah wa ta’lim” Cigaru, Majenang pada tahun 1973. Setelah itu di PGAP  “Daruttarbiyah wa ta’lim” Majenang, Cilacap selama 4 tahun pada tahun 1977 lanjut PGAA “Daruttarbiyah wa ta’lim” Majenang, Cilacap selama 6 tahun pada tahun 1980.

Seorang anak petani ini mempunyai tekad dan semangat untuk menjadi orang sukses dengan belajar menggunakan pelita (pencahayaan dari obor). Kurangnya pencahayaan yang disebabkan pasokan listrik belum sampai tempat tinggalnya, tidak mematahkan semangatnya dalam belajar, kecintaan dengan bahasa inggris membuatnya semangat untuk mempelajarinya tetapi dengan melihat bahwa di kampung tidak ada yang mengajar bahasa inggris tersebut. Ia pun belajar  melalui radio dan berbagai buku panduan tentang bahasa inggris.

Kegigihan serta semangatnya pun terlihat oleh sang ayah, hal ini membuatnya bersemangat  untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi. walaupun keadaan keluarga tidak mampu tapi itu semua di usahakan demi anak yang semangat dalam belajarnya. Keinginan ia untuk merantau ke Jakarta sempat menolak persetujuan dari sang ayah, karena jarak yang terlalu jauh membuat sang ayah khawatir sehingga sang ayah menyarankan untuk kuliah di Jogja. Ketetapan kuliah di Jakarta semakin bulat, beliau ingin hidup mandiri serta mencari beasiswa ditanah batavia.

Dengan status new comer atau pendatang baru ia menghidupkan madrasah di lingkungan sekitarnya. Kecintaanya akan bahasa inggris membuat beliau mengikuti Kursus bahasa

inggris di Jakarta. Pada Tahun 1981 Lewat koran pelita dari pamannya ia mendapatkan informasi mengenai pendaftaran mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Syarif Hidayatullah. Kegemaran akan bahasa asing membuat ia mengambil Jurusan pendidikan bahasa inggris yang ada pada Fakultas Tarbiyah.

Berasal dari orang kampung yang merantau ke ibu kota tentu saja  membuatnya pesimis, dengan tekad yang bulat ia pun mengikuti seleksi IAIN Syarif Hidayatullah yang menerima 600 mahasiswa dan ia termasuk dalam mahasiwa 600 mahasiwa yang lolos di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Lulus tepat dengan Gelar Sarjana Muda (BA) pada tahun 1984.

Tak sampai disitu, ia pun melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana Doktor (Drs) di IAIN Syarif Hidayatullah dengan Jurusan yang sama dan lulus pada tahun 1987. Selama kuliah dengan mengambil Gelar Sarjana Doktor ia pun mulai mengajar bahasa inggris di Lembaga Bahasa yang berada di Jakarta.

Ditahun 1991 mulai ia mengabdi di IAIN Sunan Gunung Djati (SGD) Serang atau sekarang lebih dikenal  Universitas Islam Negeri SMH Banten. Dengan gelar Sarjana Muda (BA) ia mengawali karirnya menjadi bagian administrasi dan dosen bahasa inggris di UIN SMH Banten atau yang dulu dikenal dengan IAIN Sunan Gunung Djati (SGD) Serang.

“Karena jumlah dosen dan mahasiswanya masih sedikit saya di minta menjadi dosen bahasa inggris, dengan status saya seorang pendatang dan gelar sarjana muda, saya sempat tidak enak hati dengan posisi sebagai dosen untuk mengawali karir sayan,” Ujarnya.

Seiring waktu berlalu, ia pun Kemudian beralih posisi menjadi staf akademik, serta menjadi dosen luar biasa disamping ia berkarya lewat tulisan dengan artikel pertamanya “Hasan al-Bana : Lintasan Hidup dan Perjuangannya di mesir” dalam Al-qalam : Junral Ilmiyah Bidang keagamaan dan Kemasyarakatan, No 20,Vol.V. pada tahun 1989.

Menekuni profesi yang selama ini ia gemari, membuat semangatnya tak surut untuk melanjutkan pendidikan. Ia pun mendapatkan informasi Program Beasiswa S2 “Master Of Arts (MA) McGril University di Canada yang berkerja sama dengan Indonesia dan Canada. Dengan penuh semangat, ia mempersiapkan diri dengan  mengikuti Tes TOEFL dengan score 506 dengan standar 450. Untuk mengikuti seleksi Beasiswa S2  ia dikirim ke Bali untuk  mengikuti pembelajaran mengenai (BET) basic english training selama tiga bulan pertama dan IALF (Indonesian Australia Leaguage Foundation ) selama 9 bulan di Bali.

Selanjutnya tidak hanya tes  kebahasaan McGril mengutus  Directure Profesor Charles J Adams  untuk mengoreksi soal tes potensi akademik. Dengan berbagai proses akhirnya ia tertarik  jurusan Perpustakaan karena ia memiliki proposal yang dimuat dalam “Al qalam” perkembangan perpustakaan. Kemudian  McGril memberikan formulir yang terdapat hanya Jurusan Islam News Hadist, Berkat kemahiran berbahasa inggrisnya pernah menerjemahkan Buku “Witnesis in to main kind “  yang di terjemahkan menjadi “Tanggung Jawab Umat Islam di Hadapan Umat Dunia” dari  ‘Said Abul A’la Maududi’sebagai syarat S2 di McGil.  Bakat yang ia miliki dalam penguasaan bahasa Inggris  membuktikan bahwa ia  dapat terpilih menjadi mahasiswa Master Of Arts dan menjadi salah satu penerima beasiswa Cinident Internasional Depelopment Agence (CIDA),  dan menyelesaikan studi selama 18 bulan di Canada.

Berkat kemahirannya dalam berbahasa Inggris,  ia mampu menerjemahan Al-Quran Dalam Bahasa Inggris diacara Pidato pengukuhan Guru Besar Tetap dalam bidang ilmu metodelogi pengajaran bahasa (Inggris) dan penerjemah pada Fakultas Tarbiyah dan adab di IAIN SMH Banten tahun 2009.

Semua itu tergantung kemauan dan keinginin serta harus mempunyai mimpi dan semangat untuk mewujudkannya, ia berasal dari kampung dan anak dari seorang petani dan itu tidak menutup kemungkinan untuk menjadi orang sukses. [Mg.Doi/Nada/SiGMA]

Lima Museum Bersejarah Di Jakarta

0

Jakarta merupakan kota metropolitan yang menjadi tujuan para penikmat khazanah sejarah masa lampau, kota yang menjadi pusat pemerintahan di Indonesia. Mungkin kota Jakarta yang ada di bayangan kita sekarang kota yang memiliki banyak sekali bangunan-bangunan mewah. kalian tau ngga sih, kalau Jakarta itu memiliki bangunan-banguan tua? Iya, banyak bangunan bersejarah yang dapat kita temui. Tidak hanya meninggalkan cerita, beragam peristiwa yang menjadi catatan sejarah di Indonesia yang ada pada zaman kolonial belanda yaitu museum.

Kali ini kita akan membahas tentang Museum yang ada di sekitaran Kota tua. Siapa sih yang ngga tau wisata Museum Kota tua? Wisata Kota tua yang terletak di Jakarta Barat menjadi tempat destinasi yang populer untuk dikunjungi. Banyak sekali para wisatawan yang berkunjung ke tempat ini mulai dari wisatawan lokal maupun mancanegara. Bangunan ini didirikan pada masa kolonial Belanda dulunya bangunan ini menjadi pusat perdagangan bagi bangsawan asing.

Berikut merupakan lima museum yang berada di sekitar Kota Tua:

  1. Museum Fatahillah

Museum Fatahillah di Kota Tua, merupakan balai kota Batavia atau yang kini dikenal dengan sebutan Jakarta. Museum ini dibangun pada tahun 1707-1712 atas perintah Gubernur-Jenderal Joan van Hoorn. Bangunan ini menyerupai Istana Dam di Amsterdam yang memiliki gaya arsitektur klasik, perpaduan Tiongkok dan Eropa. Gedung ini digunakan sebagai pengadilan, kantor administrasi kota dan penjar. Sejak 1974 digunakan sebagai museum untuk benda-benda peninggalan sejarah. Selain itu, di dalam museum terdapat bekas ruang-ruang pemerintah Belanda, lengkap dengan mabel-mabel antik tua, dan terdapat penjara bawah tanah. Di museum ini kita dapat menjumpai beragam artefak peninggalan Belanda mulai dari keramik, mabel, sempai dengan lukisan.

2. Museum Bank Mandiri

Museum ini awalnya dibangun pada tahun 1929, dengan gaya arsitektur Neiuw-Zakelijk yang dulunya merupakan banguan yang digunakan untuk kantor Nederlandsche Handel Maatschappij NV di Batavia. Di museum ini terdapat berbagai koleksi perbankan diantaranya perlengkapan operasi bank, surat berharga, numismatik, buku besar, mesin hitung uang, brankas, dan lain-lain. Jika kalian mengunjungi museum ini jangan lupa untuk mengabadikan moment anda dengan mengambil gambar yang terdapat di museum ini.

3. Museum Seni Rupa dan Kramik

Museum seni rupa dan kramik pasti kalian engga asing kan mendengar nama museum ini? Gedung ini dibangun pada tahun 1870 dulunya gedung ini digunakan sebagai Lembaga Peradilan Tinggi Belanda atau Raan Van Justitie. Rancangan bangunan ini bergaya Neo-Klasik dengan bagian depan terdapat delapan bagian tiang besar yang sama persis seperti bangunan Romawi. Jika kalian memasuki dalam museum ini terdapat berbagai koleksi lukisan, patung, dan benda seni karya seniman Indonesia yang sudah ada sejak 1800-an hingga sekarang.

4. Museum Wayang

Museum wayang Jakarta ini salah satu museum yang didedikasikan untuk orang jawa tentang dunia perdalangan wayang. Pada awalnya museum dibangun pada tahun 1912, sebelumnya bangunan ini adalah tanah gereja yang dibangun oleh De Oude Holandsche Kerk pada tahun 1640. Pada tanggal 22 Desember 1939 gedung ini diserahkan kepada Stiching Oud Batavia dan dijadikan nama menjadi Oude Bataviasche Museum. Dan pada akhirnya gedung ini diserahkan kepada Pemerintah DKI Jakarta pada tanggal 23 Juni 1968 untuk dijadikan Museum Wayang. D idalamnya itu terdapat berbagai macam jenis wayang, seperti, wayang kulit, wayang golek, dan masih banyak lagi. dan tentunya museum wayang ini juga terdapat berbagai macam koleksi wayang atau boneka dari mancanegara.

5. Museum Bahari

Museum Bahari dahulu digunakan sebagai gedung tepi barat atau dalam bahasa Belanda disebut Westzijdsche Pakhuizen. Bangunan ini didirikan pada tahun 1652 sampai dengan 1759. Bangunan ini bergaya seperti kolonial Belanda. Fungsi utama bangunan ini sebagai tempat penyimpanan sementara rempah-rempah yang akan di kirim di Eropa. Bangunan ini juga pernah beralih fungsi sehinga akhirnya menjadi museum dengan memamerkan berbagai perlengkapan menangkap ikan, koleksi teknologi pelayaran, keberagaman budaya bahari, keberagaman hayati laut dan sejarah pelabuhan Jakarta. Beralih ke masa pendudukan Jepang, bangunan ini hanya dijadikan sebagai tempat menyimpan logistik tentara Jepang. Bangunan digunakan untuk tempat penyimpanan senjataan dan bahan pangan. Bangunan Museum Bahari mempunyai nilai sejarah yang sangat penting, karena merupakan salah satu peninggalan tertua zaman Belanda.

Nah, itulah lima museum bersejarah yang perlu kita ketahui jika ingin berwisata sejarah di Jakarta.  Dari deretan museum di atas, manakah yang akan kalian kunjungi terlebih dahulu. [Mg.Alfina/Dani/SiGMA]

Mengenal Lebih Dekat Masjid Agung Banten

0

Banten adalah salah satu kota yang terkenal memiliki objek wisata yang menarik untuk di kunjungi. Salah satunya wisata religi yaitu Masjid Agung Banten yang penuh dengan nilai sejarah. Masjid ini merupakan salah satu yang tertua di Indonesia dan masjid yang pertama di bangun di Banten. Masjid ini pun sebagai kejayaan Islam pada saat itu. Konon katanya Masjid ini dibangun pada awal masuknya Islam ke pulau jawa sehingga harus memadukan budaya setempat dengan Islam.

Sejarahnya, Masjid agung banten ini berdiri dari intruksi Sultan Gunung Jati kepada anaknya Sultan Hasanuddin. Sultan Gunung Jati memerintahkan anaknya untuk mencari sebidang tanah sebagai tempat kerajaan banten. Akan tetapi Sultan Maulana Hasanudin kebingungan untuk mendapatkan tanah yang masih suci. Beliau pun meminta petunjuk kepada Allah SWT dan bermunajat agar mendapatkan petunjuk tanah yang tepat untuk didirikan kerajaan.

Menurut sejarah yang berkembang, setelah beliau meminta petunjuk kepada Allah SWT spontan air laut  yang berada di sekitarnya surut dan menjadi daratan. Kemudian Sultan Maulana Hasanudin ini pun mendirikan kerajaan serta pendukung lainnya seperti Alun alun, Pasar dan masjid di tanah tersebut . Perpaduan ini adalah tradisi kerajaan islam di masa lalu. Masjid Agung Banten ini memiliki menara yang khas mirip seperti mercusuar dengan tinggi kurang lebih 24 meter. Yang berfungsi untuk tempat bermusyawarah dan kajian keagamaan. Pengunjung juga bisa menaiki menara Masjid Agung Banten ini sampai puncak untuk melihat hiruk pikuk Kota Banten setelah melewati 83 anak tangga dengan lorong yang sedikit sempit. Menara ini terletak di sebelah timur masjid dan menjulang ke langit dengan sangat gagah.  Menara ini memiliki warna putih yang melambangkan kesucian.

Masjid Agung Banten ini memiliki keunikan yang terdapat di atap masjid yang bersusun lima mirip sekali dengan pagoda China. Arsitek yang berjasa merancang bangunan Masjid Agung Banten ini ialah Raden Sepat. Beliau juga pernah merancang salah satu masjid yang bersejarah di Cirebon yaitu Masjid Agung Demak. Sehingga antara bangunan Masjid Agung Demak Dan Masjid Agung Banten ini memliki mata rantai yang khas dari segi atapnya. Masjid Agung Demak memiliki atap bertumpuk tiga yang bermakna Iman, Islam dan Ikhsan, sedangkan Masjid Agung Banten memliki atap bertumpuk lima bermakna Rukun Islam. Sentuhan banguna ini juga terdapat dari salah satu tokoh Tiongkok yaitu jasa dari Tjek Ban Tjut. Ia membangun dan mendesain tangga masjid dan memperoleh gelar Pangeran Adiguna.

Masjid Agung Banten ini tidak seperti masjid pada umumnya yang memiliki kubah di atasnya, akan tetapi masjid banten ini memiliki kubah berbentuk limas sehingga menjadi salah satu ciri khas dari Masjid Agung Banten ini yang tidak di miliki oleh masjid lainnya. Masjid Agung Banten ini memiliki luas 1,3 hektar dan sepanjang Masjid Agung Banten ini di kelilingi tembok dengan ketinggian 1 meter  seluas 2 hektar

Fungsi utama dari Masjid ini adalah untuk mengantar Adzan ke kawasan sekitar. Namun dulunya masjid ini sempat beralih fungsi sebagai tempat penyimpanan amunisi serta menjadi menara pengawas. Sehingga tak heran jika Anda akan menemukan banyak sekali perpaduan antara Tiongkok, Jawa, Hindu dan Eropa. [M.g: Zifan/SiGMA]

Hani Mariah : Fokus Satu Tujuan Untuk Menang

0

Dalam hidup, semua orang pasti memiliki cita-cita dan impian yang ingin diraih. Tanpa sebuah mimpi dan tujuan, seseorang tak akan semangat dalam menjalani kehidupan. Bahkan impian bagi beberapa orang itu ibarat nyawa. Demi berhasil mengejarnya, mereka rela melakukan tindakan apapun dan keluar dari zona nyaman. Dasar dari semua impian itu tidak lupa dengan “begin everything with bismillah and end with alhamdulillah” seperti yang di katakan oleh Hani Mariah, Mahasiswa semester lima jurusan bimbingan konseling di Universitas Islam Sultan Maulana Hasanuddin Banten dengan segudang prestasi.

“Dengan partisipasi saya mengikuti organisasi, saya akan lebih banyak dapat ilmu, pengalaman dan relasi.” Tuturnya.

Mengikuti organisasi di kampus memang salah satu cara agar dapat mengembangkan ilmu dan memperbanyak wawasan. selain itu, pengalaman yang didapat juga lebih banyak tentunya. Selama mengembangkan ilmu di beberapa organisasi yang diikuti Hani, ia juga berpartisipasi dalam beberapa kegiatan perlombaan dan terpilih sebagai juara satu cerpen Literasi Competition pada tahun 2019. Menulis adalah suatu kegemaran yang di milikinya sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP), dengan bakatnya ia pernah meraih beberapa medali perlombaan literasi nasional. Selain itu, dia masuk sebagai delapan belas besar finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (LKTM) dalam ajang Pekan Ilmiah Dan Kreativitas Remaja (PIKIR) nasional yang di gelar di Kota Makassar.

“Bagaimana caranya saya harus mengharumkan nama kampus UIN SMH banten ini, bukan sekedar formalitas semata dan saya juga harus mampu memiliki target agar bisa menang dalam perlombaan.” Ujar Hani Mariah.

Tentunya dalam mengikuti berbagai perlombaan, Hani Mariah selalu berusaha keras agar bisa mendapatkan gelar sebagai juara, hal ini pun ia dapat restu dari Allah SWT, orang tua dan seniornya sehingga bisa mendapat gelar juara.

“Ketika banyak ilmu yang saya dapat dalam mengikuti organisasi, tentunya ilmu itu bermanfaat buat diri saya dan untuk orang lain i will study and i will win.” Ungkap Hani Mariah.

Hani Mariah selalu menanamkan motivasi pada dirinya untuk fokus mengejar satu tujuan yang ingin diraih. Bukan ingin dipandang seberapa pintar ia, tetapi seberapa besar niatnya untuk belajar. Setelah perjuangan yang ia rasakan akhirnya seperti kata pepatah “gugur satu tumbuh seribu” yang artinya setelah kesulitan pasti akan ada kemudahan. Hal itu pun yang terjadi dalam kehidupan Hani Mariah yang berhasil menjadi mahasiswa berprestasi di Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten.  [Titin/SiGMA]

Dr. Supani : Negara Harus Menjamin Produk Halal

0

Serang, lpmsigma.com | Negara berkewajiban memberikan kemerdekaan kepada penduduknya, terkhusus umat Islam. Pemerintah harus menyiapkan produk halal untuk dikonsumsi oleh kaum muslim. Hal itu disampaikan oleh Dekan Fakultas Syariah Institut Agma Islam Negeri (IAIN) Purwokerto, Dr. Supani saat mengisi acara studium generale, Kamis (19/11)

Menurutnya, pemerintah mempunyai tanggungjawab untuk melindungi dan mengatur persoalan produk halal yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat muslim di Indonesia.

“Karena masyarakat Indonesia mayoritas muslim maka negara harus menyiapkan kemerdekaan setiap penduduk termaksud muslim untuk mengkonsumsi yang halal dan pemerintah mempunyai kewajiban untuk melindungi dan mengatur tentang persoalan produk atau halal dikonsumsi oleh masyarakat muslim di Indonesia,” tutur Supani.

Ada  jenis layanan sertifikat halal yang baru berlaku sejak 17 Oktober 2019 Lembaga Pemeriksa Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Lembaga Sertifikat Halal luar Negeri. Berkerjasama dengan Badan Penyelangara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

“Kebijakan baru ini berlaku sejak 17 Oktober 2019 kerjasama antara BPJPH, Lembaga Pemeriksa Halal MUI dan Lembaga Sertifikat Halal luar Negeri. Karena awalnya semuanya adalah secara sukarela oleh MUI. Kemudian bersertifikat halal dilakukan secara bertahap,” kata Supani.

Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat muslim Indonesia agar lebih cerdas dalam memilih makanan yang halal. Supani menjelaskan, bahwa dalam Undang Undang Dasar (UUD) No.33 Tahun 2014 mengenai Jaminan Produk Halal. UUD ini menjelaskan bahwa makanan yang sudah jelas tidak halal harus di cantumkan juga labelnya.

Pabrik harus mempunyai sertifikat halalnya agar konsumen mempercayai produk yang di jualnya halal. Hal itu penting juga untuk pembisnis, supaya memperkuat produk yang diproduksi nya. “Itu lah yang menjadi

pemikiran kita bahwa pemerintah memikirkan keberlangsungan konsumsi makanan halal bagi masyarakat Indonesia, karena masyrakat muslim Indonesia belum bisa memastikan apakah makanan yang mereka konsumsi halal atau halal jika tidak di cantumkan lebel halal,” tegas Supani, [Mg. Egi/Silmi/SiGMA]

Cara Untuk Tumbuh

0

Katanya menjadi anak bungsu itu serba enak! Iya nggak sih? Ternyata tidak juga. Seperti Aku, Shella, anak bungsu yang kerap dituding sebagai biang kerok masalah. Banyak orang beranggapan bahwa bungsu itu manja, bergantung pada orang tua, dan tidak dapat mandiri. Mengapa anak bungsu selalu dikaitkan seperti itu?

            Suatu hari masa dilema sepanjang hidup ku. Untuk menentukan masa depan dan jalan arah tujuan ku. Yang membuat batin dan fikiran ku beradu. Masa ujian akhir sekolah telah usai ku lewati. Masih ada satu fikiran yang memenuhi jalan otak ku. Sampai aku tidak bisa menerimanya.

“De, gimana ujiannya? Kamu bisa ngga?” tanya Mamah.

“Alhamdulillah Mah, Shella bisa ngejawabnya.” Ucap Shella.

“Shella harus jadi kayak kakak kamu ya. Dan kamu harus masuk kampus terbaik yang ada di Indonesia.” Imbuh Mamah.

            Aku hanya terdiam. Meresapi apa yang diutarakan oleh Mamah. Walaupun pembicaraan rutin yang selalu dilontarkan kepada ku. Tapi kali ini, aku merasa tidak terima dengan apa yang diucapkan oleh Mamah untuk terakhir kalinya. Karena aku merasa aku mempunyai karakter yang berbeda dengan Kakak ku. Apakah karena aku seorang anak bungsu yang harus mengikuti jejak Mamah yang menjadi seorang Bidan. Ataukah aku harus mengikuti jejak Ayah ku yang menjadi seorang polisi. Dan kemudian mengikuti jejak kakak ku yang masuk Universitas Negeri yang unggul di Indonesia. Aku tidak ingin seperti itu. Aku mempunyai cita-cita yang harus ku gapai.

            Dimalam yang hening. Suara adzan isya yang baru saja berkumandang. Ritual keluarga ku sebelum melaksanakan ibadah sholat isya ialah kami selalu melingkar di meja makan. Membicarakan hal-hal yang penting dan sampai hal yang tidak penting. Dengan lauk yang sederhana. Kami saling berhadapan satu sama lain bahkan pasti ada saja yang melontarkan kalimat lelucon yang membuat meja makan ini tidak menjadi garing. Tetapi kali ini suasananya sangat berbeda. Suasana di meja makan sangat tegang. Seperti tengah disidang oleh polisi karna tertilang.

“De kamu mau masuk kampus mana?” Tanya Ayah yang tengah melahap makanan sedikit demi sedikit.

“Aku mau masuk Universitas Bina Nusantara Yah” jawab ku.

“Loh kamu ngga mau masuk SNMPTN dulu? Kakak-kakak mu masuk jalur SNMPTN semua” tanya Ayah heran.

“Kenapa harus swasta? Coba SNMPTN dulu kali shell. Nilai lo jelek ya hahaha” Sambung Kak Adel sembari meledek si bungsu.

“Mamah ngga mau tau ya. Kamu harus masuk Negeri bukan swasta. Kak Adel sama Kak Rizky aja SNMPTN bahkan Kak Adel bisa masuk Universitas Indonesia jurusan kedokteran pula.” Tutur Mamah

“Ayo Dek, lo bisa kok masuk SNMPTN” celetuk Kak Rizky.

“Sekarang kamu jawab Shell, kenapa kamu ngga mau masuk SNMPTN?” tegas Ayah.

“Okay Yah akan aku coba masuk SNMPTN dan masuk kampus Universitas Indonesia.” Jawab Shella sambil sambil menghela nafas.

“Kamu ambil jurusan kedokteran aja ya. Biar kayak mamah, sama Kak Adel.” Ucap Mamah sembari melihat kearah ku.

“Nah iya tuh Dek, kamu ambil jurusan kedokteran aja. Biar kerjanya juga pasti.” Tambah Ayah.

“Tapi Yah, passion ku bukan di kedokteran. Passion ku ada di designer. Dan aku mau jadi designer. Bukan mau menjadi seorang dokter.” Tutur Shella dengan penuh harapan.

“Designer tuh ngga jelas kerjanya. Kamu setelah wisuda emangnya mau nganggur dulu? Kak Adel udah ujian profesi langsung jadi dokter. Dan ngga lama lagi kak Rizky mau ujian profesi terus jadi dokter deh.” Ucap Mamah

“Emangnya cita-cita ku harus diatur sama Mamah dan Ayah?” ucap Shella dengan nada lantang.

“Shell, masih bersyukur lo dikuliahin sama orang tua. Nurut lah Shell sama orang tua” ucap Kak Rizky

“Ini hidupku Kak. Aku yang harus ngejalanin hidup ku sendiri. Aku udah nurutin apa kemauan Mamah dan Ayah. Terus aku harus nurut juga ambil jurusan kedokteran?” tutur Shella dengan nada bergetar.

“Mau jadi apa kamu Shella?” Kata Ayah sambil berdiri dan bergegas meninggalkan meja makan.

            Ketika Ayah beranjak pergi dari meja makan Aku pun ikut segara pergi menuju ke kamar. Ku hempaskan pintu kamar ku. Ku rebahkan badan ku ke kasur dengan kasar. Seraya berkata

“Kenapa Aku harus begini? Akankah hidup ku ketergantungan dengan semua orang. Ataukah aku masih dianggap seperti anak kecil.” Gumam ku dalam hati.

            Malam kian berlalu, dengan tetesan air mata yang jatuh dipipi ku. Ku berdoa didepan sang Maha Kuasa atas apa yang harus aku lakukan. Ku serahkan semua kepada-Nya. Untuk saat ini hanya kepada-Nya aku melampiaskan semua kemauan ku.

Tok… tok… tok…

Tepat pukul dua belas malam pintu kamar ku ada yang mengetuk. Rasannya Aku tidak ingin bertemu dengan siapa pun. Kecuali bergelut dengan batin ku sendiri. Tapi suara lembut itu nyaring sekali ditelinga ku. Mau tak mau aku harus mau membukakan pintu untuk orang yang sedang menunggu ku dibalik pintu.

Kreekkk… Perlahan ku bukakan pintu untuk seorang yang tengah menunggu ku dibalik pintu. Dengan rasa penasaran ku melihatnya dengan perlahan.

“Dek, kamu nggapapa?” tutur mamah seraya memberikan bantuan untuk mendorong pintu.

“Kamu nangis?” tambah ucapan Mamah.

            Tanpa ku sadari, air mata ini jatuh mengalir deras didekapan sosok malaikat yang tak bersayap. Tanpa ada satu kata yang muncul dari mulut ku. Air mata ini adalah menjadi saksi bahwa aku sudah tidak sanggup untuk menata hidup yang telah ku dambakan sejak dahulu.

“Ayah sama Mamah udah diskusi kok Dek.” Ucap Mamah dengan lembut dan dengan penuh ketenangan.

Aku hanya terdiam dan tak menjawab sepatah kata apapun.

“Ngga apa-apa kok kamu mau ambil jurusan designer. Asalkan kamu jangan ngelawan ucapan Ayah kayak yang tadi di meja makan ya.” Tutur Mamah sembari mengelus pundak ku dengan halus.

“Aku akan berjuang di SNMPTN tapi untuk jurusan kedokteran aku ngga bisa mah” jawab ku dengan bergetar dan diiringi dengan air mata yang mengalir serta suara ku yang nyaris hilang.

“Iya sayang. Kamu bisa kok” ucap Mamah dengan penuh kasih sayang.

            Pada saat itu juga hati ku kembali berbunga dan menjadi lebih berwarna. Karena impian ku akan segera terwujud. Aku akan buktikan bahwa aku bisa melewati semua proses dengan cara ku sendiri. Fakta tentang menjadi seorang anak bungsu ternyata sangat berbanding terbalik dengan apa yang ku alami. Tidak seperti cerita yang ada didongeng.

Perjuangkan apa yang baik untukmu tapi jangan pernah lupakan persetujuan orang mu.

karya: anissasn

Usai Lockdown 2 Pekan, Kampus 2 UIN SMH Banten Kembali Dibuka

0

Serang, lpmsigma.com | Kampus 2 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanudin (SMH) Banten kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup selama 14 hari. Diketahui, penutupan tersebut karena adanya salah satu pegawai akademik Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) yang terindikasi positif terpapar Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Kepala Satuan Tugas (SATGAS) UIN SMH Banten, As’ari menuturkan, saat ini kampus 2 UIN SMH Banten dibuka kembali dari penutupan sementara, setelah salah satu pegawai akademik FTK di diagnosa positif covid-19.


“Kampus dua UIN SMH Banten dibuka kembali, kemungkinan besar untuk layanan akademik masih berjalan secara offline. Secara otomatis aktivitas perkuliahan masih bejalan secara daring (online) tidak ada alasan untuk layanan yang offline,” tuturnya, Selasa (17/11)


Selain itu, As’ari menjelaskan, akses untuk memasuki lingkungan kampus 2 UIN SMH Banten pun dibatasi, hanya khusus untuk pegawai akademik yang melaksanakan persiapan akreditasi jurusan serta mahasiswa peserta sidang dan ujian komperhensif.


“Yang boleh masuk dan melakukan aktivitas di kampus hanya khusus untuk pegawai, tenaga kependidikan yang tidak bisa dikerjakan secara online terkait penyelenggara laporan dan mahasiswa yang akan melakukan sidang munaqosah,” jelas As’ari.


Ia juga menghimbau kepada seluruh civitas akademik agar selalu mematuhi protokol kesehatan saat menjalankan aktivitas di lingkungan kampus UIN SMH Banten. “Saya menghimbau agar semua civitas akademik harus mengikuti protocol COVID-19,” himbau As’ari. [Mg.Titin-Zifan/Agan/SiGMA]