Beranda blog Halaman 66

Ma’rifah: Pemerintah Perlu Beri Dukungan Penuh dalam Perekonomian Syariah

0
Perekonomian Syariah

Serang, lpmsigma.com – UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali melaksanakan Studium Generale yang dilaksanakan di gedung Multifunction Hall kampus dua, pada Rabu (20/09).

Acara ini dibuka oleh Rektor UIN SMH Banten, Wawan Wahyudin, serta dihadiri oleh Warek I, Warek II, Warek III, Ketua Jurusan, Dosen, Penjabat (PJ) Gubernur Banten hingga komisaris utama Askrindo Syariah.

Ma’rifah sebagai komisaris utama Askrindo Syariah, mengatakan pemerintah seharusnya memberikan dukungan penuh terhadap perekonomian syariah, supaya masyarakat. Khususnya masyarakat Banten hidup dalam lingkungan ekonomi syariah.

“Rakyat itu seperti air dan pemerintah seperti perahu, air ini bisa sangat tenang dan bisa menjadi bahaya. Tugasnya adalah tentang bagaimana agar perahu kita bisa menghantarkan masyarakat Banten kepada sebuah ekonomi syariah,” ujar Ma’rifah.

Selain itu Ma’rifah, juga menyampaikan kunci untuk pulihnya perekonomian diantaranya dengan adanya dukungan dari pemerintah kepada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

“Dalam pemulihan ekonomi, terdapat beberapa point penting yaitu melalui peningkatan dukungan UMKM. Inklusi keuangan melalui penggunaan teknologi digital dan instrumen keuangan syariah dalam pemulihan ekonomi hijau (green economy) dengan memfasilitasi dan menyalurkan modal untuk investasi hijau,” jelasnya.

Reporter: Mg_Nabila

Editor: Ima

Muhammad Subhi: Jika Ingin Menjadi Manusia Universal Harus Melalui Jalan Spiritual

0
Manusia Universal

Serang, lpmsigma.com – Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, mengadakan seminar dengan mengusung tema “Doktrin Manusia Universal dalam Antropologi Metafisis Sayyed Hossein Nasr” yang bertempat di Kampus dua Aula Fuda Lantai dua, pada Rabu (20/09).

Muhammad Subhi Ibrahim, sebagai pemateri dalam seminar tersebut menyampaikan ketika manusia ingin menjadi manusia universal harus melalui jalan spiritual.

“Jika ingin menjadi manusia spiritual harus melalui jalan-jalan spiritual, seperti dalam tasawuf ada tiga jalan yaitu jalan ma’rifah atau jalan pengetahuan, mahabah atau jalan cinta dan makhofa atau jalan yang mencerminkan perilaku,” ucapnya.

Selain itu, ia menuturkan bahwa puncak masalah manusia adalah dirinya sendiri dan manusia juga memiliki tiga lapis dalam dirinya.

“Puncak masalah manusia ada pada dirinya sendiri, karena berhadapan dengan dirinya sendiri dan juga manusia terdapat tiga lapis dalam dirinya yakni tubuh, jiwa dan ruh,” tuturnya.

Terakhir, ia menambahkan manusia sudah bersifat spiritual dari awal sebelum diciptakan melalui hembusan ilahi.

“Manusia itu bersifat spiritual dari awal di dalam diri kita, karena ada hembusan ilahi yang diberikan kepada manusia saat diciptakan. Oleh karena itu, manusia adalah spritualitasme,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Mohamad Hudaeri selaku Dekan Fakultas Ushuludin dan Adab, dalam sambutannya mengatakan pemikiran Sayyed Hossein Nasr bahwa peradaban modern mengubah doktrin manusia yang memandang materi sebagai kebahagiaan yang harus dipuaskan apabila materi terpenuhi dan juga letak kebahagiaan manusia ada pada spritualnya.

“Sayyed Hossein Nasr tidak nyaman dengan doktrin manusia yang memandang materi, karena akan menjerumuskan manusia itu sendiri. Maka, butuh cara pandang tradisional yakni manusia spiritual yang terikat dengan hal-hal sifatnya ketuhanan atau keruhanian. Selain itu, letak kebahagiaan manusia ada spritual, manusia bukan makhluk materi yang mencari spiritualitas justru manusia asal usulnya adalah spiritualitas,” ujarnya.

Reporter: Salma
Editor: Een

Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, Wujudkan Masyarakat yang Sejahtera pada Generasi Z

0
Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

1. Sejarah Pengembangan Masyarakat Islam

Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) merupakan Program Studi yang sudah ada sejak tahun 2014 di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, berdiri di bawah Fakultas Usuludin, dakwah dan adab. Program studi ini telah melalui beberapa tahapan, dan diperkuat dengan adanya Keputusan Direktur Kelembagaan Agama Islam, Nomor 376 tentang penyelenggaraan Program Studi Sekolah Tinggi Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Di tahun 2017 Fakultas Usuludin, Dakwah dan Adab mengembangkan fakultas baru menjadi Fakultas Dakwah, berdasarkan PMA No. 23 Tahun 2017 tentang organisasi dan tata kerja UIN SMH Banten. Adapun program studi yang ada di dalamnya adalah; Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan Konseling Islam (BKI), dan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI).

2. Pengertian Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam adalah jurusan yang mempelajari ilmu sosial dan ilmu agama. Jurusan ini bertujuan untuk mengatasi masalah sosial yang ada di kalangan Masyarakat, dan juga memperdayakan Masyarakat, serta melakukan perubahan sosial menuju masyarakat yang diharapkan. Di jurusan pengembangan Masyarakat islam bukan hanya belajar mengenai sosial saja melainkan belajar agama, seperti Bahasa Arab, filsafat, juga ilmu kalam.

Keputusan untuk memilih prodi pengembangan Masyarakat ini adalah suatu pilihan yang sangat tepat bagi kalian untuk mengetahui permasalahan sosial yang ada di Masyarakat, serta untuk membangun pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan ilmu islam yang diajarkan.

3. Peluang karir

Dengan masuknya kalian ke jurusan pengembangan Masyarakat islam, jurusan ini mempunyai peluang karir yang fleksibel, beberapa peluang karir pada jurusan ini adalah sebagai berikut;

– administrator ; anda bisa mengurusi tata Kelola administrasi, seperti mengurus segala berkas, membuat laporan, pengarsipan hingga pengaturan keuangan.

– pekerja sosial ; anda bisa masuk Lembaga pelayanan masyarakat untuk menghubungkan individu dan kelompok.

– menteri sosial ; menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang sosial untuk membantu presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Pekerjaan yang ada di atas itu adalah beberapa peluang karir ketika kalian masuk jurusan pengembangan Masyarakat Islam. Bukan hanya satu atau dua pilihan melainkan banyak sekali pilihan untuk mengambil pekerjaan tersebut, Kembali lagi pada kemampuan kalian jika masuk ke program studi Pengembangan Masyarakat Islam.

4. Pengetahuan dan keahlian yang ada di jurusan Pengembangan Masyarakat Islam

Kuliah di jurusan PMI, kalian akan mendapatan ilmu dan teori sosial. Bukan hanya sosial saja kalian akan belajar tentang manajemen, agar mampu mengatur keuangan dengan baik.

Keahlian kamu dalam public speaking akan terasah Ketika kamu masuk jurusan Pengembangan Masyarakat islam, karena kalian akan terjun ke lapangan dan kalian harus menghadapi masyarakat serta mencari data tentang masalah yang ada di masyarakat.

Mempelajari tentang agama, sehingga kita mampu menerapkannya kepada Masyarakat Ketika terjun langsung ke lapangan.

Kuliah di jurusan pengembangan Masyarakat Islam dapat mengasah pikiran kalian, agar kalian bisa berfikir kritis dan juga kalian bisa memahami akan pemasalahan yang ada di Masyarakat.

Jurusan Pengembangan Masyrakat Islam UIN SMH Banten mempunyai visi dan misi, antara lain;

1. Visi Program Studi Pengembangan Mastarakat Islam

Profesional  dalam pengembangan Masyarakat Islam berbasis kearifan lokal pada tahun 2034

2. Misi Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

– Menyajikan Pendidikan akademik dan profesi yang berbasis pengembangan Masyarakat islam.

– Menyelenggarakan penelitian yang inovatif dan integratif dalam bidang pengembangan Masyarakat Islam.

– Melakukan pengabdian kepada Masyarakat berbasis nilai-nilai islam moderat dan kearifan lokal.

5. Pendidikan Islam di era generasi Z

Dalam generasi Z sekarang ini, Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam sangat berperan penting dalam membantu Masyarakat muslim dan mempertahankan identitas keagamaan mereka. lulusan program studi ini mampu berkonstribusi penuh terhadap masyarakat muslim dalam memecahkan permasalahan sosial. Ketika kita masuk program studi pengembangan masyarakat kita harus memanfaatkan sekecil dan sebesar apapun Sumber Daya Manusia untuk masa depan yang cerah.

6. Kesimpulan dalam pembahasan Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Dalam jurusan pengembangan Masyarakat islam, membangun suatu jiwa untuk mahasiswa agar bisa berfikir kritis dan bisa membangun jiwa sosial antara mahasiswa dan masyarakat. Dan mahasiswa bisa membangun suatu hubungan kepada Masyarakat agar Masyarakat itu bisa merasa dekat dan sedikit terbantu oleh mahasiswa UIN SMH Banten Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam. Jadi kita sebagai mahasiswa harus memanfaatkan sekecil apapun sumber daya manusia agar membawa kita semua ke masa depan yang cerah. Peluang karir Ketika mengambil prodi pengembangan Masyarakat islam itu cukup besar dan ada banyak pilihan salah satunya mentri sosial, administrator.

Penulis: Mg_Riski

Editor: Nazna

Mahasiswa FTK Keluhkan Fasilitas Toilet yang Perlu dibenahi

0
Mahasiswa FTK

Serang, lpmsigma.com – Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Gedung A menyampaikan kelulahan terhadap fasilitas gedung yang masih perlu dibenahi. Seiring dengan bertambahnya mahasiswa baru tahun ini, beberapa fasilitas perlu dibenahi. Salah satunya ialah toilet.

Terlihat kondisi fasilitas toilet di gedung FTK masih belum maksimal. Banyak bilik toilet yang masih terkunci dikarenakan toilet yang tersumbat, sehingga sebabkan toilet yang tidak bisa digunakan.

Syifa salah satu mahasiswa FTK keluhkan kondisi beberapa bilik toilet yang tidak bisa digunakan dan mengakibatkan antrian yang cukup ramai. Selain itu toilet masih terbilang belum cukup bersih dan tidak adanya lampu sebagai penerang.

“Banyak toilet yang tidak bisa digunakan, mungkin hanya ada dua saja, sehingga membuat antri banyak orang. Lalu kurang bersih,  kurang wangi hingga membuat saya mual. Semoga juga bisa dipasangkan pewangi kamar mandi juga lampu agar tidak gelap,” ucap Syifa. pada (19/09).

Di sisi lain Tomi selaku petugas kebersihan di FTK menanggapi keluhan mengenai banyaknya toilet yang tidak bisa terpakai, bahwa di lantai satu saat ini seluruh bilik sudah bisa digunakan, meski ada beberapa yang masih terkunci. Ia menyampaikan bahwa toilet tersebut sudah terkunci lama. Ada kemungkinan dari petugas kebersihan sebelumnya tidak membukakan seluruh bilik toilet, karena mungkin hanya akan menambah bagian toilet yang kotor.

“Kalau untuk disini sudah dibuka semua. Tapi kalau di lantai atas itu beda lagi petugasnya, cuma beberapa juga masih belum ketemu kuncinya. Itu juga sudah dari lama terkunci, bahkan dari petugas sebelumnya juga. Kemungkinan juga tidak dibuka semua agar tidak semakin banyak bagian toilet yang kotor,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sudah ada arahan dari pihak Bagian Umum untuk membenahi seluruh bilik kamar mandi agar bisa digunakan.

“Kemarin juga Pak Rahmat Kepala Bagian Umum sudah data-data semua kamar mandi yang terkunci, sudah minta saya untuk buka semuanya,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Ia juga menanggapi terkait kondisi kamar mandi yang masih belum cukup bersih. Tomi merasa kewalahan dalam membersihkan gedung FTK, karena kurangnya tenaga petugas kebersihan khususnya di bagian lantai satu Gedung A ini.

“Memang sulit untuk membersihkan kamar mandi, karena hanya ada 2 petugas di bagian sini, agak kewalahan karena harus membersihkan kamar mandi juga sebagian lorong depan ruang kelas,” tutupnya.

Penulis: Mg_Naila

Editor: Ima

Perubahan Mata Kuliah yang Mendadak, Mahasiswa BSA Kuliah di Gedung FTK

0
Mahasiswa BSA

Serang, lpmsigma.com – Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUDA) jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA), keluhkan jam kuliah yang mendadak berubah. Pasalnya, mahasiswa jurusan BSA lakukan pembelajaran di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), pada Selasa (19/09).

Dekan FUDA, Mohamad Hudaeri. Telah menerima laporan terkait adanya keluhan mengenai jam kuliah yang berubah secara mendadak oleh beberapa dosen. Ia juga akan secepatnya menghubungi dosen yang bersangkutan, agar tidak merubah jam kuliah secara mendadak.

“Nanti saya infokan ke para dosen,” ujar Hudaeri kepada salah satu mahasiswa BSA.

Rosa Amelia, selaku mahasiswi jurusan BSA, menuturkan bahwa perubahan jam Mata Kuliah (MK) terkesan dadakan, membuat mahasiswa jurusan BSA kebingungan dalam mencari ruang kelas yang kosong sehingga dosen MK tersebut menyarankan untuk mencari kelas di Gedung FTK.

“Saya dan teman-teman yang lain merasa bingung, karena kesulitan mencari ruangan kelas. Untuk kelas saya hanya satu MK saja yang berubah, kebetulan dosen pengampu juga berasal dari dosen Tarbiyah dan menyarankan untuk menumpang di gedung FTK dalam pembelajaranya selama minggu-minggu berikutnya,” tuturnya.

Di sisi lain, Nurul Fauziah selaku mahasiswi jurusan BSA yang sama juga, mengatakan perubahan jam yang mendadak oleh dosen tersebut membuat dirinya tidak bisa datang tepat waktu, dikarenakan jarak dari rumah ke kampus menempuh jarak yang lumayan jauh.

“Saya rasa untuk jam kuliah tidak harus diubah, karena membuat kami, terkhusus yang rumahnya jauh, merasa kesulitan jika harus bolak-balik,” ucapnya.

Reporter: Mg_Nabila
Editor: Salma

Sejarah Budaya Maulid Nabi Muhammad SAW di Masyarakat Indonesia

0
Maulid Nabi Muhammad SAW

Awal mula peringatan Maulid Nabi di Indonesia sendiri mulai berkembang di masa Wali Songo atau sekitar tahun 1404 masehi. Peringatan Maulid Nabi dilakukan demi menarik hati masyarakat memeluk agama Islam. Oleh karenanya, Maulid Nabi juga dikenal dengan nama perayaan Syahadatin. Menurut kamus al-Munawwir Arab-Indonesia, kata Maulid berasal dari bahasa Arab yaitu Walada Yalidu Wiladan yang berarti kelahiran.

Berdasarkan hasil Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 1953 menjadi hari libur nasional di Indonesia sejak jaman pemerintahan Presiden pertama  Indonesia yaitu Soekarno.

Mengutip Jurnal Edi Kurniawan Farid, yang berjudul “Substansi Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. (Tinjauan Historis dan Tradisi di Indonesia)” menjelaskan bahwasannya, salah satu tokoh yang mengusulkan agar Maulid Nabi menjadi tradisi bagi umat Islam di seluruh Indonesia adalah Salahuddin.

Menurutnya, semangat juang umat Islam harus dihidupkan kembali dengan cara mempertebal kecintaan umat  kepada Nabi Muhammad SAW. Salahuddin mengimbau kepada seluruh umat Islam di dunia, agar kelahiran Nabi Muhammad SAW pada 12 Rabiul Awal harus diperingati dan dirayakan secara massal.

Saat ini, berbagai perayaan Maulid Nabi di Indonesia dilakukan meriah dengan berbagai tradisi pada setiap wilayahnya. Berbagai bentuk perayaan Maulid Nabi telah melekat pada masyarakat Indonesia.

Salah satu contoh perayaan Maulid Nabi yang ada saat ini yaitu tradisi Panjang Mulud warga Kampung Pekijing di Kelurahan Kalanganyar, Kecamatan Taktakan. Perayaan di Kampung tersebut berupa serangkaian arak-arakan replika dengan berbagai bentuk yang unik.

Arak-arakan replika yang disebut panjang, akan dihias dengan berbagai barang keperluan rumah tangga yang diniatkan untuk disedekahkan. Setelah di arak, panjang di kumpulkan di lapangan.

Dalam acara itu, warga Kampung Pekijing akan mengundang warga dari kampung lain, untuk pembacaan doa dan dzikir maulid di masjid. Kemudian, setelahnya akan dibagikan secara merata hasil sedekah dari arak-arakan panjang tersebut.

Reporter: Mg_Naila
Editor: Salma

Warga Kampung Pekijing Rayakan Tradisi Panjang Mulud

0
Panjang Mulud

Serang, lpmsigma – Tradisi Panjang Mulud berlangsung secara meriah yang diadakan oleh Warga Kampung Pekijing, Kelurahan Kalanganyar, Kecamatan Taktakan pada Minggu (17/09).

Tradisi ini dimulai dengan serangkaian arak-arakan replika kayu yang disebut Panjang dengan iringan musik selawat.

Bayu yang merupakan salah satu pemuda setempat menjelaskan, bahwa pengerjaan Panjang dibuat menyesuaikan setiap warga dari ukuran maupun bentuk. Lalu setelah itu akan di kembalikan ke rumah warga untuk di dekor masing-masing.

“Pembuatan Panjang menyesuaikan kemampuan dan keinginan untuk bentuknya. Lalu setelah kerangka selesai, akan dikembalikan ke rumah masing-masing,” tuturnya.

Di tempat lain Edi selaku tokoh masyarakat membenarkan, bahwa setiap rumah akan ada satu Panjang. Dan membutuhkan waktu  satu bulan dalam membuat kerangka dan dikerjakan secara gotong royong.

“Tiap-tiap rumah ada satu Panjang Mulud, rangkanya dibuat gotong-gorong sebulan dan orang rumah hanya membeli kain dan pernak pernik untuk sedekah,” ucapnya.

Reporter: Mg_Naila

Editor: Ima

Fakultas Syariah Lepas 504 Peserta PPL 2023

0
Fakultas Syariah

Serang, lpmsigma.com Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin kembali melepas 504 peserta Pelepasan Praktikum Pengalaman Lapangan (PPL) yang bertempat di kampus dua UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor III, Dekan Syariah, Wakil Dekan, Ketua Jurusan dan Dosen Pembimbing.

PPL merupakan bentuk implementasi dari mata kuliah yang telah dipelajari pada saat perkuliahan, yang mana mahasiswa mempraktikkan secara langsung kepada lembaga-lembaga yang berkaitan. Adapun pembagian PPL 2023 terdiri dari 45 kelompok, dan ditempatkan di 60 lokasi yang telah ditentukan.

Pelepasan PPL Syariah dibuka langsung oleh Wakil Rektor III, Hidayatullah. Menyampaikan, mahasiswa harus mempunyai dua pencapaian dan perlu mengadaptasikan ilmu yang didapat selama di kelas.

“Mahasiswa sebagai program Sarjana harus memiliki dua capaian. Pertama, mereka harus menguasai bidang keilmuannya sesuai dengan jurusan nya masing-masing. Kedua, mahasiswa harus mampu beradaptasi, karena belajar selama tiga tahun saja tidak cukup, maka perlunya mengadaptasikan ilmu yang didapat dalam kelas,” ucapnya.

Ia juga berpesan kepada dosen pembimbing, agar lebih aktif lagi dalam mengontrol serta memberikan tugas yang sama rata kepada setiap mahasiswanya.

“Para pembimbing harus mengontrol mahasiswanya yang sedang PPL, karena dari tahun kemarin, banyak laporan jika mahasiswa tidak melakukan tugasnya selama PPL. Diduga para pembimbing memberi tugas yang tidak merata,”tutupnya.

Agung Gumelar selaku mahasiswa PPL menyatakan kegembiraannya, karena PPL kali ini dilaksanakan selama 40 hari, dimana waktu yang diberikan bisa digunakan untuk menimba ilmu di tempat PPL.

“Saya senang, PPL tahun ini dilaksanakan selama 40 hari, mahasiswa bisa menggali banyak ilmu disana (tempat PPL). Tahun kemarin hanya 30 hari saja, dan rasanya masih kurang. Apalagi dibuat shift, dan mahasiswa hanya masuk 2 kali saja,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Hastri Amalda mengatakan bahwa PPL tahun ini berbeda dengan yang sebelumnya, dari segi waktu pelaksanaan hingga pembagian tempat, tahun ini lebih bervariasi tempatnya.

“Tahun ini tempatnya bervariasi, dan ditempatkan tidak sesuai dengan domisili setiap mahasiswa. Saya ditempatkan di Peradilan Agama, meskipun tidak sesuai ekspetasi, karena awalnya mengira akan mendapat yang sesuai dengan domisilinya. Namun hal ini tidak menjadi masalah, karena PPL juga simulasi dunia kerja, dan dimana saat kita bekerja tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, dan harus siap ambil resiko yaitu merantau,” ucapnya.

Reporter: Mg_Nabila
Editor: Ima

Asa Sang Utopia

0
Sang Utopia

Penulis: Mg_Essa
Editor: Rubbi

Aku bersemayam dalam naungan kelam kegelapan
Merajut asa berlumur lara dalam keheningan
Terduduk sepi memandang diri kian diratapi
Berderai tangis menyesal tiada arti

Kala usai asaku nan luas mengangkasa
Rintihan kalbu tak kuasa meratap pilu
Sesak didada membual air mata
Hidup bersama harap mati terkubur sendu

Aku…
Sang utopia yang memimpikan jaya dalam rekaan maya
Meluluh-lantakkan akal sehat memberi sekat yang tak kasat
Memporak-porandakan prediksi seolah berhasrat hebat

Aku…
Manusia pesimis harap banyak dari sang empiris
Musuh idealistis memandang amat sinis
Ia tersenyum sadis memandang diri begitu kalis

 

Slogan terucap harap berkarat
Denting imajinasi mencuat tekad penyemangat
Binar arogansi melerai pertikaian diri
Bertekad kebulatan hati menyusun diri memanipulasi

 

Inginku Hanya Sebatas Angan

0
Sebatas Angan

Oleh: Melisa, Mahasiswi Fakultas Dakwah

Ada sebuah bayangan yang tersirat
Dalam benak dan pikiranku
Teringin menggapainya dan memilikinya Dalam genggaman dan dalam hidupku 

Sejuta angan
Terbentang luas harapan
Terbesit penuh khayalan
Terembat sesat ratusan alasan

Dia bak kirana
Sifatnya nan nirmala
Pipinya merah merona
Bak merah jambu yang kubawa
Seluas samudra
Seindah senja
Semegah nirwana
Begitu aku menikmatinya

Mega merapah
Lembayung beranjak
Lara di kalbu
Begitu ku tahu semuanya hanya angan