Beranda blog Halaman 18

4 Donatur Pembangunan Masjid dari Kedutaan Kuwait Kunjungi UIN SMH Banten

0

Serang, lpmsigma.com – Empat Donatur Kedutaan Kuwait mengunjungi UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, dalam melangsungkan kerjasama pembangunan Masjid As-Salam yang bertempat di Kampus 2 UIN SMH Banten, Kamis (24/07).

Keempat donatur tersebut disambut langsung oleh panitia pembangunan masjid serta jajaran pimpinan kampus dan mahasiswa dari berbagai Fakultas.

Solihin, selaku Konsultan donatur kedutaan Kuwait, menyampikan, kedatangan donatur kedutaan Kuwait bertujuan untuk melihat lokasi pembangunan secara langsung.

“Tujuan utamanya memang untuk survey lokasi, karena sebelumnya sudah ada yang datang satu dan nampaknya ada ketertarikan. Kemudian beliau mengabarkan kepada teman-temannya untuk datang ke lokasi, dan kebetulan memang ini satu keluarga orang Kuwait yang ingin membantu membuat masjid,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, bantuan yang diberikan berupa fisik masjid termasuk management pembangunan masjid.

“Bantuan berupa fisik masjid, jadi sifatnya kontraktuil, mereka yang bikin mereka yang buat seluruhnya. Management juga mereka yang atur tinggal kita yang menerima manfaatnya saja,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Hafiz, selaku Duta Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) tahun 2025, juga ikut serta dalam penyambutan kedatangan Kedutaan Kuwait. Ia turut menyampaikan harapannya, semoga masjid ini bisa bermanfaat bagi banyak orang dan kita sebagai tuan rumah bisa menjaga dan merawat setiap amanah yang telah diberikan.

“Semoga masjid ini bisa bermanfaat, khususnya mahasiswa dan umumnya juga untuk semua orang yang melaksanakan kegiatan disini maupun ibadah. Bisa memanfaatkan sebaik mungkin dan kita juga sebagai tuan rumah mudah-mudahan bisa menjaga dan merawat amanah yang diberikan ini dengan baik,” tutupnya.

Reporter: Mg_Shofa
Editor: Tiara

Mahasiswa Desak Pemerintah Batalkan RKUHAP

0

Serang, lpmsigma.com – Sekelompok mahasiswa mengadakan unjuk rasa, sebagai bentuk respons atas keresahan masyarakat terhadap pengesahan, keputusan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) yang dianggap tidak transparan dan tidak berpihak pada publik, Kamis (24/07).

Adapun tuntutan yang dibawa meliputi penolakan dan pembatalan RKUHAP, tolak RUU Polri, RUU kejaksaan dan RRU yang bermasalah lainnya, tolak dan batalkan RUU TNI serta tolak Dwi Fungsi TNI di ranah hukum.

Alif, Ketua Forum Silaturahmi Organisasi Eksternal (FSOE) mengatakan bahwa RKUHAP merupakan bentuk kontrol negara yang mengancam kebebasan berekspresi.

“Kami menolak RKUHAP karena minim partisipasi publik, membatasi kebebasan berekspresi dan mencederai demokrasi,” katanya.

Ia juga menyampaikan, aksi ini hanya sebuah permulaan. FSOE akan membuat eskalasi gerakan yang lebih besar dan letupan yang terjadi hari ini tidak akan berhenti dan akan terus tumbuh dengan eskalasi yang besar.

“Kami berharap pemerintah mendengar gejolak dari berbagai daerah. RKUHAP ini jauh dari nilai keberpihakan terhadap rakyat,” tambahnya.

Di lokasi yang sama, Tegar, salah satu pendemo ikut serta menyuarakan keresahan terhadap kondisi pemerintahan dan sistem hukum saat ini.

“Indonesia sedang gawat. Kita harus sadar bagaimana hukum bekerja dan bagaimana arah pemerintahan,” katanya.

Ia juga mengatakan akan tetap setia mengawal isu ini, dan berharap pemerintah mendengar suara rakyat dan membuka ruang partisipasi yang lebih transparan.

“Kami akan kawal isu ini sampai ke tingkat nasional,” katanya.

Reporter: Mg_Ratu
Editor: Tiara

SMAN 4 Kota Serang Didemo, Massa Tuntut Kasus Pelecehan Seksual Diusut Tuntas

0

Serang, lpmsigma.com – Sekelompok pelajar dan mahasiswa menggelar unjuk rasa di depan SMAN 4 Kota Serang pada Senin, 21 Juli 2025. Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak penyelesaian berbagai persoalan di sekolah, terutama dugaan kasus pelecehan seksual yang menimpa sejumlah siswi.

Massa aksi terdiri dari siswa, siswi, alumni SMAN 4 Kota Serang, hingga masyarakat yang turut menyuarakan sejumlah tuntutan. Selain kasus pelecehan seksual, mereka juga menyoroti penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), program One Day One Thousand (ODOT), pembelian LKS dan buku Ramadan, nasib guru honorer, praktik intoleransi, ucapan guru yang dinilai tak pantas, hingga dugaan pembungkaman aspirasi siswa.

Ketua Koordinator BEM Banten Bersatu, Bagas Yulianto, menyatakan bahwa aksi ini digelar sebagai bentuk desakan terhadap penyelesaian kasus-kasus yang selama ini dinilai dibiarkan. Ia menyoroti bahwa kasus pelecehan seksual telah ramai diperbincangkan dalam beberapa waktu terakhir.

“Kalau persoalan tuntutan, kita tahu betul kemarin sudah ramai isu persoalan kasus pelecehan seksual,” ujar Bagas.

Ia juga menambahkan bahwa kasus tersebut sejatinya telah terjadi sejak satu hingga dua tahun lalu. Namun, baru tahun ini mencuat ke permukaan karena keberanian salah satu korban untuk bersuara.

“Kejadiannya memang tidak hanya di tahun ini, bahkan dari dua tahun yang lalu sudah terjadi kasus pelecehan seksual. Tetapi per tahun ini memang baru diangkat kasusnya karena ramai, dan korban yang terjadi di tahun ini pun baru berani bersuara,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, seorang alumni SMAN 4 Kota Serang berinisial I menyampaikan bahwa pelecehan seksual di sekolah tersebut bukan hal baru. Ia menyebut sekolah ini tidak dapat dikategorikan sebagai lingkungan yang aman bagi siswa, dan mengkritik peran Bimbingan dan Konseling (BK) yang justru terkesan membungkam suara para korban.

“Di sekolah ini sangat tidak aman. Menurut saya, pelecehan ini terjadi sejak lama dan bukan hanya satu atau dua orang yang sudah melapor ke BK, tapi sama BK dibungkam,” tuturnya.

Reporter: Mg_Arsita
Editor: Tiara

Gedung SMPN 2 Cikeusal Runtuh, KBM Siswa Terganggu

0

Serang, lpmsigma.com – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) SMPN 2 Cikeusal, Serang, terganggu akibat runtuhnya gedung sekolah yang sudah tua, Jumat (18/07).

Adi Sunendra, selaku penjaga sekolah, menjelaskan bahwa dua gedung itu runtuh akibat bangunan yang sudah tua.

“Bangunan sudah lama dan tua sehingga roboh pada saat sekolah sedang libur di jam 1 siang,” jelasnya.

Ia juga menyatakan bahwa dampak dari gedung roboh sangat menggangu pada kegiatan siswa, dikhawatirkan saat sedang pembelajaran gedung runtuh terulang lagi.

“Takut roboh kalo siswanya lagi belajar, kecuali bangunan yang baru nyaman buat belajar,” ucapnya.

Ditempat lain, Putri, salah seorang siswi SMPN 2 Cikeusal mengatakan bahwa dengan roboh nya bangunan ini menggangu dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

“Ia lumayan menganggu soalnya banyak meja yang patah, efek dari gedung kelas yang roboh itu,” tutupnya.

  1. Reporter: Mg_Sunengsih
    Editor: Frida

Bentuk Karakter dan Tebar Manfaat, UKM UPTQ Adakan Pengabdian Masyarakat di Kampung Tigamaya

0

Serang, lpmsigma.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unit Pengembangan Tilawatil Quran (UPTQ), kembali menyelenggarakan Praktik Pengabdian Masyarakat (PPM) di Kampung Tigamaya Waringinkurung, yang bertujuan untuk membentuk karakter serta tebar manfaat bagi kader muda, yang berlangsung sejak tanggal 13-25 Juli.

Irfan, selaku ketua umum UPTQ menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi anggota untuk turun langsung ke masyarakat dan memberi dampak nyata. Tak sekadar program simbolis, para peserta turut berperan aktif dalam berbagai bidang seperti spiritual, pendidikan hingga terlibat dalam kegiatan sosial bersama masyarakat sekitar.

“Tujuan utama untuk membentuk karakter para anggota dari segi keilmuaannya juga dari sisi emosional, spiritualnya, dan juga mengimplementasikannya kepada masyarakat, seperti sosialisasi kesehatan di beberapa madrasah, membantu anak-anak belajar menulis, membaca, mengaji, dan membuat kaligrafi,” jelasnya.

Di sisi lain, Qoval selaku ketua pelaksana menyampaikan, bahwa pengabdian ini memberikan dampak positif bagi peserta maupun masyarakat. Menurutnya, warga merasa terbantu dengan berbagai kegiatan yang sebelumnya belum terselesaikan. Selain itu, para peserta juga mengimplementasikan langsung ilmu yang didapat dari UPTQ ke masyarakat.

“Dengan adanya pengabdian ini, Alhamdulillah masyarakat merasa terbantu. Kami mengimplementasikan langsung ilmu dari UPTQ kepada masyarakat, seperti membantu acara tahlilan dan ikut serta dalam memperindah budaya lokal,” ucap Qoval.

Ia berharap, para peserta terus mengembangkan keterampilan mereka selama mengikuti kegiatan, sehingga dapat menerapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Di tempat ini belum ada guru tilawah, saya berharap pengabdian ini bisa menumbuhkan keahlian mereka, sehingga dapat mengimplementasikannya ketika hidup berdampingan dengan masyarakat,” tutupnya.

Reporter: Mg_Zakia
Editor: Enjat

Kepala Biro AUPK UIN SMH Banten Resmi Berganti

0

Serang, lpmsigma.com – UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten resmi melangsungkan Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) sebagai langkah penguatan organisasi dan tata kelola birokrasi kampus, Selasa (15/07)

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Banten dan Rektor UIN SMH Banten.

Amrullah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten mengatakan pentingnya keberlanjutan dan pembaruan dalam struktur birokrasi.

“Regenerasi itu penting untuk melihat seberapa jauh perkembangan dalam pengelolaan suatu instansi. Siapa tahu yang sekarang ini lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan terhadap pejabat baru agar dapat menjalankan amanah secara optimal.

“Tugas di AUPK itu memang berat. Saya berharap, pengganti saya bisa lebih baik dari saya, minimal sama, dan insyaAllah membawa perbaikan ke depan. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing,” tambahnya.

Sementara itu, Wawan Wahyudin, Rektor UIN SMH Banten, menyampaikan sejumlah arahan strategis kepada Kepala Biro AUPK yang baru, termasuk pesan dari Kementerian Agama.

“Yang paling berat itu justru mempertahankan. Jangan sampai terlena, karena masa aktif akreditasi juga terbatas,” tegasnya, merujuk pada capaian akreditasi unggul yang telah diraih UIN.

Ia juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam penghijauan kampus dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Penanaman pohon tidak bisa asal-asalan. Harus konsultasi dengan ahli lingkungan. Kita masih punya 48 hektar tanah yang harus ditata, termasuk pengelolaan sampah organik dan nonorganik secara profesional,” katanya.

Selain itu, Wawan menyampaikan untuk mendorong inovasi dalam pengelolaan Badan Layanan Umum (BLU), peningkatan kualitas bahasa, serta penguatan sarana dan prasarana akademik.

“Cari terobosan agar BLU kita tidak standar. Perkuat kualitas bahasa dan fasilitas pendukung akademik lainnya,” tutupnya.

Reporter: Mg_Lapina
Editor: Tiara

Pembukaan Kukerta Reguler 2025, Hanya Satu Perwakilan Tiap Kelompok yang Hadir

0

Serang, lpmsigma.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten resmi membuka kegiatan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Reguler pada 15 Juli 2025. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pembukaan kali ini hanya dihadiri oleh satu orang perwakilan dari setiap kelompok. Acara berlangsung di Aula Rektorat Lantai Tiga UIN SMH Banten.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Hunainah, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Kukerta tahun ini melibatkan 1.021 mahasiswa dari berbagai fakultas. Para peserta akan disebar ke tujuh kecamatan, empat di Kabupaten Serang dan tiga lainnya di Kota Serang.

“Peserta yang mengikuti Kukerta Reguler ini berjumlah 1.021, meliputi fakultas FADA, FUDA, FEBI, dan Syariah, yang hari ini akan dilepas ke tujuh kecamatan, empat di Kabupaten Serang dan tiga di Kota Serang,” kata Hunainah.

Namun, keputusan ini menuai kritik. Awan, salah satu mahasiswa peserta Kukerta, mempertanyakan kebijakan pembukaan yang hanya menghadirkan perwakilan. Ia menilai keputusan itu tidak adil.

“Nggak adil jika pembukaan hanya dihadiri perwakilan. Kenapa nggak semuanya aja?” ujarnya.

Ia juga menyoroti perbedaan perlakuan antara Kukerta Reguler dan program serupa lainnya. Menurutnya, Kukerta Reguler tampak dianaktirikan jika dibandingkan dengan Kukerta Tematik Halal, Kukerta QRIS, maupun PLP Tarbiyah yang memiliki pembukaan megah.

“Masa Kukerta Tematik kayak QRIS dan Halal, serta PLP Tarbiyah dibuka megah, giliran Reguler cuma diwakilkan?” tutupnya.

Reporter: Enjat

Kukerta 2025 Soroti Pentingnya Kolaborasi antara Kampus, Pemerintah, dan Masyarakat

0

Serang, lpmsigma.com – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten secara resmi melepas 1.021 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Reguler 2025. Pelepasan yang berlangsung di Aula Rektorat lantai tiga ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan masyarakat sebagai kunci keberhasilan pengabdian, pada Senin (15/07).

Acara ini juga turut dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Wakil Wali Kota Serang, perwakilan Bupati Serang, para camat dari wilayah Kabupaten dan Kota Serang, serta dosen pembimbing lapangan (DPL) dan perwakilan peserta Kukerta Reguler 2025.

Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis, menyoroti pentingnya kolaborasi antara kampus dan pemerintah dalam menjawab tantangan sosial masyarakat. Ia menyebutkan bahwa Kukerta harus dimaknai sebagai ruang kontribusi mahasiswa yang lebih dari sekadar program akademik, tapi juga untuk menciptakan solusi konkret bagi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat lokal di Banten dalam program pengabdian langsung di lapangan.

“Kolaborasi ini bukan hanya tentang mahasiswa yang turun ke desa, tapi bagaimana pemerintah dan kampus bersatu untuk membentuk generasi yang peka terhadap problematika sosial di masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Hunainah, selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN SMH Banten dalam sambutannya, ia juga turut menekankan pentingnya kolaborasi dari berbagai pihak dalam menyukseskan program Kukerta, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga internal kampus.

“Sesuai dengan temanya, kata sinergi menjadi kunci untuk suksesnya pelaksanaan sebuah kegiatan. Sebab, rasanya mustahil akan suksesnya kegiatan Kukerta ini jika melibatkan satu pihak saja, jadi sudah pasti sangat penting adanya kolaborasi dari berbagai banyak pihak nantinya,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa, dimulainya program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) ini dapat menjadi pijakan awal bagi para mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat serta menunjukkan sikap yang progresif.

“Tentunya, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada para peserta agar dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat di lapangan dan berprogresif,” tutupnya.

Reporter: Frida
Editor: Enjat

Analisis Data Laporan Wisuda Sarjana ke-40 UIN SMH Banten

0

Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, dalam rangka wisuda Sarjana ke-40 melepas sebanyak 908 mahasiswa di gedung  Convention Center Hall pada sabtu 12 Juli 2025.

Tim Penelitian dan Pengembangan (LITBANG) mendapatkan data dalam laporan wisuda sarjana mengenai jumlah mahasiswa dan waktu kelulusan. Dari total 908 mahasiswa Sarjana (S1), 575 atau 63,33% di antaranya adalah perempuan dan 333 atau 36,67% adalah laki-laki, menunjukkan dominasi mahasiswi dalam data wisuda sarjana ke-40 di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Dalam hal pencapaian akademik, mahasiswa menunjukkan kinerja yang luar biasa. Dari 908 wisudawan, sebanyak 818 mahasiswa berhasil meraih IPK 3.50 atau lebih tinggi, menunjukkan akademik yang sangat baik. Sebanyak 82 mahasiswa memiliki IPK antara 3.25 hingga 2.49, sementara itu, hanya 9 mahasiswa yang memiliki IPK di bawah 3.25.

Disisi lain, waktu kelulusan juga memiliki pola yang bervariasi dapat diamati dari total 908 wisuda, 204 mahasiswa mampu menyelesaikan studinya lebih cepat dalam 8 semester,  sementara 405 mahasiswa berhasil lulus dalam 10 semester, 127 mahasiswa lulus dalam 12 semester dan 172 mahasiswa lulus dalam 14 semester, mencerminkan dedikasi dan ketekunan mereka dalam menyelesaikan pendidikan.

WhatsApp Image 2025 07 14 at 21.06.49 4c15d8f7 scaledWhatsApp Image 2025 07 14 at 21.06.49 738e8779 scaled

UIN SMH Banten Tetapkan 8 Mahasiswa Terbaik Universitas

0

Serang, lpmsigma.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasannudin (SMH) Banten tetapkan 8 mahasiswa terbaik dengan predikat pujian, pada wisuda Sarjana ke-40 dan Pascasarjana ke-26, bertempat di gedung Convention Center Hall lt. 2, Sabtu (12/07).

Arini, salah satu wisudawan terbaik dari jurusan Pendidikan Bahasa Arab turut menyampaikan perasaannya, ia merasa sangat bahagia dan terharu dapat dinobatkan sebagai lulusan terbaik di tingkat universitas dan dinobatkan sebagai Hasanuddin Muda.

“Dengan diiringi doa dari kedua orang tua, akhirnya jerih payah ini terbayarkan. Jelas sangat senang, terharu, sekaligus bangga karena bisa menjadi wisudawan terbaik dari 906 wisudawan lainnya sehingga dinobatkan menjadi Hasanuddin Muda,” ucapnya.

Ia juga memberikan motivasi, bahwa untuk meraih Hasanuddin Muda diperlukan belajar dengan giat dan cepat dalam mengerjakan skripsi.

“Untuk teman-teman, selesaikanlah apa yang sudah kita mulai, jangan pernah berhenti melanjutkan pekerjaan yang sudah kita mulai sejak awal,” katanya.

Adapun berikut beberapa deretan wisudawan terbaik sarjana dengan predikat pujian dari total 906 wisudawan sarjana dan 56 wisudawan pascasarjana:

1. Zulkarnain, mahasiswa Pascasarjana jurusan Hukum Keluarga Islam (HKI) dengan IPK 3,96.
2. Nuroh, mahasiswi Pascasarjana jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dengan IPK 3,93.
3. Arini Fitrota Millati, mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dengan IPK 3,91.
4. Sri Puji Mulyati, mahasiswi jurusan Hukum Keluarga Islam (HKI) dengan IPK 3,85.
5. Salma Anggita Chania, mahasiswi jurusan Aqidah Filsafat Islam (AFI) dengan IPK 3,86.
6. Nabilah Nurul Fitri, mahasiswi jurusan Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) dengan IPK 3,82.
7. Karina, mahasiswi jurusan Ekonomi Syariah dengan IPK 3,78.
8. Lulu Lutfiah, mahasiswi jurusan Biologi dengan IPK 3,90.

Reporter: Nabel
Editor: Lydia