Beranda blog Halaman 99

Beragam Khasiat dari Aloe Vera 

0

Aloe Vera atau yang biasa kita kenal dengan sebutan lidah buaya merupakan salah satu tumbuhan yang sering kita jumpai, tumbuhan ini juga seringkali dijadikan sebagai tanaman hias, karena bentuknya yang sangat unik untuk dipajang dan juga cara perawatannya yang mudah. Selain itu Aloe Vera juga memiliki banyak khasiat yang bisa kita gunakan.

 

Mayoritas masyarakat umum hanya mengetahui khasiat lidah buaya untuk kesehatan dan kesuburan rambut, akan tetapi saat ini lidah buaya dimanfaatkan sebagai kandungan dalam skincare, bahkan kandungan lidah buaya juga dijadikan sebagai minuman segar.

 

Dikutip dari alodokter.com yang diulas oleh dr. Meva Naveza, beragam khasiat dari Aloe Vera yang sangat baik untuk tubuh kita, diantaranya: mengatasi kulit kering, menghilangkan jerawat, mempercepat penyembuhan luka, meredakan gatal dan ruam kronis, dan lain-lain.

 

Kemudian dikutip dari jurnal, Stabilitas Antioksidatif Lidah Buaya Selama Pengolahan Minuman Lidah Buaya, yang ditulis oleh Riyanto dijelaskan bahwa oksidasi lemak yang sangat berkaitan dengan penyakit seperti kanker, jantung dan penuaan diri membutuhkan zat yang mampu menghambat penyakit tersebut.

 

Antioksidan adalah zat yang dapat menghambat reaksi oksidasi pada bahan atau substansi yang mudah mengalami oksidasi. Aktivitas antioksidasi lidah buaya dinyatakan sebagai kemampuan menangkap radikal bebas dan kemampuan menghambat peroksidasi lemak.

 

Dilihat dari khasiat yang dimiliki Aloe Vera sangat baik untuk tubuh, akan tetapi penggunaan dalam jumlah yang tinggi pun tidak baik. Sebaiknya konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu sebelum menggunakannya.

 

Penulis: Mg_Nazna

Editor: Een

Alasan Para Aktivis Tetap Jadikan UIN Sebagai Titik Kumpul Massa Aksi

0

Serang, lpmsigma.com – Para aktivis memberikan alasan kenapa UIN Banten tetap menjadi titik kumpul massa aksi pada Selasa (20/09) kemarin.

Raju Rizky, salah satu massa aksi menjelaskan alasan Kampus Satu UIN Banten menjadi titik kumpul para demonstran karena secara geografis berada di titik pusat Provinsi Banten.

“UIN selalu menjadi titik sentral demonstrasi karena, UIN ada di pertengahan atau di titik sentral kota,” jelasnya kepada kru magang SiGMA, Rabu (21/09).

Ia juga menjelaskan bahwasanya hanya kampus satu UIN Banten yang letak geografisnya sangat dekat dengan titik demonstrasi yaitu Lampu Merah Ciceri.

“Lampu merah Ciceri selalu menjadi titik aksi para demonstran karena secara tidak langsung dengan menyekat jalan di titik sentral kota serang bisa menghentikan proses berjalanya ekonomi juga dengan kata lain kita bisa menghantam ke titik vital yang kita lawan,” ujarnya.

Selain itu, Anang Nasrullah, Ketua Umum Sekolah Mahasiswa Progresif mengatakan, aksi yang mereka lakukan adalah untuk membuat masyarakat sadar akan isu yang sedang terjadi sekarang ini.

“Sedangkan aksi kami ini bukan sekedar menuntut kebijakan-kebijakan yang pro dengan rakyat melainkan agar masyarakat itu tau akan isu yang sedang terjadi,” ujarnya.

Reporter: Mg_Putri Suci
Editor: Taufik

Angklung: Alat Musik Tradisional yang Membanggakan

0

Angklung merupkan alat musik sederhana yang ditemukan di Jawa Barat. Dalam mitologi Bali, kata angklung berasal dari kata angka dan lung. Angka berarti nada dan lung berarti patah atau hilang, dapat disimpulkan bahwa angklung terdiri dari nada atau laras yang tidak lengkap. Angklung juga berasal dari bahasa Sunda angkelung-angekleungan yang berarti gerakan pemain angklung, dan suara “klung” yang dihasilkan dari bambu tersebut. Pendapat lain mengatakan kata Angklung berasal dari klang, kling, klung, nada yang dihasilkan dari alat musik tradisional tersebut.

Di Jawa Barat angklung telah dimainkan sejak abad ke-7, Selain itu di Indramayu tepatnya di Desa Bungko ada jenis lain yang diberi nama Angklung Bungko, angklung ini digunakan sebagai media penyebaran Agama Islam, angklung Bungko diyakini sudah berusia 600 Tahun dan masih terawat hingga kini.

Dalam buku karya Helius Sjamsudin dan Hidayat winitasasmita yang berjudul “Daeng Soetigna Bapak Angklung Indonesia” dijelaskan bahwa Daeng Soetigna adalah seorang seniman sekaligus seorang pendidik yang mendapat julukan sebagai Inovator. Bakatnya terhadap Instrumen musik mampu membawa angklung menjadi milik Nasional. Selain itu angklung tidak dibuat untuk menjadi alat musik seni tradisional sederhana saja melainkan sebagai alat kepercayaan agama dan ritual tertentu yang berhubungan dengan padi dalam berbagai daerah.

Seperti di Mandala, desa Kanekes (Baduy), angklung masih dimainkan dalam waktu-waktu tertentu, hanya satu kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan ketujuh kalender tepatnya pada upacara ngaseuk (upacara mengawinkan Dewi Sri atau Dewi padi dengan guru bumi atau tanah).

Angklung yang merupakan alat musik seni tradisional sudah terkenal bahkan mendunia, karena angklung ini hanya memiliki satu tangga nada yang membuat daya tarik wisatawan mancanegara tertarik untuk memainkannya.

Dalam buku yang ditulis oleh Dr. AM Susilo Pradoko, M.Si yang berjudul “Musik Nusantara: Arkeologi Pengetahuan Musik Angklung Sejarah, Pembuatan, Teknik Bermain, Aransemen, Pembelajaran, dan Penelitian Musik Angklung,” Angklung mulai diakui oleh United National Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada bulan November 2010 yang menjadi bagian dari karya agung Warisan Budaya lisan dan Non-bendawi ” yang memiliki sejarah dibalik merdunya suara Angklung. “Angklung mampu pula digunakan untuk belajar melodi dan pembelajaran solfege dengan metode Karl Orff demikian pula melatih harmoni melalui kode harmoni dengan simbol ekspresi jari-jari tangan.”

Tidak hanya itu untuk meningkatkan rasa cinta anak-anak bangsa kepada alat musik tradisional, pemerintah juga mulai memasukkan alat musik tradisional ini sebagai mata pelajaran seni di beberapa sekolah yang ada di jawa barat. Bahkan pemerintah juga memasukkan gambar alat musik angklung pada uang logam senilai 1.000 rupiah, agar anak-anak muda zaman sekarang mengetahui bahwa negara ini memiliki alat musik seni tradisional yang membanggakan.

Penulis: Mg_Putri
Editor: Dewi

Fakultas Ushuluddin dan Adab Akan Segera Buka Perpustakaan

0

Serang, lpmsigma.com – Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUDA) akan segera membuka fasilitas penunjang bagi mahasiswanya yaitu perpustakaan, yang berlokasi di Kampus Dua UIN Banten, Rabu (21/09).

Kepala perpustakaan FUDA, Feri Mardianto mengatakan, dalam waktu dua minggu ke depan FUDA akan membuka perpustakaan sendiri yang nantinya akan diisi dengan kurang lebih 10.000 buku.

“Nantinya dua minggu lagi perpustakaan FUDA akan segera dibuka dengan lebih dari 10.000 buku ada di perpustakaan ini,” katanya.

Feri juga menambahkan, ketika Perpustakaan FUDA dibuka, setiap tahun akan ada 100 buku yang akan ditambahkan dengan membeli secara mandiri maupun berasal dari hibah.

Selain itu, mahasiswa jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Eneng memberi tanggapan perihal akan dibukanya perpustakaan yang ada di FUDA. Ia merasa sangat antusias dan akan sangat terbantu dengan adanya fasilitas penunjang seperti perpustakaan.

“Saya sangat membutuhkan perpustakaan di fakultas ini untuk mencari referensi buku-buku jurusan, dengan adanya perpus nanti pasti sangat membantu saya untuk mendapatkan buku yang saya minati,” ujar Eneng.

Reporter: Mg_Reyhan
Editor : Een

Manfaat Menangis Bagi Kesehatan

0

Menangis adalah hal yang sangat manusiawi, dengan menangis kita bisa mengekspresikan perasaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, seperti rasa kecewa, marah, frustasi, kesedihan hingga kebahagiaan.

Semua manusia pasti pernah menangis, paling tidak saat lahir ke dunia atau ketika masih kecil. Namun, menangis selalu identik dengan wanita karena wanita dianggap lemah, nyatanya menangis tidak memandang gender maupun tingkatan umur.

Dalam hal ini menangis ialah media ekspresi yang dapat menggantikan ungkapan bicara untuk menyampaikan perasaan dan pikiran kepada orang lain.

Secara Psikologis, menurut Jonathan Rottenberg peneliti dan Profesor Psikologi dari University of South Florida menyebutkan bahwa menangis merupakan sinyal, penanda yang kita berikan kepada orang lain bahwa kita rapuh dan butuh berbagi. Rapuh adalah kondisi emosional yang wajar.

Dengan kita menangis maka akan memberikan manfaat bagi kesehatan, untuk itu berikut manfaat menangis bagi kesehatan, di antaranya:

1. Dapat mengurangi stres
Menangis bisa merangsang produksi hormon endorfin, yaitu hormon yang dapat membuat kita merasa lebih baik, mengurangi rasa sakit, dan meredakan stres.

2. Meningkatkan mood
Salah satu penyebab dari perubahan suasana hati karena meningkatnya akumulasi kadar mangan dalam tubuh, yang dapat menyebabkan kecemasan, kegelisahan, dan perasaan negatif lainnya. Dengan menangis kadar mangan akan keluar, dan suasana hati menjadi lebih baik.

3. Membuat perasaan menjadi lega
Banyak yang mengakui, mereka akan merasa lebih baik setelah menangis. Apalagi ketika mereka yang sedang frustrasi, berkabung, dan mengalami hari yang buruk. Terkadang menangis bisa muncul berbarengan dengan rasa amarah. Mudah menangis saat marah justru membuat diri menjadi lebih tenang.

4. Mempererat hubungan pertemanan
Menangis dihadapan teman, akan memberikan efek kenyamanan karena ada rasa untuk saling mendukung satu sama lain.

Nah, SiGMAnia itu dia manfaat menangis bagi kesahatan tubuh, namun perlu diingat bahwa ketika menangis kita harus memperhatikan beberapa hal seperti tidak menangis berkepanjangan, hindari tempat yang ramai dan sebaiknya menangislah di tempat yang nyaman.

Penulis: Mg_Ayu
Editor: Dewi

Aksi Gelombang Kedua Mahasiswa Banten Tolak Kenaikan Harga BBM

0

Serang, lpmsigma.com – Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Rakyat (AMPERA) menolak kenaikan harga BBM. Penolakan tersebut digaungkan saat melakukan aksi lanjutan di perempatan Ciceri, Serang.

Aksi demonstrasi yang diikuti oleh ratusan mahasiswa ini merupakan aksi lanjutan dari isu penolakan kenaikan BBM pada 8 September lalu.

Koordinator lapangan aksi Abroh Nurul Fikri mengatakan, kebijakan pemerintah soal kenaikan BBM ini sangat memberatkan masyarakat Indonesia. Perekonomian masyarakat, kata Abroh, semakin sulit karena adanya kenaikan BBM.

“Kebijakan pemerintah soal kenaikan BBM ini, sangat tidak pro terhadap rakyat. Justru pemerintah terkesan berbisnis dengan rakyatnya, tentu saja ini menyulitkan kehidupan masyarakat,” katanya, Selasa (20/09).

Senada dengan Abroh, Iqbal Hambali juga menuturkan, kebijakan pemerintah saat ini sudah tidak berpihak lagi kepada rakyat. Selain itu, Iqbal juga mengatakan, kini banyak kebijakan pemerintah yang dinilai menumbalkan masyarakat demi kepentingan kelompok.

“Masyarakat terus dikejutkan oleh kenaikan kebutuhan sandang pangan pokok, belum lagi persoalan minyak pada pandemi covid-19 yang belum dituntaskan,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, jika ditarik pada situasi internasional saat ini, krisis multidimensi terus mengeluarkan hadiah-hadiah baru untuk rakyatnya.

“Terlihat jelas hari ini pemerintah sudah tidak pro lagi terhadap rakyat,” kata Iqbal.

Terdapat 13 tuntutan yang dibawa oleh Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Rakyat salah satunya adalah menolak kenaikan harga BBM dan meminta pemerintah untuk segera menurunkan harga bahan pokok.

Reporter: Mg_Azzahra
Editor: Taufik

FSOE Ajak Warga Kampus Peka terhadap Masalah di Sekitar

0

Serang, lpmsigma.com – Forum Silaturahmi Organisasi Eksternal melakukan campaign Mimbar Bebas di depan Fakultas Syariah UIN SMH Banten, Senin (19/09).

Ada beberapa aspirasi yang mereka sampaikan yakni soal kenaikan BBM, Uang Kuliah Tunggal (UKT), fasilitas kampus yang sempit, sistem melilit, dan rektor anti demokrasi.

Iqbal Hambali mengatakan tujuan dari mimbar bebas ini untuk mengajak mahasiswa agar lebih peduli terhadap masalah di sekitar

“Tujuan dari mimbar bebas ini adalah bentuk menyadarkan masyarakat kampus agar lebih peka terhadap masalah baik daerah maupun nasional,” ujar Iqbal selaku sekjen FSOE.

Selain itu, Iqbal menyinggung terkait UKT mahasiswa Fakultas Sains yang mencapai 7-8 juta tetapi fasilitas  tidak memadai.

“UKT  masih di kampus, mereka ada yang ukt-nya 7-8 juta tetapi fasilitasnya kurang memadai seperti Fakultas Sains. Dan di situ kawan-kawan  melaporkan dan kami kawan-kawan Eksternal mencoba untuk menyadarkan terlebih dahulu seluruh mahasiswa supaya kita bisa menciptakan persatuan untuk berjuang bersama,” jelasnya.

Ia juga mengatakan regulasi yang saat ini diterapkan oleh pihak internal adalah bentuk peyekatan.

“Awalnya memang dari surat rektor dan kita diusir ketika aksi, jadi di turun temurunkan ke jajaran pengurus internal nya seperti sema-U yang lagi-lagi membuat keblunderan soal disposisi untuk organisasi eksternal yang membuat kita berfikir ada apa gitu pihak kampus dengan pihak internal sampai dengan adanya penyekatan ruang-ruang demokrasi mahasiswa,” tutupnya.

Reporter: Mg_Putri
Editor :Taufik

Jeritan Hati Rakyat

0

Oleh: Marwan Prasetya, Mahasiswa Fakultas Syariah

Bersuka ria dengan senyuman bermisi, bersenda gurau dengan pembodohan revisi.

Rakyat ialah tuan penggaji serasa haram digubris aspirasi, tumpul ke atas tajam ke bawah serempak wafatkan demokrasi.

Timur hormati pertiwi, kemiskinan yang justru dialami. kritik sebagai sarana kontrol, justru pembungkaman yang diprakarsai.

Arit palu berani bernampakan taji, kenapa pembasmi dibunuh jeruji. Hukum ialah selogan buta tanpa keadilan, kenapa pejuang harus dihakimi?

Rakyat berdemonstrasi menuntut hak yang lumpuh diamputasi. Petinggi sibuk drama berpura kaget dalam fiksi fantasi, hingga mati dalam diksi sendiri.

Rakyat dibunuh tak perlukan bukti hanya berdasarkan asumsi, pelihara tindakan korupsi.

Kepentingan rakyat dicederai, rakyat diprovokasi atas nama formalitas, hukum berakhir dibantai luka, anak negeri tidak diobati hingga marwah bangsa dengan tragis dikencingi ludahi pendiri negeri.

UIN Banten Terapkan Konsep Green Campus

0
UIN Banten

Serang, lpmsigma.com – UIN SMH Banten menerapkan konsep kampus hijau atau Green Campus di Kampus Dua dengan langkah awal penghijauan kampus dengan menanam 100 bibit pohon pada Senin (19/09).

Acara ini diresmikan oleh Hidayatullah selaku Warek III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama. Ia juga mengatakan untuk semua elemen kampus harus berkontribusi penuh dalam membangun kampus, demi kemaslahatan bersama.

“Marilah membangun bersama-sama kampus ini, karena kegiatan penanaman pohon ini kita semua akan menikmatinya,” ujarnya.

Warek III mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif dari Wawan Wahyuddin sebagai Rektor UIN Banten. Rektor mengatakan tempat yang strategis dan lahan yang kosong menjadi alasan Kampus Dua cocok untuk ditanami.

“Saat Pak Wawan masih menjabat menjadi warek III, punya inisiatif menjadikan UIN Banten sebagai Green Campus, jadi kami melanjutkannya,” katanya.

Ia berharap tanaman yang sudah ditanam ada yang menjaga dan merawat dari semua lembaga kampus.

“Yang ditanam mesti ada tuannya, jika tidak ada pasti mati, jadi bekerjasama dengan DEMA Fakultas dan lainnya agar ada yang mengurusi,” ucapnya.

Ketua Umum Mahasiswa Pecinta Kelestarian Alam (MAHAPEKA) Faqih Ashydiq, mengatakan bahwa MAHAPEKA sepakat akan diterapkannya Green Campus, melalui kegiatan penanaman pohon ini akan menjadi salah satu kegiatan penunjang Green Campus.

“Kami ikut mendukung bahwasanya kami sepakat UIN Banten menjadi Green Campus, salah satu penunjangnya yaitu kita adakan penanaman pohon dikampus dua ini,” katanya.

Faqih juga berharap semua elemen-elemen kampus, seperti Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), ikut andil dalam menjaga dan merawat tanaman yang sudah ditanam.

“Kami akan bekerja sama dengan HMJ, DEMA Fakultas agar mereka bisa menyirami tanaman,” tuturnya.

Reporter: Mg_Ayu
Editor: Taufik

Warek III Beri Tanggapan Mengenai Surat Edaran Rektor

0

Serang, lpmsigma.com – Rektor UIN Banten, Wawan Wahyudin, mengedarkan surat himbauan ke beberapa universitas yang ada di Kota Serang. Isi dari surat tersebut menjelaskan tentang adanya rasa keberatan dari pihak rektorat kepada organisasi kemahasiswaan (intra dan ekstra kampus), yang selalu menjadikan kampus UIN SMH Banten sebagai titik kumpul demonstrasi.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Hidayatullah, membenarkan terkait adanya edaran surat tersebut ke beberapa rektor universitas di Kota Serang, Senin (19/09).

Hidayat menyampaikan bahwa tidak ada larangan atau membatasi mahasiswa untuk berekspresi. Akan tetapi, ia meminta untuk tidak selalu menjadikan UIN Banten sebagai titik kumpul demonstrasi.

“Titik kumpul demonstrasi itu selalu di UIN, tidak dibagi-bagi di kampus lain. Maka dari itu, kami menghimbau kepada rektor kampus lain di Kota Serang untuk sama-sama memantau dan membina para mahasiswanya,” katanya.

Selain itu, Hidayat meminta para mahasiswa untuk membaca kembali secara utuh edaran surat tersebut, agar tidak ada anggapan seolah-olah pihak kampus membungkam para mahasiswa untuk berekspresi.

“Tidak ada membungkam, orang saya juga aktivis. Jadi tidak ada yang kami larang, selama mahasiswa memegang rambu-rambu demokrasi sesuai porsi dan posisi,” ujarnya kepada kru magang SiGMA.

Reporter: Mg_Azzahra
Editor: Een