BerandaNEWSMahasiswa Menyayangkan SEMA-U dan DEMA-U Tidak Transparan Soal Program Kerja

Mahasiswa Menyayangkan SEMA-U dan DEMA-U Tidak Transparan Soal Program Kerja

Serang, lpmsigma.com – Mahasiswa menyayangkan Senat Mahasiswa dan Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten tidak transparan ihwal program kerja. Keluhan tersebut muncul setelah 40 hari pasca pelantikan ketua Ormawa UIN Banten mahasiswa belum mendapatkan daftar program kerja yang sudah disahkan.

Ketua Umum Sekolah Mahasiswa Progresif (SEMPRO) UIN Banten, Fadli menilai ketidakterbukaan program kerja yang dilakukan SEMA dan DEMA Universitas merupakan bentuk ketidakdemokratisan.

“Kenapa bisa disebut tidak demokratis karena organisasi internal kampus dalam membuat suatu program yang berbicara tentang mahasiswa seluruhnya itu sama sekali tidak menghadirkan partisipasi dari mahasiswa itu sendiri,” katanya

Senada dengan Fadli, salah satu mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah, Jhodi Fauzi menuturkan, harusnya SEMA-U dan DEMA-U terbuka atas program yang mereka rancang. Selain itu, ia juga mengatakan kehadiran SEMA dan DEMA merupakan akses informasi yang harus terbuka soal apapun, tidak hanya mempublikasikan program kerja yang sudah dijalankan.

“Seharusnya Dema dan Sema ini menjadi akses informasi bagi Seluruh warga kampus terkait program apapun yang akan mereka adakan,” tutur Jodi

Sedangkan, Ketua Forum Silaturahmi UKM, Hafiz Fauzani menyayangkan hingga saat ini SEMA-U belum melaksanakan program kerjanya secara konkret. Hal tersebut menurut Hafiz akibat kurangnya pengalaman ketua Senat Mahasiswa terkait kelegislasian.

“Tidak ada sama sekali program yang terlihat, apalagi kan sekarang ketuanya tidak punya pengalaman dalam legislasi. Komunikasinya juga jarang apalagi ketuanya jarang ada di kampus,” katanya

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas, Faiz Naufal menjelaskan bahwa DEMA-U terbuka untuk umum dan menerima kritikan dari mahasiswa. “Jika ada masukan, silahkan. Ada kritik yang membangun silahkan,” jelasnya

Faiz menambahkan, ia lebih mempertanyakan kinerja SEMA-U yang secara regulasi harusnya sudah memulai sidang umum pertama yang membahas proker DEMA, namun sampai sekarang langkah tersebut belum dilakukan.

“Secara regulasi kalau nanyain program kerja, yah, nanya ke SEMA, karna kita juga melaporkannya ke SEMA. Sedangkan hari ini SEMA pun belum melaksanakan sidang umum pertama yang membahas tentang agenda program kerja DEMA,” kata Faiz saat dihubungi kru LPM SiGMA

LPM SiGMA sudah berusaha meminta klarifikasi Ketua dan Sekretaris Senat Mahasiswa Universitas. Namun, hingga berita ini diturunkan yang bersangkutan belum bisa dihubungi.

Penulis: Muhamad Fajri Munawir
Editor: Dani

- Advertisment -

BACA JUGA