Beranda blog Halaman 42

Pentingnya Public Speaking bagi Jenjang Karir Mahasiswa

0

Public speaking atau berbicara di depan umum adalah keterampilan yang penting dalam berbagai aspek kehidupan, baik itu dalam dunia profesional, akademik, atau sosial. Pada dasarnya, public speaking adalah kemampuan untuk menyampaikan pesan secara efektif kepada audiens yang lebih luas dengan tujuan untuk menginformasikan, meyakinkan, atau menghibur.

Dalam konteks profesional, kemampuan public speaking sering kali menjadi penentu kesuksesan dalam presentasi bisnis, rapat, atau negosiasi Dalam konteks akademik, ini penting untuk presentasi penelitian atau pemaparan ide-ide di depan kelas. Dalam konteks sosial, public speaking dapat membantu seseorang mempengaruhi opini, memotivasi orang lain, atau menyampaikan pesan yang penting secara efektif.

Public speaking harus bisa di kuasai oleh para mahasiswa karna bisa mendukung jenjang karir yang meyakinkan, karena berbicara di depan banyak orang adalah sebuah seni yang harus ditanamkan dalam diri untuk menunjang segala profesi.

Dikutip dari jurnal “Public Speaking Dan Konstribusinya terhadap Kompetensi Dai” oleh Siti Asiyah, berikut adalah beberapa manfaat public speaking bagi mahasiswa yang perlu kalian ketahui:

1. Mempermudah untuk menjelaskan sesuatu ketika sedang presentasi.

2. Membantu untuk mempermudah komunikasi ketika sedang berbicara dengan teman, dosen dan lainnya.

3. Memperbaiki kemampuan seni berbicara.

4. Membantu memperbaiki kemampuan diri pribadi dalam bersosial.

5. Memahami permasalahan dan mampu menyelesaikan masalah.

Memahami dasar-dasar public speaking serta berlatih secara teratur dapat membantu seseorang merasa lebih nyaman dan percaya diri saat berbicara di depan umum.

Secara keseluruhan, public speaking adalah keterampilan yang dapat dipelajari dan ditingkatkan, dan kemampuannya untuk mempengaruhi dan menginspirasi orang lain menjadikannya salah satu keterampilan komunikasi yang paling berharga.

Penulis: Mg_Nabel
Editor: Lydia

Peringati Hari Kunjung Perpustakaan, Dinas Perpustakaan Serang Gelar Festival Literasik

0

Serang, lpmsigma.com – Dinas Perpusatkaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Serang menggelar Festival Literasik mulai tanggal 11 sampai 15 September 2024, bertempat di Pendopo Kabupaten Serang. Festival Literasi ini bertujuan untuk meningkatkan minat literasi pada Masyarakat Serang, pada Rabu (11/09).

Selain itu, festival literasi ini tak hanya untuk memperingati Hari Kunjung Perpustakaan. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan seperti “Peluncuran 100+ Perpustakaan Desa Digital, Tebar Buku, Bazar Buku Murah Berkualitas, Bincang Literasi, dan Aneka Lomba”.

Ratu Tatu Chasanah, selaku, Bupati Kabupaten Serang, mengungkapkan bahwa digitalisasi ini bertujuan untuk semakin mempermudah para masyarakat dalam membaca karena sudah di sediakan Perpustakan Digital yang berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Serang.

“Literasi ini masih menjadi permasalahan yang besar bagi kita semua, karena bagi beberapa orang, literasi bukanlah budaya. Permasalahan ini menjadi tugas kita semua, bukan hanya menjadi tugas Dinas Perpustakaan saja. Oleh karena itu, saat ini kita mulai menempatkan perpustkaan di desa-desa agar lebih mudah di jangkau oleh masyarakat,” ungkapnya.

Dinas Perpustakan dan Kearsipan Kabupaten Serang juga sudah melaksanakan uji coba perpustakaan digital yang mulai diterapkan pada 100 Desa. Buku-buku tersebut di harapkan mampu menunjang para masyarakat nantinya.

Selain itu, Aber Nurhadi, selaku, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Serang mengungkapkan bahwa tujuan diadakannya peluncuran Perpustakaan Digital ini adalah agar masyarakat serang mampu menyeimbangi teknologi digital yang kini sudah mulai berkembang.

“Tujuan lain dengan diadakannya peluncuran Perpustakaan Digital ini adalah agar untuk meningkatkan kegemaran membaca pada masyarakat karena saat ini perpustakaaan sudah memiliki versi digital yang bisa di kunjungi kapan saja dan di mana saja” ujarnya.

Adapun di akhir acara ia juga mengungkapkan harapan dari peluncuran Perpustakan Digital ini agar dengan diberikannya Perpustakaan Digital yang sudah disertai dengan E-Book ini mampu menambah Tingkat minat baca pada Masyarakat serang.

“Harapannya semoga dengan adanya Perpustakaan Digital yang sudah di sertai E-Book ini dapat meningkatkan minat baca masyarakat di desa-desa karena kita sudah mengupayakan peluncuran Perpustakaan Digital,” ujarnya.

Reporter: Mg_Nabel
Editor: Rubbi

Memaknai Arti Perpisahan Lewat Lagu Die With a Smile

0

“Die With a Smile” sebuah lagu yang ditulis serta dinyanyikan langsung oleh Bruno Mars dan Lady Gaga, vidio klip single kolaborasi ini di sutradarai oleh Bruno Mars bersama dengan Daniel Ramoes. Sejak 16 Agustus perilisan lagu ini berhasil memuncak dengan mencapai lebih dari 59 juta viewers di YouTube serta masuk dalam top 50 Spotify.

Uniknya, aransemen lagu ini dibuat dengan genre balada pop yang mampu memanjakan telinga pendengar serta dapat mengajak pendengar bernostalgia pada tahun 60-an hingga 70-an. Terlebih lagi dengan gaya fashion retro yang di gunakan dalam vidio klipnya menambahkan kesan klise pada era ini.

Lagu tersebut mengisahkan tentang ketulusan cinta seseorang pada kekasihnya, makna dibalik lagunya pun sangat dalam dan romantis. Di lirik penggalan lagu “where you and I had to say goodbye” mengartikan walaupun harus berpisah tetapi cinta abadi mereka selalu dapat diabadikan.

Judul lagu “Die with a Smile” jika di terjemahkan yaitu “Mati dengan senyuman” makna dari judul tersebut menggambarkan keseluruhan liriknya yang menyiratkan rasa cinta terhadap kekasih nya yang sangat mendalam. Metafora tersebut digunakan seakan-akan dengan kekuatan cinta dapat memberikan senyuman walaupun di keadaan yang sulit.

Makna di dalam lagu “Die With a Smile” sendiri selain mengungkapkan perasaan cinta terhadap kekasihnya, tetapi lewat lagu ini juga meyakini kita tentang adanya perpisahan. Ketika kita sedang mencintai seseorang tetapi perpisahan menyertai, cinta tetap kuat mencintai bahkan keinginan untuk selalu bersama dengan orang yang dicintai hingga akhir ajal menjemput. Dan lagu ini mengajak kita semua untuk menghargai waktu disaat bersama pasangan kita.

Penulis: Mg_Aida
Editor: Tiara

Solidaritas DEMA-U Dipertanyakan, Buka Rekrutmen Berulang Kali

0

Serang, lpmsigma.com – Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin Banten (DEMA-U), dituding tidak solidaritas dikarenakan melakukan rekrutmen anggota baru sebanyak tiga kali dalam satu periode, Selasa (10/09).

Bonsu, selaku Koordinator Umum Forum Silaturahmi Organisasi Eksternal (FSOE), menilai langkah DEMA-U membuka rekrutmen berulang kali justru memberikan kesan negatif terhadap solidaritas organisasi.

“Seharusnya DEMA-U lebih fokus pada kekompakan internal, bukan menambah anggota baru. Hal ini membuat mahasiswa berpandangan negatif terhadap DEMA-U,” ujarnya.

Selain itu, Ia juga mempertanyakan tupoksi dari jajaran Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), Dewan Eksekutif Fakultas (DEMA- F), Senat Mahasiswa Fakultas (SEMA-F), DEMA-U dan SEMA-U yang tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap permasalahan mahasiswa di kampus.

“Tupoksi dari jajaran DEMA-U, SEMA-U, baik dari fakultas dan Jajaran HMPS tidak terasakan oleh banyak mahasiswa, seperti masih banyaknya keluhan perihal UKT, akademik dan permasalahan lain yang dirasa penting untuk diperhatikan oleh jajaran internal kampus,” ucapnya.

Disamping itu, Bagas, selaku Ketua DEMA-U menanggapi, bahwasannya rekrutmen berulang kali dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa dalam berproses tanpa ada perbedaan latar belakang.

“Alasannya, karena kami ingin membuat sebuah wadah untuk berproses kawan-kawan mahasiswa tanpa ada sekatan background organisasinya,” ujar Bagas.

Lalu Ia juga menambahkan, terkait sebagian anggota kepengurusan yang di reshuffle karena kinerja anggota yang kurang maksimal sehingga perlu dilakukan reshuffle.

“Terkait reshuffle, hal ini memang perlu dilakukan, karena jika ada anggota yang tidak aktif, harus disikapi secara bijak. Ketidakaktifan seseorang setelah diberikan amanah harus ditangani dengan tepat,” tutupnya.

Reporter: Alif
Editor: Nazna

Jejak Peradaban Tionghoa di Tangerang

0

Kawasan Cina Benteng di Tangerang menyimpan nilai sejarah yang tinggi. Dikutip dari jurnal yang ditulis oleh Eko Jumantoro, Abdul Hamid, dan Hasuri Wadeh dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, sejumlah bangunan di kawasan ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah. Terletak di Pasar Lama, kawasan ini tidak hanya dikenal sebagai destinasi kuliner tetapi juga sebagai tempat wisata religi, budaya dan sejarah.

Pecinan Cina Benteng berperan penting dalam perkembangan masyarakat Tionghoa di Tangerang. Banyak bangunan di sana yang menyimpan cerita dan memiliki keunikan arsitektur. Namun, sebagian dari peninggalan bersejarah ini terabaikan di tengah pertumbuhan ekonomi yang pesat. Diharapkan pengembangan kawasan ini sebagai objek wisata dapat membantu melestarikan sejarah Cina Benteng.

Salah satu bangunan ikonik dari sejarah Cina Benteng adalah benteng yang menjadi pusat peradaban Kota Tangerang. Didirikan pada pertengahan abad ke-17 dengan arsitektur khas Tionghoa, benteng ini merupakan saksi bisu sejarah awal kedatangan nenek moyang masyarakat Tionghoa di Tangerang. Peristiwa ini diyakini bermula dari pendaratan rombongan yang dipimpin oleh Cheng Ci Lung pada tahun 1407, bagian dari ekspedisi Laksamana Cheng Ho ke Laut Selatan.

Kini benteng yang berada di Jalan Cilame No. 20, Pasar Lama, Tangerang, dijadikan museum. Museum Benteng Heritage ini menyimpan berbagai artefak bersejarah yang mencerminkan kekayaan budaya Tionghoa. Museum ini berfungsi menjaga jejak peradaban Tionghoa di Tangerang.

Penulis : Mg_Ikhda
Editor : Rubbi

UIN Banten Hadirkan UEA guna Meningkatkan AI dan Teknologi di Kampus

0

Serang, lpmsigma.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, mengadakan Studium bertemakan “The UAE’S Experience In Advancing Artificial Intelligence And Technology” yang bertempat di Auditorium Rektorat kampus dua, pada Senin (09/09).

Abdulla Salem Aldhaheri, selaku Ambassador of Uni Emirat Arab (UEA), mengungkapkan bahwa UEA sangat serius dalam pengembangan dan penerapan kecerdasan buatan. Hal ini dibuktikan dengan adanya sektor luar angkasa aktif terbesar di Teluk dan Timur Tengah.

“Keinginan UEA dalam meningkatkan AI dan teknologi juga dibuktikan melalui pendirian Universitas kecerdasan buatan Mohammed Bin Zayed University Artificial Intelligence (MBZUAI) pada Oktober 2019” ujarnya.

Ia juga menambahkan, UEA memperkirakan bahwa pada tahun 2030, kecerdasan buatan akan berkontribusi sebesar USD 15,7 triliun terhadap ekonomi global, yang meningkatkan PDB UEA sebesar 35 persen dan mengurangi biaya pemerintah sebesar 50 persen.

“Dengan adanya kolaborasi ini, berpotensi menciptakan manfaat bersama di berbagai bidang. Dengan adanya hubungan bilateral ini, menjadi solusi baru dan berkontribusi pada masa depan yang lebih sejahtera dan berkelanjutan bagi Indonesia dan Uni Emirat Arab,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Wawan Wahyudin selaku Rektor UIN SMH Banten, menuturkan bahwa pentingnya penerapan kecerdasan buatan untuk proteksi terhadap kurikulum negara.

“Kita ingin menggali penerapan kecerdasan buatan yang telah digagas oleh negara Uni Emirat Arab, agar ada perlindungan dan proteksi terhadap kurikulum negara kita,” tuturnya.

Reporter: Mg_Fadly
Editor: Rubbi

Mahendra dan Lukanya

0

Oleh: Adinda Syaharani Syam mahasiswa fakultas Sains dan Teknologi

Sebulan yang lalu, liburan di pantai favorit Mahendra yang seharusnya menjadi kenangan indah justru berubah menjadi bencana. Ombak dahsyat mengubah malam penuh harapan menjadi malam penuh kepedihan. Mahendra, yang biasanya merasakan kebahagiaan dari pantai yang tenang, kini harus menghadapi kenyataan pahit. Karena pantai itulah ia kehilangan segalanya, keluarga yang dicintai dan kebahagiaan yang diharapkannya.

Malam itu, Mahendra yang buta, adiknya Dirga, dan ibu mereka berlari meninggalkan pantai. Suasana tegang dan panik menyelimuti mereka saat ombak semakin mendekat, mengancam segala sesuatu di sekelilingnya. Mahendra yang tidak bisa melihat dan hanya bergantung pada adiknya, Mahendra merasa tidak berdaya. Dirga, yang mengerti bahwa sang Kakak kesulitan segera menggendong Mahendra di punggungnya dan berlari secepat mungkin. Dengan tangan kanannya, Dirga menggenggam tangan ibu mereka, berusaha menjaga mereka semua tetap bersama. Namun, dalam kekacauan dan kerumunan orang-orang yang melarikan diri, genggaman itu terlepas.

“Pergi, tinggalkan saja Ibu, selamatkan diri kalian,” kata ibu mereka, suaranya terdengar samar di antara teriakan dan kekacauan. Kata-katanya menjadi perintah terakhir, sebelum menghilang ditengah kericuhan.

Di tengah air yang semakin cepat naik, Dirga berlari dengan air mata yang tak henti-hentinya mengalir. Mahendra, yang hanya bisa merasakan ketegangan dan kesakitan melalui suara dan sentuhan, menangis tanpa suara di balik punggung adiknya. Mereka akhirnya menemukan tim penyelamat yang sedang mengevakuasi orang-orang. Dengan sisa tenaganya, Dirga membawa Mahendra menuju mobil penyelamat, membawa sang Kakak masuk ke dalam kendaraan dengan segala upaya.

Namun, air terus mengejar mereka. Dirga, dengan panik bergegas naik dan menutup pintu mobil, lalu memberi isyarat kepada sopir untuk pergi sebelum air menyentuh kendaraan. Dirga memeluk sang kakak, mencoba untuk menenangkannya.

“Kak, ada Dirga di sini, semua akan baik-baik saja,” ucap Dirga dengan suara setenang mungkin, ia terus memeluk sang kakak.

“Dirga janji ya, jangan tinggalin Mahen seperti Ayah dan Ibu,” ucap Mahendra dengan isak tangis yang begitu pilu.

Dirga hanya tersenyum, meskipun hatinya terasa hancur. Nyatanya, semenjak ia berlari sambil menggendong sang kakak dan berdesakan dengan kerumunan, dadanya terasa sesak dan napasnya tidak seperti biasanya. Kini Dirga hanya berharap apa pun yang terjadi padanya kelak, sang kakak harus tetap aman.

Hari demi hari berlalu, air secara perlahan kembali tenang. Selama itu pula, Dirga merawat sang kakak dengan sangat baik. Di posko penyelamatan, Ia selalu berada di sisi Mahendra, tidak membiarkannya kesusahan. Mahendra merasa sangat bersyukur memiliki adik seperti Dirga, meskipun kedua orang tua mereka sudah tiada.

Sebulan kemudian, dokter yang bertugas di posko mendekati Mahendra.

“Mahendra, apa kabar?” tanya dokter.

“Baik, Dok. Kondisiku semakin baik,” jawab Mahendra.

“Syukurlah. Dirga bagaimana?” tanya dokter sambil menatap Dirga

“Baik, Dok,” jawab Dirga.

“Mahendra, aku ada kabar baik. Kami beberapa hari yang lalu, atas permintaan Dirga, mencarikan pendonor mata untukmu, dan kami menemukannya. Bagaimana jika kita lakukan operasi minggu depan di rumah sakit?”

“Sungguh? Aku bisa melihat lagi? Iya, aku mau!” Mahendra sangat senang mendengar kabar itu.

Setelah mengobrol cukup lama, dokter pun pamit pergi.

“Dirga, kakak akan bisa melihat. Kakak bisa melihat wajah Dirga yang sekarang. Terakhir kali aku melihat wajahmu saat kita masih SD,” ucap Mahendra, meraba keberadaan wajah sang adik.

Dirga pun mengarahkan tangan kakaknya ke arah wajahnya.

“Dirga ikut senang, kak. Senang sekali.”

“Terima kasih sudah meminta mereka mencarikan pendonor mata untukku”

“Iya sama-sama Kak, janji sama Dirga yah setelah bisa melihat nanti Kakak harus hidup dengan bahagia” kata Dirga sambil mengelus wajah sang Kakak

Mahendra hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.

“Kak, kuharap senyuman mu tidak akan pernah pudar. Aku harap binar bahagia di mata mu akan selalu bersinar ” kata Dirga dalam hati.

Akhirnya hari yang di nantikan Mahendra tiba. Hari operasi matanya.

“Dirga boleh ikut masuk Dok? ” tanya Mahendra

“Tidak, Dirga akan tunggu di luar” jawab dokter

“Tapi… ” ucap mahendra sedikit ragu

“Kakak, tenang yah. Dirga akan selalu ada di sisi Kakak. Sekarang masuk yah”

Akhirnya Mahendra masuk ke ruang operasi. Operasinya berjalan dengan lancar. Butuh beberapa jam untuk mahendra kembali sadar.

Perlahan Mahendra membuka matanya, Ia mengerjapkan mata dan melihat sekeliling, namun ia tidak menemukan kehadiran seseorang yang sangat ingin dia lihat wajahnya.

“Mahendra, bagaimana apa semuanya baik? ” tanya Dokter

“Baik Dok” jawab Mahendra dengan senyuman

“Dirga dimana Dok?, apa dia masih di luar? ” tanya Mahendra

“Ini dia titip surat untuk kamu”, ucap sang dokter sebelum pergi meninggalkan ruangan

Mahendra tertawa kecil, Ia berpikir bahwa adiknya ini lucu. Untuk apa Ia mengirim surat kan bisa menemuinya secara langsung.

“Dia itu ada-ada saja” ucap Mahendra sambil membuka amplop surat itu.

Di amplop tertulis surat untuk kakak hebat dari adik kecilnya.

“(●’◡’●)ノ Hi, gimana penglihatannya baguskan?, tentu bagus karena aku menjaga mata itu dengan sangat baik. Kakak tenang saja aku sering makan sayur jadi matanya pasti sehat. Kakak kaget yah? Jangan menangis Kak, ini keputusan ku sendiri. Lagi pula memang sudah takdirnya aku harus pergi, Dokter bilang ada gangguan di sistem pernapasan ku, ada semacam penyumbatan, dan Kakak tau ternyata penyumbatan itu sudah lama berdiam di tubuhku karena itu kata dokter sudah terlambat untuk melakukan operasi, jadi aku memutuskan untuk merawat kakak dengan baik sebelum aku pergi menyusul Ayah dan Ibu. Lalu aku berpikir untuk mendonorkan mataku untuk mu, karena itu aku bertemu dokter dan mengatur jadwal operasi Maaf Kak aku tidak bisa merawat Kakak lagi. Tapi aku tidak ingkar janji, aku tetap mendampingi kakak lewat mata itu. Oh iya aku juga memasukan foto kita, aku dan kakak, kakak bisa melihat wajahku dari foto itu. Kak tepati janjinya yah, hidup dengan bahagia dan sehat. Aku sayang sekali pada mu. Dari adik kecilmu, Dirga”.

Mahendra menangis begitu pilu setelah membaca surat sang adik, lagi dan lagi Ia harus merasakan kehilangan, setelah kehilangan ayahnya saat kecil, kehilangan ibunya seminggu lalu dan kini ia harus kehilangan adiknya juga. Ia tatap foto yang ditinggalkan adiknya, hatinya terasa sesak sekali. Andai ia tidak buta, adiknya tidak perlu melakukan hal ini dan ia bisa membantu sang adik menjaga ibu, hingga ibu tidak akan tertinggal di kerumunan.

Setahun berlalu, Mahendra sudah kembali ke rumah kecil milik keluarganya, rumah yang penuh kenangan ia, Dirga, Ibu dan Ayah. Mahendra mencoba untuk menata kembali hidupnya. Dan hari ini ia memutuskan untuk pergi ke makam Ayah, Ibu dan Adiknya.

Sore hari Mahendra sampai di pemakaman umum tempat keluarganya dimakamkan kan, Ia menaburkan bunga dan menyiramkan air.

“Hi, kalian apa kabar? , maaf aku baru sanggup kesini setelah setahun lamanya. Ayah, apa sudah bertemu Ibu dan Dirga? Dirga terima kasih yah, berkat kamu aku bisa melihat dunia, sekali lagi terima kasih. Aku kesini juga ingin meminta izin untuk pamit pergi. Maafkan aku, sekali lagi maaf karena jadi anak yang tidak berguna dan kakak yang tidak bisa diandalkan. Aku pergi selamat tinggal”.

Mahendra pun pergi meninggalkan makam keluarganya.

Malam pun tiba
Kini, Mahendra berdiri di tepi pantai yang dulunya penuh kebahagiaan. Ia memutuskan untuk pergi ke pantai favoritnya, tempat dimana kejadian mengerikan itu terjadi. Kini ia bisa melihat pemandangan langit malam yang penuh bintang, suara air yang dulu membuatnya merasa tenang, kini hanya mengingatkan pada rasa sakit yang mendalam.

“Dulu aku suka sekali pantai, tapi sekarang aku membencinya. Suara air yang dulu selalu berhasil membuatku tenang kini hanya mengingatkan ku pada rasa takut” ucap Mahendra dengan suara pilu. Dalam malam yang sepi, ia merasakan betapa besar luka yang tersisa di hatinya. Pantai yang dulu penuh dengan kenangan bahagia kini hanya menyisakan duka yang mendalam.

Dengan penuh rasa sakit, Mahendra menggerakkan langkahnya menjauh dari pantai, meninggalkan tempat yang kini hanya menyimpan kenangan akan kehilangan yang tidak akan pernah bisa dilupakan.

Malam itu ia kembali ke rumahnya, menulis beberapa kata di selembar kertas, ia mengambil satu botol kecil dan meminumnya, lalu ia baringkan tubuhnya yang lelah di kasur kedua orang tuanya.

2 hari berlalu, warga menemukan tubuh Mahendra yang sudah tidak bernyawa terbaring di kasur dengan selembar kertas disampingnya.

“Ayah, Ibu dan Dirga, maaf, maaf, maaf. Aku sudah mencoba, namun aku tidak sanggup, luka di hatiku tak pernah membaik, justru luka itu semakin besar. Maafkan aku karena memilih jalan ini, tapi kesendirian dan rasa sepi yang kurasakan membuatku tak tahan. Dirga maaf karena Kakak lebih memilih kegelapan dibandingkan cahaya yang kau berikan. Aku pamit, aku berharap dikehidupan selanjutnya kita akan jadi keluarga dengan akhir yang bahagia”. Mahendra

Itulah yang tertulis di kertasnya, warga bergegas menelpon polisi dan ambulan untuk mengevakuasi jasad Mahendra. Dan di ketahui bahwa Mahendra meminum sianida untuk mengakhiri hidupnya.

JPO Kota Serang Memprihatinkan, Masyarakat Minta Segera Diperbaiki

0

Serang, lpmsigma.com – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di alun-alun Kota Serang kini dalam kondisi memperihatinkan. Pasalnya, banyak masyarakat yang mengeluhkan jembatan penyeberang jalan ini berlubang yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat yang melintasinya.

Firman, sebagai seorang pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar JPO, mengungkapkan bahwa kerusakan jembatan sudah terjadi sejak sekitar empat bulan lalu.

“Sudah lama berlubang, mungkin sekitar empat atau lima bulan lebih,” ujarnya Jum’at (06/09).

Ia juga menambahkan bahwa kondisi jembatan berlubang ini sangat mengganggu, terutama karena banyak warga yang melintas dari arah alun-alun menuju Ramayana, termasuk anak-anak saat hari Minggu.

“Rasanya risih, apalagi kalau hari Minggu, banyak anak kecil yang lewat. Seharusnya jembatan ini segera diperbaiki, karena ini kan fasilitas umum untuk orang banyak,” tambahnya.

Irma, sebagai seorang pengunjung dari Bandung, juga mengaku lebih memilih menyeberang lewat zebra cross daripada menggunakan JPO.

“Saya lebih nyaman menyeberang lewat zebra cross daripada JPO, tapi jujur saya tetap merasa was-was saat menyeberang,” ungkapnya.

Ia juga berpendapat, bahwa fasilitas publik di Kota Bandung terasa lebih maju dibandingkan dengan di Kota Serang.

“Saya merasa Bandung jauh lebih nyaman. Mungkin karena Bandung sudah lebih maju, sedangkan Serang masih dalam tahap berkembang, jadi terlihat perbedaannya,” tutupnya.

Reporter: Najib
Editor: Nazna

3 Rekomendasi User Instagram untuk Melatih English Skills

0

Bahasa Inggris merupakan bahasa yang universal, karena digunakan oleh sebagian besar negara di dunia sebagai bahasa utama. Beberapa negara, terutama negara-negara bekas koloni Inggris, menempatkan bahasa Inggris sebagai second laguange setelah bahasa asli negara mereka.

Menurut Jurnal Warta dengan judul “Pentingnya Pembelajaran Bahasa inggris di Sekolah” karya Byslina Maduwu, bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa Internasional yang penting untuk dikuasai atau dipelajari.

Tidak sedikit orang yang belum memahami bahasa Inggris dengan baik, bahkan terkadang masih kesulitan untuk belajar, terutama perihal Grammar. Banyak yang masih tidak paham dengan penggunaan Grammar, sehingga sulit untuk mengerti bahasa Inggris.

Oleh sebab itu, berikut ini 3 rekomendasi user Instagram untuk melatih English Skills yang mudah dipahami serta bisa diakses kapan saja.

1. Carokowanzenglish

Username ini menyajikan konten menarik berbentuk video. Content creator membuatnya sambil ber-akting dan isi video tersebut mempunyai cerita yang berbeda beda. Penjelasannya yang diberikan pun sangat detail dan simple.

2. Englishfuns

Content creator dari username ini adalah anak kecil dari China. Ia membuat konten belajar bahasa Inggris dengan penjelasan yang sangat mudah untuk dipahami setiap kalangan. Tidak hanya itu, ia juga menggunakan ilustrasi di setiap video kontennya dan memperagakan setiap contoh kalimat agar lebih mudah untuk diingat.

3. Learn_english52

Username yang satu ini untuk melatih listening skill bahasa Inggris. Konten yang disajikan pun diambil dari cuplikan scene film atau tv series luar negeri. Di dalam videonya akan diberikan beberapa opsi untuk kita memilih kalimat mana yang sesuai dengan isi scene percakapan tersebut.

Nah Itulah SiGMAnia, tiga rekomendasi user instagram bagi yang mau melatih English skills serta meningkatkan pengetahuan bahasa Inggris, semoga membantu!

Penulis: Mg_Aura
Editor : Lydia

Proses Pembangunan Ma’had 2 Sudah Dimulai, Diperkirakan 150 Hari Selesai

0

Serang, lpmsigma.com – Proses pembangunan Ma’had 2 di UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten sudah dimulai, dengan lokasi yang bersebelahan dengan Ma’had lama. Proyek ini diperkirakan akan selesai dalam waktu 150 hari dan didukung oleh Rektor serta beberapa donatur lainnya. Ma’had 2 ini diprioritaskan untuk menampung mahasiswa baru pada tahun ini, Rabu (03/09).

Masrukhin, selaku Kepala Ma’had, menjelaskan bahwa tujuan utama dari pembangunan Ma’had dua ini adalah untuk menampung lebih banyak mahasiswa baru UIN SMH Banten.

“Idealnya, semua mahasiswa baru yang berjumlah 2.508 harus tinggal di Ma’had. Tetapi, dengan kondisi Ma’had yang ada saat ini, hanya 175 mahasiswa, baik itu putra maupun putri yang dapat ditampung,” ujar Masrukhin.

Ia juga menyampaikan, bahwa pembangunan Ma’had 2 ini merupakan langkah bertahap dari pihak universitas untuk meningkatkan kapasitas asrama.

“Pembangunan Ma’had 2 ini diharapkan dapat menampung semua mahasiswa baru UIN SMH Banten, khususnya semester satu dan dua,” ucapnya.

Masrukhin menegaskan, Ma’had baru ini akan memiliki fasilitas yang sama dengan Ma’had sebelumnya.

“Terkait fasilitas masih sama dengan fasilitas di Ma’had sebelumnya,” jelasnya.

Jamilah, sebagai pengurus asrama putri dari jurusan Bimbingan dan Konseling Islam, menyampaikan harapannya terkait pembangunan Ma’had 2 ini agar fasilitasnya dapat lebih diperhatikan dan ditingkatkan

“Saya berharap Ma’had yang baru ini dapat lebih memperhatikan fasilitas dan aspek-aspek penting lainnya dibandingkan Ma’had yang lama. Semoga kualitas pembangunan dan fasilitasnya lebih baik, sehingga dapat menampung lebih banyak mahasiswa, terutama mahasiswa semester 1 dan 2,” ungkap Jamilah.

Reporter: Mg_Ikhda
Editor: Nazna