Beranda blog Halaman 14

Aliansi Mahasiswa Primordial Tuntut Evaluasi 100 Hari Kinerja Bupati Serang

0

Serang, lpmsigma.com – Aliansi Mahasiswa Primordial Serang Bersatu, yang terdiri dari enam himpunan mahasiswa di Kabupaten Serang, menggelar aksi demonstrasi menuntut evaluasi kinerja Bupati dan Wakil Bupati Serang selama 100 hari menjabat. Aksi tersebut berlangsung di depan Kantor Bupati Serang, Kamis (18/09/25).

Zulfikar, perwakilan Gerakan Mahasiswa Serang Utara (GAMSUT) sekaligus orator aksi, menyampaikan masih banyak persoalan yang belum terselesaikan sejak dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Serang.

“Banyak problematika yang sampai saat ini belum terselesaikan. Ibu Bupati pernah menjanjikan akan menyediakan tempat pembuangan sampah akhir, namun hingga kini belum terealisasi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Jalal, perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Waringin Kurung (HIMAWAR) yang juga bertindak sebagai koordinator lapangan. Menurutnya, permasalahan sampah di desa-desa masih menjadi keresahan utama masyarakat.

“Persoalan di desa-desa saat ini sangat tidak kondusif, khususnya terkait sampah. Dari Serang Utara hingga Serang Barat, kondisi pengelolaan sampah tidak terkendali. Padahal Bupati pernah menjanjikan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA), tetapi sampai sekarang belum juga terealisasi,” tegasnya.

Menanggapi tuntutan mahasiswa, Wakil Bupati Serang, Nazib Hamas, menyatakan pihaknya menerima aspirasi yang disampaikan, terutama terkait persoalan sampah. Ia juga menyinggung persoalan kualitas air Sungai Ciujung yang hingga kini belum membaik.

“Memang kualitas air Sungai Ciujung belum baik. Namun perlu dipahami bahwa kewenangan pengelolaan sungai merupakan tanggung jawab pemerintah pusat melalui balai besar, bukan sepenuhnya kewenangan daerah,” jelasnya.

Nazib menambahkan, Pemkab Serang tidak tinggal diam dalam menindaklanjuti persoalan tersebut. Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk melakukan pengecekan kualitas air Sungai Ciujung.

“Dengan banyaknya keluhan masyarakat Serang Utara terkait air yang tidak layak, kami menghadirkan Menteri Lingkungan Hidup untuk melakukan pengecekan hingga wilayah Pontang. Hasilnya, ada tindak lanjut berupa evaluasi terhadap perusahaan-perusahaan yang terbukti membuang limbah melebihi ambang batas,” tutupnya.

Reporter: Hida
Editor: Lydia

Mahasiswa Informatika UIN SMH Banten Ikuti .IDFest 2025 untuk Perluas Relasi Digital

0

Jakarta, lpmsigma.com – Dalam rangka memperluas relasi sekaligus memperdalam wawasan di bidang pemrograman, perwakilan mahasiswa Program Studi (Prodi) Informatika UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten turut berpartisipasi dalam acara .IDFest 2025 yang digelar oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Rabu (17/09/25).

John Sihar Simanjuntak, Ketua Pelaksana .IDFest 2025, menyampaikan bahwa acara ini menghadirkan banyak narasumber profesional di bidang digital.

“Dalam acara ini kami menghadirkan banyak sekali narasumber profesional, ada dari Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), DomaiNesia, Exabytes, DailySEO, Komunitas WordPress Indonesia, dan lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini memang difokuskan untuk mahasiswa, programmer, serta masyarakat umum.

“Kami menargetkan mahasiswa, programmer, dan masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam acara ini, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Rifki Hidayatulloh selaku inisiator kunjungan menjelaskan tujuan mengikutsertakan mahasiswa Prodi Informatika UIN SMH Banten dalam kegiatan tersebut, yakni agar mereka mampu memperluas jaringan sekaligus meningkatkan daya saing di bidang digital nasional.

“Saya berharap mahasiswa Prodi Informatika bisa menambah wawasan, mengembangkan potensi di bidang digital, dan memperluas relasi, sehingga mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional,” ujarnya.

Rifki juga menuturkan bahwa acara ini memberikan pengalaman yang sangat berharga baginya.

“Saya mendapatkan banyak pemahaman baru, insight, dan pengalaman dalam berinteraksi dengan para profesional, serta inspirasi baru di dunia digital,” pungkasnya.

Reporter: Irham
Editor: Tiara

Meriahkan Milad, FKBM KIP-K Gelar KIP Festival 2025

0

Serang, lpmsigma.com – Forum Keluarga Besar Mahasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (FKBM KIP-K) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menggelar KIP Festival 2025 untuk memeriahkan milad FKBM KIP-K. Mengusung tema “Grow Together, Rise Stronger”, rangkaian acara berlangsung di Aula Fakultas Dakwah (FADA) pada 13–18 September 2025.

Ketua pelaksana, Imam Bima Firmansyah, menjelaskan bahwa tema tersebut mengandung pesan kolaborasi antar mahasiswa penerima KIP.

“Tema Grow Together, Rise Stronger mengajak mahasiswa KIP untuk tumbuh bersama menjadi pribadi yang lebih baik, baik secara akademik maupun sosial. Sebab pendidikan tidak berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dan dukungan agar kita bisa berkembang dan bangkit dari keterbatasan,” ujarnya.

Ia menambahkan, KIP Festival telah menjadi agenda tahunan FKBM KIP-K. Tahun ini, kegiatan dimeriahkan dengan berbagai perlombaan.

“Acara ini merupakan kegiatan tahunan untuk memeriahkan milad FKBM KIP-K, yang dimana pada tahun ini di isi dengan kegiatan perlombaan seperti orasi ilmiah dan desain grafis untuk mahasiswa UIN, serta futsal, Mobile Legends, dan FKBM Got Talent khusus untuk mahasiswa KIP,” tambahnya.

Sementara itu, Aman Firmansyah, ketua umum KIP-K UIN SMH Banten 2025, menyebutkan adanya perbedaan dengan pelaksanaan pada tahun sebelumnya.

“Kalau tahun lalu berupa seminar, tahun ini di hari puncaknya ada kajian. Untuk lombanya juga berbeda, tahun lalu berskala nasional, sedangkan tahun ini hanya regional,” jelasnya.

Ia juga menuturkan, tahun ini panitia menghadirkan seorang ustadz sekaligus content creator untuk memperkuat branding FKBM agar lebih dikenal di kalangan mahasiswa UIN.

“Tujuannya adalah memperkenalkan FKBM lebih luas. Kami berharap kegiatan ini dapat mendukung pengembangan mahasiswa KIP, terutama dalam soft skill digital. Potensi anak-anak KIP di bidang ini besar, hanya saja belum banyak tergali,” tuturnya.

Aman berharap, melalui KIP Festival 2025 mahasiswa KIP-K maupun mahasiswa UIN pada umumnya bisa lebih kreatif dan termotivasi untuk terus berkembang.

“Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, teman-teman bisa mengambil manfaat, setidaknya tumbuh semangat untuk terus belajar dan berprestasi,” pungkasnya.

Reporter: Delis
Editor: Lydia

Warga Padarincang Gugat Izin PT STS

0

Serang, lpmsigma.com — Warga Padarincang resmi melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Serang, terhadap PT Sinar Ternak Sejahtera (STS) untuk meminta pencabutan izin perusahaan tersebut, Senin (08/09/25).

Rizal Hakiki, selaku tim advokasi Padarincang Melawan, mengungkapkan bahwa terdapat pelanggaran dalam Dokumen Persetujuan Lingkungan Hidup (DPLH) Kabupaten Serang. Menurut dokumen, PT STS hanya diberi izin membangun empat gedung, dengan ketentuan satu di antaranya boleh berdiri hingga tiga lantai. Namun, di lapangan ditemukan tiga gedung berdiri dengan tiga lantai.

“Gedung peternakan yang diizinkan ada empat, dan hanya satu yang boleh tiga lantai. Tapi faktanya, PT STS memiliki tiga gedung dengan masing-masing tiga lantai,” ujarnya.

Rizal juga menyoroti pelanggaran kapasitas produksi. Dalam izin, PT STS hanya diperbolehkan memproduksi 120 ribu ekor, namun kenyataannya mencapai lebih dari 180 ribu ekor.

“Kapasitas produksi yang diizinkan 120 ribu. Tapi faktanya, PT STS memproduksi lebih dari 180 ribu,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Fadilah, anggota tim advokasi Padarincang Melawan, menegaskan bahwa tuntutan warga bukan sekadar ganti rugi. Mereka meminta pemerintah hadir untuk menjamin pemulihan lingkungan dan kehidupan sehat bagi masyarakat Kampung Cibetus.

“Yang kami perjuangkan bukan hanya ganti rugi. Hak atas lingkungan yang sehat dan layak hidup, khususnya bagi warga Kampung Cibetus, itu yang utama,” tegasnya.

Reporter: Naufal
Editor: Lydia

Bahasa Jawa Banten: Antara Warisan, Krisis, dan Upaya Pelestarian

0

Salam Pers Mahasiswa!!!

Kru magang LPM SiGMA pada tahun ini kembali menghadirkan Buletin SIKAP dengan tema “Bahasa Jawa Banten: Antara Warisan, Krisis, dan Upaya Pelestarian.”

Bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas budaya dan memori kolektif masyarakat. Namun, di tengah arus modernisasi, eksistensinya semakin tergerus. Di Banten, penggunaan Bahasa Jawa Banten atau yang biasa dikenal dengan sebutan “Jaseng” (Jawa Serang) kian jarang terdengar, terutama di kalangan generasi muda yang lebih akrab dengan bahasa Indonesia maupun bahasa asing.

Berdasarkan sensus penduduk 2020 oleh BPS, hanya sekitar 72,2% generasi Z yang masih menggunakan bahasa daerah di rumah. Angka ini bahkan menurun pada generasi setelahnya hingga 62,9%. Kondisi ini menunjukkan bahwa bahasa daerah menghadapi ancaman serius.

Pemerintah telah menjalankan program Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) sejak 2021 hingga 2045, termasuk untuk bahasa di Provinsi Banten seperti Bahasa Sunda Banten, Bahasa Betawi, dan Bahasa Jawa Banten. Meski demikian, upaya pelestarian tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan pemerintah, tetapi juga harus menjadi gerakan bersama masyarakat, kampus, hingga media.

Buletin edisi ini mengulas kondisi memudarnya identitas bahasa Banten, narasi kritis mengenai eksistensinya, hingga kisah-kisah upaya pelestarian budaya lokal.

Yuk baca dan unduh buletinnya sekarang!

Jejak Duka Kerusuhan Agustus 2025

0

Berdasarkan laporan Katadata (2025), Demonstrasi yang berujung pada kerusuhan yang terjadi di Jakarta serta sejumlah kota lainnya telah menimbulkan banyak korban jiwa. Terdapat delapan orang diberbagai kota meninggal usai demonstarasi yang terjadi.

Korban jiwa tersebut salah satunya adalah Affan Kurniawan (21), pengendara ojek online yang dilindas oleh kendaraan taktis milik Brimob pada Kamis 28 Agustus. Kepergian Affan menjadikan kericuhan semakin mencuat dimuka publik, sementara korban jiwa bertambah setiap harinya.

Korban lainnya adalah M. Akbar Basri (26), Fotografer Humas DPRD Makassar. 29 Agustus malam, bersembunyi di lantai 3 gedung saat dibakar massa. Api membesar, jenazah ditemukan tim SAR dalam kondisi hangus. Diduga selamatkan rekan, tewas terbakar. Selain Abay, pegawai DPRD Kota Makassar yang turut menjadi korban yaitu Sarinawati (26), Staf pendamping anggota DPRD Fraksi PDIP Makassar, 29 Agustus malam, sama seperti Abay, bersembunyi di lantai 3 saat massa amuk (protes tunjangan DPR dan lain-lain). Jenazah ditemukan tim Damkar pasca pemadaman, korban terbakar.

Dalam kerusuhan yang terjadi di Kota Makassar bukan hanya merenggut nyawa beberapa pegawai DPRD Kota Makassar saja, tetapi salah satu ASN juga menjadi korban jiwa yaitu Saiful Akbar (43) sebagai Kepala Seksi Kesra Kecamatan Ujung Tanah, ASN. 29 Agustus malam, massa bakar gedung DPRD saat demo solidaritas Affan. Syaiful yang terjebak lompat dari lantai 4 selamatkan diri. Dibawa ke RS Grestelina, akhirnya meninggal karena luka parah.

Sama halnya dengan Saiful Akbar, Budi Haryadi (30), anggota Satpol PP Kota Makassar turut menjadi korban karena Budi Haryadi melompat dari lantai 4 saat gedung dibakar massa (blokir jalan Trans-Sulawesi). Rusmandiansyah (26), Mahasiswa sekaligus pengemudi ojol asal Makassar saat demo ricuh. Massa tuduh korban sebagai “intel polisi”, kemudian dikeroyok. Pengeroyokan tersebut terjadi di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Rakyat kecil menjadi salah satu korban dari tragedi mengenaskan ini, yaitu Sumari (60) sebagai tukang becak yang mencari nafkah diusia senja. Sumari yang hendak beristirahat di atas becaknya, seketika menjadi istirahat selamanya akibat gas air mata yang ditembakkan oleh aparat mengakibatkan Sumari sesak nafas dan kehilangan nyawanya.

Sama halnya dengan Sumari, salah satu mahasiswa yang menjadi korban yaitu Rheza Sendy P (21), mahasiswa dari Universitas Amikom Yogyakarta, meninggal akibat tembakan gas air mata sehingga Rheza terjatuh dan gas air mata tersebut meregang nyawa Rheza.

 

Beasiswa KIP Kuliah UIN SMH Banten 2025 Dibuka! Yuk, Daftar dan Cek Syarat Lengkapnya di Sini

0

Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten kembali membuka pendaftaran Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025. Program ini berlangsung mulai 1–6 September 2025 dan ditujukan bagi mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SNBP, SNBT, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, maupun PMB Mandiri.

Mekanisme Pendaftaran
1. Calon penerima mendaftar dengan mengisi formulir pendaftaran secara online melalui laman http://bit.ly/daftarKIPUINSMHB2025
2. Melengkapi berkas-berkas persyaratan
• KTP mahasiswa/Kartu keluarga (Scan asli)
• Kartu Indonesia Pintar untuk PIP/Kartu Keluarga Sejahtera untuk PKH/Kartu Jakarta Pintar (KJP)/Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) (Scan asli)
• Foto berwarna ukuran 3×4 (Scan asli)
• Raport semester 1 (satu) s.d 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Madrasah Sekolah (Scan asli)
• Ijazah beserta transkrip nilai yang dilegalisir oleh Kepala Madrasah Sekolah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) (Scan asli)
• Menunjukkan presentasi akademik dan/atau non akademik yang telah dicapai di MA/sederajat dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan lainnya (Scan asli)
• Rekening listrik bulan terakhir
• Menunjukkan penghasilan orang tua/wali bagi calon penerima yang tidak memiliki Kartu Indonesia Pintar untuk PIP/Kartu Keluarga Sejahtera untuk PKH/Kartu Jakarta Pintar (KJP) (Scan asli)
• Menandatangani fakta integritas dan diketahui oleh pimpinan PTK (Scan asli)

Jadwal seleksi KIP Kuliah 2025
• Pendaftaran online: 1-6 September 2025.
• Pengumpulan berkas fisik: 8 September 2025.
• Seleksi berkas: 9-16 September 2025.
• Pengumuman seleksi berkas: 18 September 2025.
• Wawancara: 22-23 September 2025.
• Verifikasi faktual berani: 24-25 September 2025.
• Penetapan penerima: 30 September 2025.
• Pembukaan rekening: 1-3 Oktober 2025.
• Penyaluran dana: Mulai 6 Oktober 2025.

Mahasiswa yang lolos seleksi berkas wajib hadir untuk wawancara dan melengkapi persyaratan lainnya. Berkas fisik harus dikirimkan ke Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Gedung Rektorat Lt. 1 UIN (SMH) Banten.

Yuk SiGMAnia, siapkan berkasnya dari sekarang, daftar, dan raih kesempatan jadi bagian dari penerima KIP Kuliah UIN SMH Banten 2025. Jangan sampai ketinggalan ya!

Penulis: Enjat

Darurat Kasus Kekerasan Oleh Aparat (Polisi) di Indonesia

0

Berdasarkan hasil survey KONTRAS (Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) Sejak tahun 2023, tercatat sebanyak 622 peristiwa kekerasan maupun intimidasi yang dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap warga sipil. Jumlah tersebut meningkat pada tahun 2024 menjadi 645 peristiwa, meskipun kenaikan relatif tipis. Namun, hingga Juli 2025 saja sudah terdapat 602 peristiwa, yang menunjukkan bahwa angka kekerasan masih tinggi dan berpotensi melampaui tahun sebelumnya.

Secara kumulatif, sejak 2023 hingga pertengahan 2025, telah tercatat 1.869 peristiwa kekerasan. Data ini mencerminkan adanya pola berulang pelanggaran yang dilakukan oleh aparat kepolisian, yang meskipun berfluktuasi dari tahun ke tahun, tidak menunjukkan adanya kecenderungan perlambatan.

Kenyataan ini memperlihatkan bahwa kekerasan aparat bukanlah kejadian insidental, melainkan persoalan struktural yang mendesak untuk ditangani. Keberadaan data yang cukup masif dari lembaga pemantau memperkuat urgensi reformasi kelembagaan Polri serta penerapan prinsip akuntabilitas yang konsisten. Hanya dengan penegakan hukum yang berkeadilan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia, kepercayaan publik terhadap kepolisian dapat dipulihkan.

Sumber :Kontras, https://kontras.org/artikel/rilis-hari-bhayangkara-2025-kekerasan-yang-menjulang-di-tengah-penegakan-hukum-yang-timpang

UIN Banten Terapkan Perkuliahan Daring Sepekan, Imbas Kondisi Sosial Tidak Kondusif

0

Serang, lpmsigma.com — Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten memutuskan seluruh perkuliahan minggu pertama semester gasal Tahun Akademik 2025/2026 dilaksanakan secara daring pada 1–4 September. Keputusan tersebut tertuang dalam surat edaran Nomor: 2753/Un.17/R.I/PP.00.9/08/2025 yang dikeluarkan pada Minggu (31/08).

Rektor UIN SMH Banten, Ishom, membenarkan kebijakan itu sebagai langkah antisipatif menjaga keamanan dan kenyamanan proses pembelajaran, mengingat kondisi sosial yang dinilai tidak kondusif.

“Ya, betul surat edaran tersebut benar adanya. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar, mengingat kondisi sosial saat ini yang dinilai belum kondusif,” ujar Ishom saat diwawancarai kru LPM SiGMA melalui WhatsApp.

Ishom menambahkan, kebijakan tersebut juga merupakan hasil kesepakatan forum rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.

“Melalui forum rektor PTKIN seluruh Indonesia, disepakati bahwa perkuliahan daring hanya diberlakukan pada minggu pertama semester gasal ini,” pungkasnya.

Reporter: Enjat

Aliansi Mahasiswa Banten Desak Polri Transparan Tuntaskan Tragedi Affan

0

Serang, lpmsigma.com — Aliansi Mahasiswa Se-Banten menggelar aksi unjuk rasa menuntut Polri bersikap transparan dalam mengusut oknum aparat yang diduga terlibat dalam pembunuhan sipil, berlangsung di Ciceri, Sabtu (30/08).

Danu, Presiden Mahasiswa Untirta, menyampaikan aksi ini merupakan bentuk kemarahan sekaligus solidaritas terhadap represifitas aparat.

“Bentuk kemarahan dan juga solidaritas kita kepada seluruh teman-teman yang menerima represifitas dari aparat, serta ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintah baik eksekutif maupun legislatif,” ujarnya.

Ia menambahkan, terdapat sejumlah tuntutan yang disuarakan dalam aksi tersebut.

“Menolak seluruh RUU bermasalah seperti RUU Polri, RUU KUHAP, dan beberapa RUU lain, serta meminta agar segera mengesahkan RUU Perampasan Aset sebagai bagian dari Prolegnas,” tambahnya.

Sementara itu, Tio, mahasiswa Untirta lainnya, mengaku resah dengan tindakan aparat dalam mengamankan aksi.

“Saya merasakan keresahan terhadap polisi yang melakukan hal tidak manusiawi. Aksi ini juga menyuarakan keresahan hati kita bersama,” katanya.

Tio berharap institusi Polri maupun pemerintah dapat segera dievaluasi agar lebih dipercaya oleh rakyat.

“Harapan ke depan, Polri maupun pemerintah segera dievaluasi agar menjadi instansi yang dapat dipercaya, dan suara rakyat harus tetap didengar,” tegasnya.

Reporter: Naufal
Editor: Lydia