Beranda blog Halaman 39

Child Grooming: Ancaman Seksual yang Tidak Luput dari Perhatian 

0

Jumlah kasus kekerasan seksual yang menargetkan anak-anak dan remaja kini terus meningkat, hingga memunculkan kekhawatiran tentang keamanan mereka di tempat yang seharusnya aman. Fenomena ini tidak hanya tentang mengutuk pelaku tetapi juga menyoroti bagaimana masyarakat kita sering gagal mengatasi masalah yang lebih mendasar.

Sebagai orang yang pernah melewati masa rentan remaja, kita harus mulai memberikan perhatian yang lebih besar terhadap upaya mencegah generasi muda dari kejahatan seksual yang sistemik.

Salah satu contoh yang mencolok adalah kasus guru-murid di Gorontalo, di mana seorang pelajar menjadi korban child grooming oleh gurunya sendiri. Kasus ini mendapat perhatian publik karena menunjukkan bagaimana kekerasan seksual terjadi, serta bagaimana respons masyarakat dan pihak berwenang seringkali tidak memadai. Dalam proses grooming ini, pelaku memanfaatkan kerentanan psikologis korban untuk membangun kepercayaan, sebelum akhirnya mengeksploitasi mereka secara seksual.

Dikutip dari buku yang berjudul “Who are you kidding? Children, power, and the struggle against sexual abuse”Jenny Kitzinger (1990), menjelaskan bahwa grooming adalah manipulasi psikologis bertahap yang biasanya terjadi di lingkungan di mana pelaku memiliki kontrol atas korban. Proses ini sering kali difasilitasi oleh relasi kuasa, seperti antara guru dan murid atau figur otoritas lain yang dekat dengan anak-anak dan remaja.

Pada tahap awal, child grooming adalah kejahatan yang sulit diidentifikasi karena manipulasi terjadi secara perlahan dan seringkali tanpa disadari oleh korban atau orang di sekitarnya. Hal ini sangat menantang, terutama di negara-negara seperti Indonesia di mana pendidikan seksual terbuka masih dianggap tabu. Selain itu, banyak kasus tidak terungkap atau terselesaikan karena masyarakat cenderung menyalahkan korban alih-alih fokus pada pencegahan.

Robert K. Merton, dalam Teori Strain Sosial, menjelaskan bahwa tekanan sosial dapat menciptakan kondisi yang memungkinkan perilaku menyimpang seperti kekerasan seksual berkembang. Kurangnya pendidikan seksual dan minimnya kesadaran masyarakat dalam memperburuk situasi ini.

Dalam hal ini, penting untuk disadari bahwa child grooming sering kali tidak terdeteksi hingga terlambat. Penelitian End Child Prostitution, Child Pornography, and Trafficking of Children for Sexual Purposes (ECPAT) International (2018), menunjukkan bahwa anak-anak yang terisolasi secara sosial atau emosional lebih rentan menjadi target grooming. Korban sering kali tidak menyadari bahwa mereka sedang dimanipulasi, karena pelaku melakukan pendekatan secara bertahap, membuat proses ini sulit dikenali oleh orang-orang di sekitar mereka. Pendidikan seksual yang komprehensif penting untuk memberikan anak-anak dan remaja alat untuk mengenali tanda-tanda awal manipulasi.

Jean Piaget, menekankan bahwa selama masa remaja perkembangan kognitif masih berlangsung, terutama dalam kemampuan berpikir logis dan abstrak. Keterbatasan ini membuat mereka lebih rentan terhadap pengaruh dari pihak yang lebih dewasa, termasuk manipulasi oleh pelaku. Oleh karena itu, peran kita bukan hanya dari sisi moralitas saja tetapi juga dalam menciptakan lingkungan yang aman secara psikologis bagi anak-anak.

Pendidikan seksual yang menyeluruh sejak dini adalah solusi yang harus kita dorong. Menurut World Health Organization (WHO) dan riset Dr. Eva Goldfarb, pendidikan seksual yang tepat terbukti dapat mengurangi risiko kekerasan seksual dengan memberikan pemahaman yang jelas tentang hak asasi, persetujuan dan batasan pribadi. Sebagai orang dewasa, kita dapat berperan sebagai penjaga dalam menciptakan komunitas yang lebih inklusif dan suportif bagi generasi muda, bukan dengan menyalahkan korban, melainkan dengan menyediakan ruang aman untuk diskusi dan pencegahan.

Salah satu masalah besar yang kita hadapi adalah budaya victim-blaming, dimana korban kekerasan seksual sering kali disalahkan atas apa yang menimpa mereka. Elena Martellozzo menegaskan bahwa pola pikir ini berakar dari kurangnya pemahaman publik tentang sifat manipulatif dari child grooming. Teori pelekatan emosional dari John Bowlby juga menjelaskan bahwa ikatan yang dibentuk antara pelaku dan korban selama proses grooming bisa sangat kuat sehingga korban sering kali merasa sulit untuk keluar dari situasi tersebut, bahkan jika mereka sudah menyadari adanya manipulasi.

Sebagai masyarakat, sudah seharusnya kita mengubah cara dalam merespon kasus kekerasan seksual dan grooming ini. Reaksi yang berbasis empati, pendidikan yang memadai, serta pendekatan yang inklusif dalam komunitas akan membuka ruang lebih besar bagi para korban untuk pulih dan membantu mencegah kasus serupa terjadi di masa depan.

Tugas kita sebagai anggota masyarakat yang lebih dewasa tidak hanya berhenti pada tindakan moral, tetapi juga harus diiringi dengan upaya nyata untuk melindungi anak-anak dari ancaman grooming dan kekerasan seksual. Dengan memahami teori perkembangan seperti yang diungkapkan Jean Piaget, memahami proses grooming sebagaimana dijelaskan oleh Jenny Kitzinger dan menerapkan pendidikan seksual komprehensif seperti yang dianjurkan oleh WHO, kita bisa menjadi agen perubahan yang proaktif.

Oleh karena itu, kita harus dapat mengambil langkah preventif dengan lebih memperhatikan hubungan antara guru dan murid serta menerapkan kebijakan pengawasan yang lebih ketat di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, kita bisa lebih menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi generasi muda.

Penulis: Naila
Editor: Dhuyuf

KPU Kota Serang Gelar Workshop Media, Targetkan 80 Persen Partisipasi di Pilkada 2024

0

Serang, lpmsigma.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang menggelar workshop media guna optimalisasi penguatan media sosial dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 di Kota Serang, Sabtu (19/10).

Komisioner KPU Kota Serang, Hanifa mengatakan saat ini persiapan Pilkada tahun 2024 sudah optimal, termasuk logistik dan alat kampanye sudah berada di gudang penyimpaman KPU Kota Serang, yang berlokasi di Jalan Kolonel Tubagus Suwandi, Kelurahan Lontarbaru, Kecamatan Serang.

“Logistik maupun alat kampanye sudah datang di gudang KPU Kota Serang, dan akan di distribusikan ke Kecamatan maupun Kelurahan,” ujar Hanifa dalam sambutan.

Dengan melakukan workshop media, KPU Kota Serang berharap target dari partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang, dapat melebihi dari 80 persen partsipan.

“Untuk Pilkada tahun ini kita menargetkan 80 persen partsipasi, mengingat 2018 ada sebanyak 68,2 persen untuk partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Serang. Maka itu, pada tahun 2024 menargetkan partisipasi pemilih sebesar 80 persen di Pilkada Kota Serang,” kata Hanifa.

Di waktu yang sama, Ade Jahran yang juga Komisioner KPU Kota Serang menambahkan, akan diadakannya debat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang akan disiarkan di TV Nasional dan TV Lokal Banten serta Radio Banten.

“Kita sudah menunjuk TV Nasional yaitu Metro TV sedangkan TV lokalnya Redaksi Banten TV serta relay di 8 Radio lokal. Debat pertama akan digelar di Studio Metro TV pada tanggal 29 Oktober, pukul 18.45 WIB, sedangkan di Redaksi Banten TV pada tanggal 12 November, pukul 19.00 WIB,” tutupnya.

Reporter : Aldi

Daycare UIN Banten Segera Diresmikan, Fasilitas Baru untuk Ibu Pekerja 

0

Serang, lpmsigma.com – Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, segera menghadirkan solusi praktis bagi para ibu pekerja di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar dengan meluncurkan Daycare di Gedung Pusgiwa.

Jamaludin, selaku kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pengembangan Bisnis, menjelaskan Daycare yang berada di Gedung Pusgiwa akan diresmikan pada bulan November.

Daycare ini belum dibuka, akan diresmikan pada bulan November 2024, masih menunggu kurikulum dan rekrutmen pegawai,” ujarnya pada Rabu (17/10).

Ia juga menambahkan, tujuan adanya Daycare di kampus sebagai fasilitas masyarakat UIN SMH Banten dan juga sekitaran Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) untuk meningkatkan pendapatan kampus.

“Tujuan diadakannya Daycare, untuk memfasilitasi ibu-ibu pekerja di UIN dan masyarakat sekitar KP3B agar menitipkan anaknya disini,” tambahnya.

Nurhasanah, selaku mahasiswi UIN SMH Banten, memberikan tanggapannya terkait adanya Daycare ini memudahkan para orang tua yang mempunyai anak untuk menitipkan anak mereka.

“Sebetulnya bagus-bagus saja adanya daycare di area kampus ini, sehingga memudahkan para orang tua bekerja hingga sore,” ucapnya.

Namun, Ia juga menyayangkan adanya Daycare dilingkungan kampus karena starategi tempatnya yang tidak sesuai.

“Menurut saya, adanya daycare di area kampus ini kurang peminatnya, karena bukan pada lingkungan yang dimana ibunya itu para pekerja,” ucapnya.

Reporter: Davina
Editor: Nazna

LPM SiGMA Lakukan Kunjungan ke Banten Raya, guna Mengenal Media Lokal di Banten

0

Serang, lpmsigma.com – Dalam upaya meningkatkan jurnalistik mahasiswa, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) SiGMA UIN SMH Banten, melakukan kunjungan media ke Banten Raya, Cilegon, untuk memberikan pengalaman langsung kepada kru SiGMA mengenai jurnalistik di bidang profesional, pada Jum’at (18/10).

Dalam kunjungan, Satibi, sebagai Jurnalis Banten Raya, menuturkan bahwa Banten Raya adalah salah satu media yang masih eksis berdiri dari tujuh media di Banten dengan berita online dan cetaknya.

“Setelah berkembangnya teknologi, Banten Raya mengembangkan kembali media online. Media online di Banten Raya itu ada dua, bantenraya.com dan bantenraya.co.id,” tuturnya.

Selain itu, Ia juga mengungkapkan Banten Raya memiliki dua Jurnalis mahasiswa yang hebat. Hal ini menjadi motivasi bagi anggota SiGMA untuk terus mengasah kemampuan dalam menulis.

“Teman-teman SiGMA, di Banten Raya kami memiliki Jurnalis mahasiswa. Tingkatkan keterampilan tulisan kalian dan jika karya kalian ingin masuk ke dalam koran Banten Raya mulailah untuk menulis,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Aldi, selaku Pimpinan Umum Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) SiGMA menjelaskan, diadakannya kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari mengenai dunia jurnalistik profesional.

“Dalam rangka kegiatan ini, ingin mencoba untuk para kru dari berbagai divisi, agar bisa mengenal media di Banten, mempelajari bagaimana media online dan cetak, serta mengetahui kinerja Jurnalistik profesional, ” jelasnya.

Ia juga menuturkan harapannya terkait kunjungan media kali ini, agar bisa memberi banyak manfaat serta pengalaman para kru masa sekarang maupun masa yang akan datang.

“Harapannya, agar memotivasi buat teman-teman produktif di SiGMA, memberikan motivasi untuk kedepannya dan bisa bekerja di media-media lokal, salah satunya Banten Raya,” pungkas Aldi.

Reporter: Indah

Editor: Nazna

Modus Penipuan Berkedok Dosen di UIN Banten, Dua Mahasiswa Jadi Korban

0

Serang, lpmsigma.com – Dua mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Farah dari jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI) dan Rizki dari jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan dekan kampus beberapa waktu yang lalu. Pelaku menggunakan modus berpura-pura sebagai dosen dan meminta sejumlah uang melalui telepon.

Farah mengungkapkan, bahwa kejadian berawal saat Ia menerima pesan melalui WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) bernama Nana. Pelaku menanyakan status Farah sebagai ketua kosma dan menghubunginya melalui telepon.

“Setelah sholat di mushola, tiba-tiba ada yang chat dan mengaku dekan, tanya aku kosma kan. Kemudian dia telpon dan minta aku menjauh dari keramaian,” ujar Farah saat diwawancarai oleh reporter LPM SiGMA, Kamis (10/10).

Pelaku memanfaatkan situasi tersebut untuk memanipulasi Farah dengan meminta pulsa dan top-up saldo dana. Farah sempat mengirimkan pulsa sebanyak dua kali senilai total Rp315.000 sebelum akhirnya sadar bahwa dirinya sedang diperdaya.

“Aku udah isi pulsanya dua kali sama top up dana, dia mintanya secara terus menerus, Alhamdulillah, aku nggak terlalu banyak kirim, karena langsung disadarin sama abang-abang konter,” jelasnya.

Sementara itu, Rizki juga mengalami kejadian serupa. Ia dihubungi oleh seseorang yang mengaku sebagai dosen bernama Junaedi dan meminta nomor kosma di jurusannya.

“Yang bikin saya kaget, pelaku tahu nama lengkap dan NIM saya. Tapi, saya nggak ngasih nomor kosma dan menolak ajakan telepon karena khawatir ada upaya hipnotis,” ucap Rizki.

Reporter: Lydia
Editor: Nazna

Evolusi Pengentasan Kemiskinan di Indonesia

0

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 17 Oktober sebagai Hari Pengentasan Kemiskinan Internasional dalam meningkatkan kesadaran semua orang untuk memerangi kemiskinan. Penetapan Hari Internasional Pemberantasan Kemiskinan jatuh pada 17 Oktober 1987 dimulai oleh seratus ribu orang yang berkumpul di Trocadéro di Paris, tempat Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia ditandatangani pada tahun 1948 Masehi.

Hal ini dilakukan sebagai penghormatan kepada para korban kelaparan, kekerasan dan kemiskinan ekstrem. Mereka menyatakan bahwa kemiskinan merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan menegaskan bahwa orang harus bersatu untuk memastikan hak-hak ini dihormati.

Sejak itu, orang-orang dari semua latar belakang, kepercayaan dan asal usul sosial berkumpul pada tanggal 17 Oktober setiap tahun untuk mengungkapkan komitmen mereka dan menunjukkan solidaritas mereka dengan orang miskin.

Majelis Umum PBB menetapkan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Pengentasan Kemiskinan Sedunia pada tahun 1992 melalui resolusi nomor 47/196. Seluruh negara diminta oleh resolusi ini untuk menyelenggarakan tindakan konkret untuk memerangi kemiskinan dan kehancuran, sesuai dengan konteks nasional mereka. Selain itu, resolusi tersebut meminta organisasi antar pemerintah dan non-pemerintah untuk membantu negara-negara dalam mengatur kegiatan nasional untuk memperingati Hari Pengentasan Kemiskinan.

Dikutip dari jurnal yang berjudul “Upaya Penanggulangan Kemiskinan dari Masa ke Masa” karya Eddy, Ia menyampaikan bahwa setiap pemerintahan di Indonesia memiliki fokus dan karakteristik unik dalam upaya pengentasan kemiskinan. Pada awal kemerdekaan, pemerintah menghadapi masalah agresi militer dari penjajah negara yang digencarkan kembali , sehingga masalah politik dan keamanan negara belum stabil.

Kemudian, memasuki periode 1959-1965, di masa kepemimpinan Presiden Ir. Soekarno, dibentuklah Dewan Perancang Nasional (Depernas) yang pada perjalanannya akan merumuskan Pembangunan Nasional Semesta Berencana Delapan Tahun (Penasbede) 1961-1969. Program pengentasan kemiskinan sudah termasuk sebagai salah satu upaya untuk membangkitkan harga diri bangsa, mempertahankan kemerdekaan, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan nasional dari sebuah negara yang baru saja berdiri.

Berbeda dengan masa kepemimpinan Presiden Soeharto. Mulai akhir tahun 1966 sampai akhir tahun 1968, pemerintah fokus untuk menstabilkan situasi ekonomi dan politik dengan upaya stabilisasi harga-harga kebutuhan pokok. Program penanggulangan kemiskinan termasuk dalam rencana pembangunan khas Soeharto yang kita kenal dengan sebutan REPELITA (Rencana Pembangunan Lima Tahun).

Pada masa itu juga, penurunan kemiskinan terjadi sangat signifikan. Sepanjang tahun 1976 sampai 1996, jumlah penduduk miskin turun sebesar 31,7 juta atau rata-rata 1,6 juta per tahun. Selama 20 tahun tersebut angka kemiskinan pada tahun 1996 berada pada posisi paling rendah, yaitu 11,7 persen atau sebanyak 22,5 juta penduduk miskin.

Namun, pada tahun 1997 dan 1998 angka kemiskinan kembali naik signifikan. Badan Pusat Statistik pada waktu itu mengklarifikasi bahwa naiknya angka kemiskinan disebabkan oleh perubahan metode perhitungan jumlah penduduk miskin. Menurut BPS, krisis ekonomi yang terjadi tidak serta merta menambah jumlah penduduk miskin.

Memasuki periode tahun 2000-an, maka dikeluarkanlah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2000, tentang Program Pembangunan Nasional (Propenas). Di dalamnya terdapat empat strategi penanggulangan kemiskinan yang dihasilkan melalui penciptaan kesempatan (create opportunity), pemberdayaan masyarakat (people pemberdayaan), peningkatan kemampuan (peningkatan kapasitas) dan perlindungan sosial.

Berbicara tentang kemiskinan memang tidak akan ada habisnya, hingga saat ini masalah kemiskinan tak kunjung usai karena hal tersebut setiap tahunnya mengalami naik turunnya presentase kemiskinan. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa kemiskinan tersebut bisa menurun setiap tahunnya, jika pemerintah terus bersinergi mensejahterakan rakyat dengan upaya yang saling menguntungkan antara rakyat dan pemerintah.

Mari kita bersama-sama bersatu dan bersinergi untuk memberantas kemiskinan guna meningkatkan kualitas dan stabilitas negara.

Penulis: Enjat
Editor: Dhuyuf

Pentingnya Pendidikan Tinggi bagi Penunjang Karir 

0

Pendidikan tinggi adalah suatu jenjang pendidikan yang ditempuh melalui perguruan tinggi. Pendidikan tinggi ini dapat ditempuh ketika kita sudah menyelesaikan studi pada pendidikan menengah. Beberapa orang bertujuan untuk melanjutkan pendidikannya karena memiliki motivasi untuk menjadikannya sebagai penunjang karir yang lebih menjanjikan.

Menurut Prima Audia dalam Jurnalnya yang berjudul “Pengaruh Upah dan Pendidikan Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja di Provinsi Jambi” menjelaskan bahwasanya tingkat pendidikan merupakan suatu proses jangka panjang yang menggunakan prosedur sistematis dan terorganisir, karenanya tenaga kerja manajerial mempelajari pengetahuan konseptual dan teoritis untuk tujuan-tujuan umum.

Pendidikan juga dapat diartikan sebagai usaha sadar dan sistematis untuk mencapai taraf hidup atau untuk kemajuan yang lebih baik. Melalui pendidikan inilah, kita bisa menciptakan sumber daya yang lebih kompeten dengan menanamkan nilai-nilai budi pekerti, nilai religius dan nilai moral.

Saat ini, jenjang pendidikan bisa dijadikan sebagai acuan dalam ranah pekerjaan. Karena jenjang pendidikan adalah tahapan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan, tujuan yang akan dicapai serta kemampuan yang dikembangkan oleh para peserta didik.

Banyak para pengusaha yang saat ini menginginkan para pekerjanya untuk memiliki kompetensi yang sesui dengan bidangnya. Dengan salah satu syarat inilah yang menjadi penghambat bagi beberapa orang, dikarenakan tidak semua orang memiliki jenjang pendidikan yang mencukupi dengan kriteria yang diinginkan.

Melalui pendidikan yang lebih tinggi kita bisa melakukan pengembangan diri dengan berbagai hal, seperti menggunakan pendidikan sebagai sarana belajar, Menggunakan pendidikan sebagai sarana pelatihan, contohnya magang. Menggunakan pendidikan sebagai tempat mencari kolega dan menjadikan pendidikan sebagai sarana informasi.

Banyak sekali manfaat yang akan kita dapatkan dari pendidikan yang telah kita tempuh, karena pendidikan bisa menyalurkan kepada minat dan bakat yang bisa lebih kita kembangkan untuk masa depan.

Seperti kata pepatah yang dikatakan oleh Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Indonesia. Ia mengatakan “Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani” yang artinya di depan memberi contoh, di tengah-tengah membangun semangat, dari belakang memberi dorongan.

Dari pepatah tersebut, seharusnya kita dapat termotivasi untuk terus belajar dan berkembang karena melanjutkan pendidikan ialah salah satu previllage yang tidak bisa semua orang dapatkan. Oleh karena itu, jika kita adalah bagian dari orang-orang tersebut, sudah seharusnya kita bisa menggunakan pendidikan sebagai penunjang sumber daya yang lebih berkompenten nantinya.

Penulis: Nabel
Editor: Dhuyuf

Simak! 5 Cara Mudah Mengatasi Mata Panda 

0

Di tengah padatnya tugas dan pekerjaan bagi para pekerja dan mahasiswa khususnya, seringkali mengharuskan kita beraktivitas di depan layar handphone dan komputer (screen time). Paparan cahaya blue light yang berlebih akan membuat mata kita menjadi kelelahan, sehingga tanpa disadari sedikit demi sedikit mulai menimbulkan lingkaran hitam di bawah mata yang sering kali kita sebut dengan mata panda.

Secara ilmiah, mata panda disebut dengan hiperpigmentasi periorbital atau lingkaran hitam di bawah mata. Dalam sebuah studi India ditemukan bahwasanya hiperpigmentasi periorbital atau mata panda sering terjadi pada rentan usia 16 – 25 tahun, baik laki-laki maupun perempuan. Meskipun hal ini terasa normal dan lumrah, tapi bagi sebagian orang mata panda merupakan suatu hal yang mengganggu karena mengurangi estetika keindahan pada wajah sehingga mampu menurunkan rasa kepercayaan diri.

Nah, oleh karena itu SiGMAnia, jangan khawatir karena mata panda tidak bersifat permanen dan dapat dihilangkan dengan cepat dan mudah. Ini dia, beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan dan meminimalisir terjadinya mata panda.

Menurut Nurul Utami dan Novita Sari dalam jurnalnya yang berjudul “Kegunaan Topikal Vitamin C untuk Menghilangkan Hiperpigmentasi Periorbital” menjelaskan beberapa cara untuk mengatasi mata panda diantaranya:

1. Gunakan Sunscreen dan Skincare yang Mengandung Vitamin C

Paparan sinar UV yang berlebih nyatanya dapat menimbulkan penuaan pada kulit yang menyebabkan adanya kerutan di bawah mata sehingga menimbulkan kehitaman. Dengan menggunakan sunscreen dan skincare yang mengandung vitamin C, dapat menjaga kulit kita dari paparan UV yang berlebih.

Hal ini bertujuan karena vitamin C mengandung pigmen melamin yang dibutuhkan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari sehingga dapat mengobati hiperpigmentasi, stres oksidatif dan akan menyumbangkan elektron untuk menetralisir radikal bebas.

2. Tidur yang Cukup

Kurang dan tidak teraturnya pola tidur mampu menimbulkan mata panda, kurangnya istirahat mengakibatkan wajah terlihat kelelahan begitupun dengan mata. Karenanya, cobalah untuk perbaiki pola tidur dengan istirahat malam 7-8 jam setiap harinya, sehingga tubuh dan mata akan lebih terasa fresh di pagi hari. Terpentingnya adalah kurangi berjaga malam dan tidur lebih awal.

Selain itu, posisi tidur tertentu juga bisa membantu menghilangkan kantung mata. Cobalah untuk tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi dengan menambahkan bantal pada bagian kepala. Cara ini terbukti dapat mencegah penumpukan cairan pada area mata saat tidur sehingga meminimalisir terjadinya mata panda.

3. Kompres Menggunakan Air Dingin

Mengompres mata dengan air dingin cukup ampuh untuk mengurangi mata bengkak dan menyamarkan lingkaran hitam serta dapat meminimalisir pembuluh darah di bawah kulit sekitar mata melebar. Tak hanya itu, otot-otot pada mata akan lebih terasa rileks dan segar. Caranya, gunakan kapas atau kain bersih lalu rendam kain di dalam air dingin kemudian diamkan pada kulit sekitar bawah mata yang menggelap selama 10 – 15 menit.

4. Gunakan Bahan-bahan Alami dan Masker Khusus Mata

Menggunakan bahan-bahan alami seperti mentimun, teh dan sebagainya, nyatanya baik untuk kesehatan mata. Dalam hal ini, dikarenakan mentimun dan teh memiliki sifat pendingin alami yang dapat meredakan mata bengkak dan mata panda. Mentimun mengandung vitamin C dan asam folat sehingga dapat melawan racun.

Selain itu, kandungan air dalam mentimun cukup banyak sehingga dapat melembabkan mata kita. Kandungan senyawa antiinflamasi yang disebut EGCG terdapat dalam teh hijau, hal ini dapat mengurangi cairan yang menyebabkan mata terlihat sembab sehingga mampu memperbaiki sirkulasi darah di kulit dan mencerahkan.

Tak hanya itu, gel lidah buaya juga bisa digunakan untuk memudarkan kehitaman pada mata panda. Kandungan antioksidan dan antiradang dalam gel lidah buaya dapat mengurangi warna gelap dan pembengkakan pada mata. Bahan alami ini juga dapat melembapkan kulit di sekitar mata, sehingga membuat mata tampak lebih cerah. Alternatif lain juga dapat digunakan seperti masker mata dan sebagainya.

5. Cukupi Cairan dalam Tubuh

Upayakan dalam sehari agar minum tak kurang dari 2 liter air atau sekitar delapan gelas. Cairan tubuh yang cukup dapat mencegah terbentuknya kantung mata. Kekurangan cairan tubuh dapat membuat lesu dan mata panda semakin jelas terlihat. Maka dari itu, cukupi cairan dalam tubuh dengan minum 2 liter air setiap harinya, hal ini pun akan baik untuk netralisir tubuh kita.

Perlu diketahui juga SiGMAnia, tak hanya paparan cahaya blue light yang berlebih. Beberapa faktor lainnya juga yang menyebabkan timbulnya permasalahan ini seperti, kelelahan, kurang tidur, faktor genetik atau keturunan, gosokan yang berlebih pada area kulit di bawah mata, perawatan kulit yang salah, mengalami dehidrasi, kebiasaan merokok atau mengkonsumsi minuman beralkohol, stres, paparan sinar UV yang berlebih serta faktor penuaan. Seiring bertambahnya usia, tubuh akan mengalami penipisan kulit dan berkurangnya jaringan lemak serta kolagen. Hal ini akan membuat pembuluh darah di bawah mata terlihat menonjol, sehingga warna kulit di bawah mata terlihat lebih gelap.

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi mata panda, jika cara-cara di atas belum dapat mengurangi permasalahan mata panda yang terjadi. Maka, segera lakukan konsultasi pengecekan dengan para ahli. Namun, perlu diingat cara-cara di atas perlu adanya proses yang konsisten tidak semata-mata cepat dan langsung dapat dihilangkan, perlu adanya konsistensi dan proses waktu dalam mengatasi permasalahan mata panda secara perlahan.

Penulis: Tiara
Editor: Dhuyuf

Dies Natalis UIN ke-62: Tekankan Sinergi Menuju Reputasi Nasional dan Internasional

0

Serang, lpmsigma.com – Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, melaksanakan Sidang Terbuka Senat dalam rangka Dies Natalis UIN SMH Banten yang ke-62, dengan mengusung tema “Bersinergi Menuju UIN Banten yang Bereputasi Internasional,” yang bertempat di Auditorium Rektorat, pada Rabu (10/16).

Sidang terbuka ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Ketua Senat, Pimpinan Universitas, Pimpinan Fakultas, Para Guru Besar, Pendidik, elemen pemerintahan setempat, para mitra, jajaran Kepolisian, dan Mahasiswa.

Wawan Wahyudin, selaku Rektor UIN SMH Banten dalam pidatonya menyampaikan, tentang bagaimana Dies Natalis yang ke-62 ini tidak hanya sebagai perayaan, tapi juga sebagai sebuah momentum untuk mengkaji legasi dan nilai-nilai pengetahuan yang ditinggalkan oleh Maulana Hasanuddin.

“Kesuksesan Maulana Hasanuddin dalam mengimplementasikan legasi tersebut tidak lepas dari kapasitas beliau dalam mengembangkan nilai-nilai pengetahuan yang menjadi inspirasi generasi selanjutnya untuk terus berkarya dan berkontributsi dalam masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, dalam mewujudkan nilai tersebut pada Perguruan Tinggi yang ingin bereputasi Internasional, UIN SMH Banten sudah melakukan berbagai macam program, baik dalam skala nasional maupun Internasional.

“Alhamdulillah, UIN SMH Banten sudah menjalankan program moderasi beragama serta pertukaran pelajar yang tiap tahun semakin meningkat dalam skala Internasional. Insyaallah, tahun ini akan ada sekitar 10 Mahasiswa dari Filipina dan Thailand,” tambahnya.

Anton Sukarna, sebagai salah satu narasumber serta Direktur Penjualan dan Distributsi PT. Bank Syariah Indonesia, menuturkan, bahwa Bank BSI akan selalu mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dengan memfasilitasi beasiswa, baik luar negeri maupun dalam negeri dalam berkarir.

“Untuk meningkat level berkembangnya perusahaan dalam masyarakat, kami terus berkontributsi untuk memberikan biaya pendidikan dan metode pembelajaran yang baik bagi mahasiswa untuk kesempatan berkarir, khususnya dalam industri perbankan,” tuturnya.

Reporter: Frida
Editor: Nazna

Bruno Mars Kembali Guncangkan Indonesia Setelah 10 Tahun Absen

0

Setelah sepuluh tahun tidak menggelar konser di Indonesia, akhirnya Bruno Mars kembali menyapa penggemarnya dengan mengadakan konser tour di seluruh negara terutama Indonesia.

Pada konser kali ini ia akan tampil selama tiga hari sebagai bentuk mengobati kerinduan para fans nya, konser tersebut sudah dilakukan yang dimulai pada tanggal 11, 13, dan 14 September 2024 di Jakarta International Stadium (JIS). Banyak anak muda di Indonesia berboyong-boyong dapat dari berbagai daerah demi menanti penampilan penyanyi idolanya.

Bagi yang belum mengetahui SiGMAnia, Bruno mars merupakan seorang musisi asal Amerika serikat yang di kenal dengan lagu-lagu nya yang energik dengan perpaduan genre unik. Dalam aransemen lagunya, Bruno Mars sering kali menggabungkan element R&B (rhythm and blues), pop, funk, dan soul. Adapun beberapa lagu-lagunya yang terkenal yaitu, just the way you are, uptwon funk, grenade, 24k magic, Locked out heaven dan masih banyak lagi.

Tak hanya musik-musik nya yang diminati banyak kalangan, Bruno Mars juga kerap kali di kenal dengan penampilan live nya yang spektakuler dengan kemampuan menarinya yang enerjik dan vokal yang luar biasa dan selalu berhasil memukau para penontonnya.

Pada konser tersebut Bruno Mars membuka konser ini dengan membawakan lagu 24k Magic dalam penampilannya dengan diiringi langsung oleh grup hooligans serta penyanyi latar dan visual panggung yang memukau. Pada konser di Indonesia ini juga Bruno Mars menyanyikan 18 lagu hits miliknya serta lagu yang baru ia rilis dengan Lady Gaga dengan judul Die With a Smile. Tak hanya itu, di pertengahan penampilannya pada lagu Wake Up in The Sky, Bruno Mars memberikan kejutan pada penontonnya dengan menyelipkan lirik lagu bahasa Indonesia pada lagu tersebut.

Dalam konser ini juga tak hanya banyak kalangan muda yang antusias tetapi konser ini juga banyak menarik perhatian kalangan publik figur dan content creator. Selain di Indonesia Bruno Mars juga sudah menyambangi beberapa negara seperti bangkok, thailand, dan singapura pada bulan maret s/d april di tahun ini.

Namun, disisi lain yang menjadi persoalan dalam konser ini yaitu aksebilitas dan keterjangkauan harga tiket. Tapi, tak dapat dipungkiri konser ini tidak membuat para penonton menyesal dan bahkan merasa takjub atas penampilan konser yang spektakuler, Bruno Mars benar-benar menyuguhkan setlist yang epik dan mampu membuat mood penonton bangkit serta hanyut dalam lagu-lagunya.

Penulis: Mg_Marifatus sofiyah
Editor: Tiara