Beranda blog Halaman 50

Menuju Indonesia Emas 2045: Mampukah Gen Z Mengatasi Pengangguran?

0

Generasi Z merupakan kelompok individu yang lahir pada periode antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, mewakili generasi yang tumbuh dan berkembang di tengah kemajuan teknologi yang pesat dan perubahan sosial yang signifikan.

Kemajuan teknologi mempermudah mereka mengakses informasi dan peluang kerja. Platform seperti LinkedIn dan situs freelance seperti Upwork memungkinkan mereka belajar keterampilan baru dan mengembangkan karier sejak dini.

Kesadaran akan pentingnya pengalaman praktis, mendorong Gen Z aktif mencari magang dan pekerjaan freelance. Mereka ingin memperkuat resume, mengasah keterampilan, dan memperluas jaringan profesional. Selain itu, banyak yang bekerja lebih awal untuk mencapai kemandirian finansial dan memanfaatkan fleksibilitas pekerjaan freelance untuk menyeimbangkan pendidikan dan pekerjaan.

Namun, tingginya tingkat pengangguran di kalangan Gen Z tetap menjadi isu. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 menunjukkan tingkat pengangguran terbuka mencapai 5,23%, dengan pengangguran muda mendominasi. Meski berpengalaman, banyak Gen Z yang sering memutuskan resign dari pekerjaan yang tidak sesuai ekspektasi. Mereka mencari kualitas lingkungan kerja, keseimbangan hidup, dan kesempatan pengembangan karier.

Untuk mengatasi ini, Gen Z perlu terus mengembangkan keterampilan melalui kursus online, sertifikasi, dan pelatihan tambahan. Membangun jaringan profesional dan mencari mentor juga penting. Perusahaan perlu lebih inklusif dan fleksibel, menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan memberikan kesempatan pengembangan karier.

Generasi Z penuh potensi dan semangat. Meski menghadapi tantangan pengangguran, produktivitas dan ambisi mereka dalam mengejar magang dan pekerjaan freelance adalah langkah positif menuju masa depan cerah. Dengan dukungan yang tepat, mereka dapat mengatasi hambatan ini dan berhasil dalam karier mereka. Contohnya, perusahaan seperti Google dan Microsoft telah memulai program magang khusus untuk Gen Z, memberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan mendapatkan pengalaman praktis.

Selain itu, penting bagi Gen Z untuk menyadari peran mereka dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, di mana Indonesia bercita-cita menjadi negara maju dengan perekonomian yang inklusif dan berdaya saing tinggi.

Untuk mencapai visi ini, diperlukan kontribusi dari generasi muda yang memiliki keterampilan mumpuni dan mampu beradaptasi dengan perubahan. Gen Z harus dipersiapkan secara maksimal melalui pendidikan yang relevan dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri masa depan.

Pemerintah, perusahaan, dan lembaga pendidikan harus bekerja sama dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan generasi ini. Dengan demikian, Gen Z tidak hanya akan mengurangi tingkat pengangguran, tetapi juga akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Penulis: Naila
Editor: Salma

UKT Melonjak, Pendidikan Tinggi Terganjal Biaya

0

Oleh: Bagas Yulianto, Mahasiswa Fakultas Dakwah

Kebijakan pemerintah yang ugal-ugalan dalam menaikkan Uang Kuliah Tunggal (UKT), menuai banyak kritik dan juga keluhan dari kalangan mahasiswa. Tindakan tersebut dianggap mempersempit kesempatan masyarakat menengah ke bawah untuk bisa mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi. Pendidikan hari ini sudah tidak lagi ramah untuk masyarkat.

Dalam hal ini sebagai mahasiswa yang memiliki peran penting untuk mewakili aspirasi masyarakat terhadap hal apapun, salah satunya tentang kenaikan UKT yang membuat banyak mahasiswa khawatir tidak bisa melanjutkan kuliah. Sebab, kenaikan UKT tentu akan membuat mahasiswa yang berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah, kesulitan memenuhi biaya perkuliahan.

Polemik kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tidak hanya terjadi di kampus Negeri di bawah Kementerian Agama (Kemenag). Tapi juga kampus Negeri di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Kenaikan UKT di kampus Kemenag yang cukup mencolok terjadi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kenaikan UKT di kampus yang berbasis di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, itu hampir terjadi di seluruh fakultas atau jurusan. Tidak hanya itu, kenaikan UKT juga terjadi di setiap kelompok atau golongan UKT.

Hal ini yang menjadi ketakutan mahasiswa UIN SMH Banten untuk kedepannya, karna tidak bisa di pungkiri bagaimana sistem pendidikan dan biaya di UIN SMH Banten kedepannya.

Kemerdekaan Pers Terancam, RUU Penyiaran Bertentangan dengan UU Pers

0

Serang, lpmsigma.com – Protes massal yang dilakukan oleh masyarakat sebagai respon terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran, dinilai mengancam kemerdekaan pers. Hal ini mencerminkan ketidakpuasan dan kekhawatiran yang dirasakan oleh masyarakat, terhadap potensi pembatasan mengenai kebebasan berekspresi dan integritas media yang mungkin timbul dari RUU tersebut.

Beberapa pasal yang sering dianggap kontroversial dalam RUU Penyiaran, diantaranya pembatasan kebebasan pers dalam berekspresi, pengaturan yang berlebihan terhadap konten media, pengaturan yang membatasi partisipasi masyarakat dalam penyiaran, serta ketidakjelasan atau kurangnya perlindungan terhadap kepentingan jurnalis dan profesi media.

Khudori, sebagai Ketua Aliansi Pers Mahasiswa Serang (APMS) menilai RUU Penyiaran menjadi tumpang tindih alias bertentangan dengan UU Pers.

“RUU Penyiaran akan menjadi tumpang tindih dengan regulasi yang sudah ada khusunya pada UU No. 40 tentang Pers dan Kewenangan Dewan Pers” kata Khudori, Jum’at (24/05/2024).

Ia juga menjelaskan bahwa, APMS tengah membangun komunikasi dan konsolidasi untuk protes dijalan terhadap RUU Penyiaran, dengan melakukan upaya penolakan yaitu menyebarkan petisi penolakan ke tujuh Lembaga Pers Mahasiswa di Serang.

“Kami sudah bersiap untuk protes masal menolak RUU Penyiaran, membuka ruang bergandengan dengan Lembaga Pers lain untuk memprotes” jelasnya.

Dewan pers menilai jika sejumlah pasal yang tengah digodok, sangat mengekang kemerdekaan pers dan berpotensi melahirkan produk jurnalistik yang buruk. Salah satu pasal yang kontroversial adalah adanya larangan menawarkan karya eksklusif jurnalistik investigasi.

Sementara itu, Aldi Alpian selaku Pimpinan Umum Lembaga Pers Mahasiswa SiGMA, menuturkan pasal-pasal dalam RUU ini dapat mengarah pada pensensoran dan pembungkaman kritik terhadap pemerintah dan pihak-pihak berkepentingan.

“Pasal bermasalah dalam RUU salah satunya memberikan wewenang berlebihan kepada Komisi Penyiaran Indonesia untuk mengatur konten media, yang dapat pensensoran dan membungkam kritik terhadap pemerintah dan pihak-pihak berkepentingan,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan, pasal yang terdapat dalam RUU terbaru ini ada ancaman bagi jurnalis dalam pemberitaan media yang dianggap bertentangan dengan kepentingan pihak tertentu.

“RUU sekarang tengah menjadi kontra terdapat pasal yang mengandung ancaman pidana bagi jurnalis, sehingga tidak memberikan kebebasan berpendapat dalam pemberitaan media,” pungkasnya.

Reporter: Nabila
Editor: Nazna

Soroti Banten Internasional Stadium, FORMASI Gelar Mimbar Bebas

0

Serang, lpmsigma.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Federasi Olahraga Mahasiswa (FORMASI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, menggelar mimbar bebas soroti kondisi Banten Internasional Stadium Pada Senin (20/05).

Belasan mahasiswa yang tergabung dalam UKM FORMASI, kompak menyoroti kondisi memprihatinkan Banten Internasional Stadium (BIS) saat ini.

Didi Kurniawan, sebagai Ketua Umum UKM FORMASI menyayangkan hal tersebut. Pasalnya, sejak diresmikan pada tanggal 09 Mei 2022 stadion yang dibangun dengan menghabiskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hampir 1 triliun, tidak pernah digunakan untuk event pertandingan resmi.

“Setelah dua tahun diresmikan, stadion tersebut justru tidak ada aktivitas keolahragaan. Padahal, pembangunan tersebut diperuntukkan untuk kegiatan keolahragaan masyarakat,” ujarnya.

Stadion yang memiliki luas 78,116 M2, kapasitas 30-38 Ribu Kursi penonton terdiri dari 5 lantai, kemudian terdapat tribun VVIP dan rumput lapangan Zoysia Matreal berstandar FIFA, serta lampu stadion berstandar AFC, ruangan Press Conference, terdapat lintas atletik berstandar IAAF.

Jika dilihat dari fasilitas SIB tentu pertandingan sepak bola di ajang Liga 1, 2, bahkan Liga 3 atau sebagai Home Base Timnas Indonesia sudah sangat layak dipergunakan.

Didi juga menyampaikan, berkaca pada kondisi saat ini disekitar Stadion yang sempat menjadi kebanggaan warga Provinsi Banten hampir tertutupi oleh Semak belukar (Ilalang) dan akses jalan yang sempit.

“Harusnya Pemerintah ketika membuat stadion tersebut, harus sudah mengantisipasi hal-hal yang dapat menimbulkan kendala-kendala seperti akses jalan, perawatan stadion yang nantinya akan menjadi bom waktu dikemudian hari,” kata Didi.

Terakhir UKM FORMASI menutut Pemprov Banten, untuk Memperbaiki akses jalan yang layak digunakan, Jadikan SIB sebagai sarana peningkatan UMKM, Gunakan SIB pada ajang event baik Liga 1, 2 dan 3 dan Menjadikan SIB sebagai Sport Center atau Tranining Center.

“Maka kami menuntut Pemprov Banten untuk mundur dari jabatannya jika sudah tidak bisa bekerja secara Profesional dan mengatasi masalah tersebut dalam jangka waktu dekat,” tutupnya.

Reporter: Aldi

Dana KIP-K Tertunda! Mahasiswa Menjerit, Universitas Beberkan Alasannya

0

Serang, lpmsigma.com – Pencairan dana Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) tertunda, memicu keluhan dari para mahasiswa yang seharusnya dana cair lebih awal pada bulan Februari akan tetapi tertunda hingga bulan Mei, Senin (20/05).

Hidayatullah, selaku Wakil Rektor III bagian Kemahasiswaan dan Kerjasama, menjelaskan bahwa dana KIP Kuliah sudah diproses, tetapi mahasiswa yang menimbulkan keterlambatan pencairan.

“Pencairan dana terlambat, karena setiap ingin diproses tertunda oleh mahasiswa yang diganti karena menikah, meninggal dan mengundurkan diri. Maka, satu data itu mengganggu keseluruhan yang satu SK dan satu dokumen,” jelasnya.

Di tempat yang berbeda, Akhmad Taptajani, selaku Kepala Bagian (Kabag) Akademik Kemahasiswaan, menuturkan bahwasannya pengajuan KIP Kuliah terkait proses verifikasi sudah dilakukan sejak bulan Februari.

“Proses pengajuan sudah dari bulan Februari, mulai dari verifikasi dan yang lainnya. Namun, terhambat dari mahasiswanya sendiri, seperti menikah, rekening sudah tidak aktif dan harus diganti. Kemudian, SK sebelumnya dicabut harus ganti yang baru dan prosesnya tidak sebentar,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, pencairan dana KIP Kuliah seharusnya hari ini sudah dicairkan ke rekening mahasiswa melalui bank.

“Informasi dari pihak keuangan, seharusnya dana KIP hari ini sudah bisa dicairkan ke rekening masing-masing mahasiswa,” tutupnya.

Reporter: Enjat
Editor: Nazna

Buat Website Impianmu Tanpa Coding! 8 Langkah Mudah dengan WordPress

0

Kalian mungkin sudah sering mendengar tentang WordPress yang cukup populer di kalangan blogger. Namun tahukah kalian apa itu WordPress?

WordPress adalah platform CMS (Content Management System) yang bertanggungjawab untuk membuat, membaca, memperbarui dan menghapus data dari situs web yang kita buat. WordPress sendiri dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL.

WordPress juga menawarkan fitur yang memudahkan pembuatan website tanpa harus memahami bahasa pemrograman yang rumit. Dikutip dari e-book, dengan judul “Panduan Lengkap Menguasai WordPress untuk Pemula” ditulis oleh Suhri Romansyah, yang menjelaskan beberapa langkah untuk membuat website di WordPress.

Berikut delapan langkah membuat website di WordPress yaitu:

1. Persiapan Host dan Instalasi WordPress

Hal pertama saat memulai WordPress adalah

memilih layanan hosting yang tepat untuk website yang kita gunakan. Hosting adalah tempat website kita disimpan

dan pengunjung dapat mengaksesnya.

Setelah kita memilih hosting, langkah selanjutnya adalah menginstal

WordPress. Banyak penyedia hosting menawarkan instalasi WordPress sekali klik, sehingga memudahkan pengguna untuk memulai.

Namun, jika kita memutuskan untuk menginstal WordPress secara manual, langkah-langkahnya cukup sederhana. Kita perlu mengunduh file WordPress dari situs resminya, mengunggahnya ke server hosting kami, membuat database MySQL dan terhubung ke database WordPress.

2. Login ke Dashboard WordPress

Dashboard WordPress adalah pusat kendali website kami dan memahami cara mengelolanya secara efektif. Dashboard WordPress terdiri dari berbagai menu dan submenu yang memberikan akses ke berbagaib fungsi dan pengaturan di website.

Menu utama WordPress terdiri dari beberapa menu, antara lain dashboard, posting, media, halaman, komentar, tampilan, plugin, pengguna, alat, dan pengaturan.

3. Menyesuaikan Pengaturan Situs Web

Setelah kita memahami dasar-dasar WordPress dan terbiasa dengan Dashboard, langkah selanjutnya adalah menyesuaikan pengaturan situs web agar sesuai dengan kebutuhan dan preferensi. Hal ini termasuk mengatur identitas situs web, mengelola pengguna, peran, serta mengoptimalkan pengaturan keamanan dan privasi.

4. Mengelola Tema WordPress

Tema WordPress adalah kumpulan file yang mengontrol tampilan dan desain situs web.

Memilih tema yang sesuai dengan kebutuhan branding dan website merupakan langkah penting dalam membangun website yang menarik dan profesional. Namun, WordPress saat ini menawarkan ribuan tema gratis dan tema premium yang mudah dipasang dan digunakan.

5. Membuat Halaman Konten dan Postingan

Konten adalah jantung dari situs web, dan membuat halaman serta postingan konten yang menarik dan bermanfaat adalah kunci untuk menarik dan mempertahankan pengunjung. WordPress memiliki dua tipe konten utama yaitu posting dan halaman.

Postingan adalah konten dinamis, biasanya digunakan untuk konten berita atau blog. Sedangkan halaman adalah konten statis, digunakan untuk halaman, kontak, dan informasi lainnya.

6. Instal Plugin di WordPress

Plugin adalah alat yang ampuh untuk meningkatkan fungsionalitas situs web tanpa menulis kode apa pun dari awal. WordPress menawarkan ribuan plugin gratis dan premium yang dapat kita instal dan gunakan untuk berbagai tujuan, mulai dari SEO hingga keamanan hingga e-niaga dan banyak lagi.

7. Membuat Menu Navigasi yang Efektif

Menu navigasi adalah kunci untuk membantu pengunjung website menemukan konten yang mereka cari dengan cepat dan mudah.

8. Manajemen Komentar dan Penggunaan Interaksi

Pengguna adalah salah satu aspek kunci dalam membangun dan memelihara komunitas online yang aktif.

WordPress memungkinkan kita mengelola komentar dan pengguna dari menu Komentar dan pengguna di dashboard WordPress.

Nah, mudah sekali bukan membuat website dengan WordPress? Itulah tadi beberapa cara membuat website menggunakan WordPress dengan mudah, buat SiGMAnia selamat mencoba.

Penulis: Enjat
Editor: Nazna

Peran Penting Desain Grafis di Dunia Profesional

0

Desain grafis memiliki peran yang sangat besar dalam berbagai profesi dan industri kreatif. Menariknya, di era digital ini, kemampuan desain grafis bisa menjadi pekerjaan yang menjanjikan di masa depan, terutama bagi para konten kreator yang umumnya memiliki latar belakang desain grafis.

Hendry Gunawan, seorang dosen, fotografer, dan konsultan IT, menegaskan bahwa kemampuan di bidang grafis telah berkontribusi dengan signifikan dalam perkembangan karirnya.

“Kemampuan di bidang grafis punya andil besar dalam perkembangan kemampuan kita,” ujarnya.

Sejak tahun 1830 hingga sekarang, perkembangan desain grafis telah mengalami berbagai perubahan. Salah satu aspek penting dalam desain grafis adalah pemilihan font yang tepat. Font tidak hanya berfungsi sebagai teks, tetapi juga mencirikan suatu media karena konsistensinya.

Desain grafis, menurut Hendry, merupakan pesan visual yang dibungkus secara kreatif, yang berarti asli, luwes, dan lancar. Pesan visual tersebut harus komunikatif, efisien, efektif, dan estetis.

Hendry juga menyoroti berbagai bidang yang didukung oleh desain grafis, antara lain:

1. Advertising (desain grafis untuk periklanan)

2. Web Design (desain tampilan website)

3. Movie Production (desain movie title, motion graphic)

4. Game Design (desain tampilan game, desain karakter)

5. Printing Industry (desain label, packaging)

6. Editorial Design (layout koran, majalah, tabloid)

7. Book Design (desain cover, layout isi buku)

8. Information Design (sign system, desain peta/denah)

9. Branding Company (logo, brand/trade mark)

10. Type Design (desain huruf/tipografi, eksperimen tipografi)

Dalam pembuatan media cetak seperti koran dan majalah, tipografi selalu menjadi perhatian utama. Hendry mengutip dari Surianto Gustam, yang mendefinisikan layout sebagai “tataletak elemen-elemen desain terhadap suatu bidang dalam media tertentu untuk mendukung konsep/pesan yang dibawanya”.

Hendry juga menjelaskan lima prinsip dalam layout yang perlu diketahui:

1. Diawali dengan berurutan, aliran membaca menjadikan urutan sebagai perhatian penting dalam layout. Dikarenakan orientasi arah baca orang Indonesia dimulai dari kiri ke kanan, lalu atas ke bawah atau sebaliknya, sehingga urutan menjadi penting.

2. Penekanan, dengan menunjuk pada objek-objek penting dalam urutan pembacaan, dalam arti penekanan ini berkaitan dengan Point of Interest atau Pusat Perhatian dalam suatu layout.

3. Keseimbangan, pembagian berat ruang, termasuk ruang isi dan kosong (ruang sela) dengan mengatur pembagian ruang dalam layout.

4. Kesatuan, yakni usaha menciptakan kesatuan objek, termasuk ruang secara keseluruhan.

5. Konsistensi, yaitu kontrol estetika tampilan keseluruhan. Konsistensi sangat terasa pada penerbitan berkala, selain sebagai kontrol estetik, juga berguna bagi koordinasi keseluruhan material yang dilayout.

Prinsip layout menjadi penting karena pengguna yang puas dengan desain, akan setia melihat karya kita dan merekomendasikannya kepada orang lain, sehingga meningkatkan jumlah pengguna yang puas dan potensial menjadi bisnis yang baik.

Pemahaman tentang dampak desain grafis bagi seseorang ini penting, karena mampu mendorong kita memahami beberapa hal dengan ilmu komputer, yang kemudian dapat menopang kemampuan-kemampuan lainnya.

Dengan semakin pesatnya digitalisasi, penting bagi mahasiswa dan profesional di bidang kreatif untuk terus mengasah keterampilan desain grafis mereka. Desain grafis tidak hanya tentang membuat sesuatu yang indah, tetapi juga tentang menyampaikan pesan secara efektif dan efisien, yang akhirnya dapat mendukung berbagai bidang profesi dan membuka peluang karir yang luas di masa depan.

Penulis: Lydia
Editor: Nazna

Tak Ada Malam Kudus di Cilegon

0
Ruangan ibadah di lantai dua Gereja HKBP. Foto diambil pada 17 Maret 2024.

Penulis: Nabila Alsabila dari LPM SiGMA UIN Banten

Umat Kristiani di Cilegon Harus Menempuh Perjalanan Berkilo-kilo Meter untuk Beribadah di Gereja Kota Serang. Pemerintah Kota Cilegon Tunduk pada Tekanan Kelompok Penolak Pendirian Gereja.

Dalam guyuran hujan pagi, puluhan jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan Kota Serang, Provinsi Banten khusyuk menunaikan ibadah Minggu. Remaja hingga orang-orang sepuh memenuhi bangku. Hawa panas menyergap. Hanya kipas angin yang meredakan pengap. Pendeta Gereja HKBP Kota Serang, Erwin memimpin ibadah itu.

Gereja yang berhadapan dengan Alun-alun Kota Serang dan berdekatan dengan pusat perbelanjaan itu terletak di Jalan Veteran Kotabaru. Rumah ibadah yang beroperasi sejak 1965 ini menampung jemaat melebihi kapasitas. Selain jemaat dari Serang, gereja seluas 1.300 meter persegi ini harus memfasilitasi lebih dari 2.800 jemaat dari sejumlah daerah seperti Cilegon, Cikande, dan Pandeglang setiap pekan. Kini jumlahnya makin banyak karena pemuda yang merantau di sekitar gereja.

IMG 20240518 WA0037
Erwin (Pendeta sekaligus Pimpinan Gereja HKBP Kota Serang). Foto diambil pada 17 Maret 2024.

Mereka beribadah secara bergantian dalam 11 sesi, mulai pukul 06.00 hingga 21.00. Lahan parkir gereja yang sempit tak cukup menampung kendaraan umat. Pendeta Erwin, 56 tahun, menyebutkan jumlah jemaat yang kian bertambah membuat pengelola gereja semakin kewalahan menampung mereka.

Sulitnya izin mendirikan gereja di Banten menjadi penyebab persoalan itu. Sebanyak 900 umat Kristiani dari Kota Cilegon misalnya harus menempuh berkilo-kilo meter untuk ibadah di Gereja HKBP Kota Serang. “Umat semakin menumpuk. Doa saya, gereja roboh supaya pemerintah sadar situasi kami,” ucap Erwin ditemui di Gereja HKBP Serang, Minggu (17/03/2024).

Data Kementerian Agama pada Agustus 2022 menunjukkan jumlah masjid di Banten sebanyak 8.885, 966 gereja Kristen Protestan, 71 gereja Katolik, tujuh pura, dan 112 vihara. Erwin kecewa dengan Pemerintah Kota Cilegon yang tidak mau mengeluarkan izin pendirian Gereja HKBP Maranatha di Cikuasa, Kelurahan Gerem.

Komite Penyelamat Kearifan Lokal Kota Cilegon menolak pembangunan Gereja HKBP Maranatha. Mereka mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Cilegon dan bertemu dengan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian pada 7 September 2022.

Penolakan itu berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Serang Nomor 189/Huk/SK/1975 tertanggal 20 maret 1975 tentang penutupan gereja atau tempat jamaah bagi agama Kristen di Kabupaten Serang (sekarang Cilegon). Wali Kota Cilegon Helldy Agustian bahkan ikut menandatangani petisi tersebut dengan alasan menjaga kondusifitas dan ketertiban masyarakat. “Penandatanganan petisi bagi saya politis. Kami tidak pernah tahu saat tanda tangan apakah hatinya bersih atau tidak. Mau sampai kapan peperangan terus, kapan Banten mau hidup rukun,” kata Erwin.

Pendeta lainnya di HKBP, Marlan, 61 tahun, juga kecewa dengan situasi itu. Selain sulitnya mendirikan gereja, umat Kristiani juga merasa tak nyaman saat peringatan hari raya, misalnya Natal dan Paskah yang banyak didatangi polisi. “Mereka seperti meragukan toleransi kami,” kata Marlan.

Salah satu jemaat HKBP Serang, Eci kerepotan saat ibadah Minggu maupun misa malam Natal maupun Paskah. Bersama keluarganya, Eci yang berasal dari Cilegon harus menempuh perjalanan berkilo-kilo meter untuk menjangkau Gereja HKBP. “Habis waktu di jalan. Kami harus bersiap mulai jam 04.00 pagi untuk ibadah Minggu pukul 08.00.

Selain Eci, ada ratusan jemaat lainnya dari Cilegon yang harus menumpang di kendaraan milik tetangga. Ada pula yang harus merogoh kocek untuk membayar ongkos transportasi menuju Serang supaya tetap bisa beribadah.

Eci kesal dengan Wali Kota Cilegon yang tunduk pada sekelompok orang yang memaksa tak boleh ada rumah ibadah selain umat Islam sebagai kalangan mayoritas di kota tersebut. Dia berharap Pemerintah Kota Cilegon mempermudah pendirian izin gereja dan taat pada konstitusi yang menjamin setiap warga negara beribadah sesuai keyakinannya.

IMG 20240518 WA0040
Tanah HKBP Maranatha Cilegon. Foto diambil pada 29 Maret 2024.

Tanah calon gereja HKBP Maranatha kini hanya ditumbuhi rerumputan. Tanah seluas 3.915 meter persegi itu berada tak jauh dari permukiman penduduk.

Para Penolak Gereja HKBP Maranatha

IMG 20240518 WA0038
Saimuri (Ketua RW 01 Cikuasa, Gerem. Foto diambil pada 30 Maret 2024.

Saimuri, 66, Ketua Rukun Warga 01 Cikuasa, Gerem, Kelurahan Grogol, Cilegon menyatakan penolakan pendirian Gereja HKBP Maranatha terjadi karena pengelola gereja tak memenuhi syarat pendirian rumah ibadah. Dia malah menuding pengelola gereja merayu warga agar memberikan persetujuan yakni mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk tanpa sepengetahuan ketua RT, ketua RW, dan lurah. “Mereka belum pernah sosialisasi ke masyarakat” tutur Saimuri saat ditemui, di rumahnya pada Jum’at (29/4/2024).

Saimuri menyebutkan sesuai Surat Keputusan Bersama 2 Menteri mengenai syarat pendirian rumah Ibadah Pasal 14 Ayat 1, pendirian rumah ibadah harus memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis bangunan.

Pada ayat 2, pendirian rumah ibadah harus memenuhi persyaratan khusus yakni mengumpulkan daftar nama dan KTP paling sedikit berjumlah 90 orang yang disahkan oleh pejabat setempat sesuai dengan tingkat batas wilayahnya. Selain itu, harus mendapat dukungan dari masyarakat setempat paling sedikit berjumlah 60 orang yang disahkan oleh lurah atau Kepala Desa.

Menurut dia, pengelola gereja memaksa untuk mendirikan gereja, padahal pemerintah belum mendapatkan pengajuan izin. Dia menuduh pengelola gereja tidak mendatangi masyarakat dengan cara yang baik dan sengaja menciptakan propaganda. “Pada intinya tidak ada kebencian dan penolakan. Kalau ada pasti ada alasan yang kuat dan logis,” kata dia.

IMG 20240518 WA0039
Abu Nasor (Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Kota Cilegon. Foto diambil pada 23 April 2024. 

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Cilegon, Abu Nasor membantah tudingan Cilegon sebagai kota yang intoleran karena tak ada gereja yang berdiri. Pendirian gereja juga ditolak di Kelurahan Cikeray, Lembang, dan Kecamatan Citangkil.

Pemerintah Kota Cilegon, kata dia  sudah berupaya untuk memfasilitasi umat Kristiani saat hendak pergi beribadah, dengan menyediakan sepuluh bus yang bisa digunakan untuk ibadah di Kota Serang. Namun, tak semua umat Kristiani mau menggunakan bus itu. Kini hanya dua bus yang beroperasi.

Abu Nasor meminta pengelola gereja mematuhi aturan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Tahun 2006, yakni aturan 90/60. “Semua ujungnya melihat pada aturan. Jika tetap ingin memaksakan membangun gereja, pindah saja ke negara-negara di Eropa. Di sana  mayoritas umat non-Islam sehingga mudah untuk mendirikan tempat ibadah,” kata dia.

Pada 7 September 2022, sekelompok orang yang menamakan Komite Penyelamat Kearifan Lokal Kota Cilegon menolak pembangunan Gereja HKBP Maranatha. Mereka membawa petisi itu ke Kantor Wali Kota Cilegon. Sekelompok orang tersebut berasal dari Kota Serang, Pandeglang, dan Cilegon.

Mereka mendesak Wali Kota Cilegon, Ketua DPRD, Wakil Wali Kota Cilegon untuk ikut meneken petisi tersebut. “Daripada terjadi hal yang tidak diinginkan, lebih baik tandatangani dan itu hanya di atas kain putih. Jika dibakar ya sudah selesai, tidak ada kekuatan hukumnya,” kata Abu.

Abu dan petugas di Kantor Wali Kota Cilegon menolak memberikan data orang-orang yang membuat petisi tersebut. Petugas kantor beralasan lemari tempat menyimpan data sudah lama tidak dipakai dan ruangan telah direnovasi.

Direktur Eksekutif Setara Institute Halili Hasan menyebutkan Cilegon menjadi kota kedua terendah dalam hal toleransi yang indikatornya adalah rumah ibadah. Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Serang Nomor 189/Huk/SK1975 menjadi dasar penolakan pendirian gereja oleh masyarakat Cilegon.

Setara menyusun riset Indeks Kota Toleran melalui empat variabel dengan delapan indikator yang merupakan elemen-elemen yang melekat di Cilegon dengan skor 4,193. Skor itu dihitung dari 30 persen regulasi di tingkat pemerintah, 30 persen regulasi sosial, 25 persen tindakan pemerintah, dan 15 persen demografi agama.  “Cilegon termasuk kota yang menolak berdirinya tempat ibadah kalangan minoritas dengan alasan faktor kesejarahan dan kearifan lokal,” kata Halili.

***

Liputan ini menjadi bagian dari program pelatihan dan hibah Story Grant “Anak Muda Ciptakan Ruang Aman Keberagaman di Media” yang dilaksanakan oleh Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK). Terlaksana atas dukungan rakyat Amerika Serikat melalui USAID. Isinya adalah tanggung jawab SEJUK dan tidak mencerminkan pandangan Internews, USAID, atau pemerintah AS.

PJB 2024 Digelar, Pendiri LPM SiGMA Harapkan Peserta Menjadi Pionir LPM Kampus

0

Serang, lpmsigma.com – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) SiGMA kembali mengadakan Pelatihan Jurnalistik dan Broadcasting (PJB) 2024 se-Banten, dengan mengusung tema ”Jurnalis 4.0: Mengasah Keterampilan yang Inovatif dalam Menghadapi Era Digitalisasi” yang bertempat di Aula Rektorat Lantai tiga Kampus satu pada Kamis (16/05).

PJB ini terbuka secara umum yang berlangsung selama tiga hari pada tanggal 16 Mei-18 Mei 2024, dengan total keseluruhan peserta 57 yang terdiri dari mahasiswa UIN SMH Banten dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Syekh Manshur Pandeglang.

Dalam sambutannya, Mahyudi selaku Pendiri LPM SiGMA, menyampaikan harapannya kepada para peserta dapat menjadi pionir LPM di kampus nya masing-masing.

“Pelatihan ini dibuka secara umum, guna menjadikan para peserta nantinya sebagai pionir-pionir terhadap pembentukan dan pengembangan lembaga pers mahasiswa kampus,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Enjat sebagai Ketua Pelaksana PJB tahun 2024, mengatakan tujuan diadakannya kegiatan ini lanjutan dari tahap kaderisasi dan sebagai peluang pengasahan skill agar melahirkan jurnalis-jurnalis muda.

“Tahap kedua dalam kaderisasi, selain itu pula untuk membuka lapangan pelatihan serta pengasahan skill dalam jurnalistik,” katanya.

Disamping itu, Aldi Alfian selaku Pimpinan Umum LPM SiGMA menuturkan dalam acara PJB ini dapat menjadi ajang pengasahan skill dan pembelajaran lebih mendalam terhadap kegiatan jurnalistik khususnya.

“PJB Ini menjadi ajang pelatihan bagi siapa saja yang ingin mendalami dunia jurnalistik, sehingga bisa di implementasikan dari pemateri yang berkompeten,” pungkasnya.

Reporter: Tiara
Editor: Een

Hari Kanker Ovarium Sedunia, Penyakit Tersembunyi Wanita

0

Setiap tahun, tanggal 8 Mei diperingati sebagai Hari Kanker Ovarium Sedunia, diusung pertama kali oleh Koalisi Kanker Ovarium Dunia pada tahun 2013. Sejak itu, tanggal ini telah menjadi momen penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dengan sigap bertindak dalam melawan penyakit yang mematikan ini.

Kanker ovarium, meskipun tidak sering digandrungi banyak orang, sebagai salah satu penyakit kanker paling mematikan bagi wanita di seluruh dunia.

Berdasarkan data Globocan tahun 2020, kanker ovarium menempati peringkat ketujuh sebagai kanker paling sering terjadi pada wanita dan peringkat kedelapan sebagai penyebab kematian wanita akibat kanker secara global. Diperkirakan bahwa sekitar 314.000 wanita di dunia menerima diagnosis kanker ovarium setiap tahunnya, dengan 207.000 di antaranya kehilangan nyawa mereka akibat penyakit ini.

Namun, yang lebih mengkhawatirkan ialah angka diagnosa kanker ovarium diperkirakan akan meningkat hampir 40% pada tahun 2040. Lebih khawatir lagi saat mengetahui bahwa negara-negara dengan sumber daya rendah akan menanggung beban terbesarnya.

Sebagian besar perempuan yang terkena penyakit ini tinggal di negara-negara dengan tingkat pendapatan masyarakat rendah atau menengah. Sayangnya, data mengenai beban penyakit kanker ovarium di negara-negara ini masih kurang, sehingga mendorong prioritas kesehatan menjadi suatu tantangan yang kompleks.

Salah satu tantangan utama dalam menghadapi kanker ovarium adalah keterlambatan dalam diagnosis. Studi Every Woman pada tahun 2018, menemukan bahwa terlalu banyak perempuan yang tertinggal saat menunggu diagnosis, baik karena kurangnya kesadaran akan gejala maupun faktor risiko akan kurangnya kesadaran di kalangan profesional kesehatan, atau bahkan karena waktu yang diperlukan sistem kesehatan untuk menyelesaikan tes diagnostik.

Dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan dalam melawan kanker ovarium, International Gynecologic Cancer Society (IGCS) dan International Gynecologic Cancer Advocacy Network (IGCAN) memperluas semangat Hari Kanker Ovarium Sedunia sepanjang bulan Mei.

Mereka menyoroti isu-isu penting dan program-program yang dikhususkan untuk kanker ovarium, dengan harapan dapat membawa perubahan yang positif dalam upaya pencegahan, diagnosis, dan pengobatan penyakit yang mengancam nyawa ini. Sejak itulah setiap tahun pada tanggal 8 Mei akan diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia.

Penulis: Lydia
Editor: Salma