Beranda blog Halaman 55

Sejarah Hari Perempuan Internasional, Bermula dari Ketidaksetaraan Perempuan

0

International Women Day (IWD) atau Hari Perempuan Internasional diperingati setiap tanggal 8 Maret. Hari perempuan diperingati sebagai hari aksi dimana para perempuan memperjuangkan hak-haknya, seperti hak memilih, hak bekerja bahkan hak atas pendidikan.

Diketahui bahwa saat ini pun, kaum perempuan masih dibedakan dengan kaum laki-laki dari berbagai hal. Bahkan stereotip bagi kaum perempuan masih sangatlah besar, superioritas laki-laki terhadap perempuan dalam masyarakat yang berawal dari ideologi patriarki.

Faktor utama yang menyebabkan stereotip gender perempuan adalah faktor sosial dan budaya. Banyaknya masyarakat yang berfikiran bahwa perempuan merupakan kaum yang berada dibawah laki-laki.

Dikutip dari laman Instagram @internationalwomensday_global pada tahun ini, IWD mengambil tema ‘Inspire Inclusion‘ atau ‘Menginspirasi Inklusi’. Tema ini mendesak semua lapisan masyarakat untuk mengetahui kontribusi perempuan dalam masyarakat.

Awal mula dibentuk IWD karena pada tahun 1908, terjadi kerusuhan besar dan perdebatan kritis di kalangan perempuan. Terjadi penindasan dan ketidaksetaraan di kalangan perempuan memicu pergerakan aktif.

Perjuangan terus berlanjut pada tahun berikutnya yakni 1909 dan 1910. Perempuan Amerika terus menyuarakan peringatan nasional setiap hari Minggu terakhir di bulan Februari.

Pada tahun 1911, persetujuan untuk mendirikan Hari Perempuan Internasional disepakati di Kopenhagen, Denmark. Masa itu, peringatan internasional pertama kali dilakukan pada 19 Maret oleh negara Austria, Denmark, Jerman dan Swiss.

Lebih dari satu juta perempuan dan laki-laki hadir pada rapat umum IWD. Rapat tersebut mengkampanyekan hak-hak perempuan untuk bekerja, memilih, memegang jabatan publik dan mengakhiri diskriminasi.

Tahun berikutnya, perempuan di Rusia memperingati IWD pertama mereka pada 23 Februari. Terjadinya perbedaan tanggal perayaan membuat kesepakatan baru dan menetapkan Hari Perempuan Internasional secara global yang diperingati pada tanggal 8 Maret setiap tahun.

Reporter: Ima
Editor: Nazna

Keutamaan Surat Al-Kahfi: Rahasia Istimewa Hari Jum’at

0

Jum’at merupakan hari yang istimewa dan memiliki sejumlah keutamaan. Hari Jum’at disebut juga sebagai sayyidul ayyam atau hari yang paling utama antara hari yang lainnya. Allah memuliakan umat Nabi Muhammad saw dengan hari Jumat, yang tidak diberikan kepada umat-umat nabi terdahulu.

Di hari Jum’at pula, umat manusia di anjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan sunnah yang memang di anjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, salah satunya ialah membaca surat Al-Kahfi.

Membaca surat Al Kahfi di hari Jumat dinilai punya banyak kebaikan, baik untuk urusan dunia hingga bekal akhirat. Terdapat anjuran membaca surat Al Kahfi khususnya pada hari Jumat. Sebab, di hari tersebut ada banyak peristiwa luar biasa yang telah ditetapkan Allah.

Menurut Emi Suhemi dalam jurnalnya yang berjudul “Mashdar dalam Surat Al-Kahfi: Suatu Kajian Morfologis” ada beberapa keutamaan ketika kita membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at ya itu:

a) Terlindung dari Dajjal

Hal ini sesuai dengan sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abu Darda’ ra, dalam hadis riwayat Muslim no 809 yang menyatakan bahwa barang siapa membaca surah Al- Kahfi 10 ayat pertama maka ia akan terlindung dari Dajjal.

b) Telapak kaki akan memunculkan cahaya di hari Kiamat

Dalam sebuah riwayat dari Ibnu Umar Nabi SAW bersabda, “Barang siapa yang membaca surah al-Kahfi malam Jum ’at. Maka, cahaya akan meneranginya pada hari kiamat serta diampukan dosanya di antara dua Jum‘at”.

c) Allah SWT memberikan cahaya dan pengampunan dosa sampai hari Jumat
berikutnya

Dalam sebuah riwayat dari Abu Said al-Khudriy dia berkata Nabi SAW bersabda “Barang siapa yang membaca surah al-Kahfi pada hari Ju’ mat, maka Allah SWT akan menyinarinya dengan cahaya diantara dua Jum‘at” (HR. Al-Hakim dan Baihaqi).

d) Allah SWT memberikan ketenteraman hidup.

Dalam sebuah riwayat Abi Said alKhudriy m Rasulullah bersabda barang siapa membaca surah al-Kahfi di malam Jum’at, maka Allah akan meneranginya dengan cahaya antara dia dan rumah yang penuh dengan keindahan ( Sunan al-Darimi 3273).

e) Para malaikat meminta rahmat sampai waktu subuh. Sehingga, Allah menjauhkan penyakit panas atau penyakit yang tidak tersembuhkan, serta menjauhkan dari fitnah dan tipu daya setan.

Dalam sebuah hadis riwayat Mardawaih dari Abdullah bin Mughaffal bahwa Rasulullah SAW bersabda; Sebuah rumah yang selalu dibacakan surah Al-Baqarah maka rumah itu tidak akan dimasuki syaithan sepanjang malam, karenanya bacalah surah al-Kahfi agar terhindar dari gangguan syaithan yang terkutuk.

Oleh karena itu, keutamaan membaca surat Al Kahfi di hari Jumat ini bisa menjadi pengingat diri agar kita selalu mengamalkan amalan-amalan yang nantinya bakal jadi penolong di akhirat kelak.

Penulis: Enjat
Editor: Nazna

APMS Adakan Diskusi: Kebebasan Berpendapat Terhadap Pers Mahasiswa

0

Serang, lpmsigma.com – Aliansi Pers Mahasiswa Serang (APMS) mengadakan diskusi mengenai isu hak kebebasan berpendapat, khususnya bagi anggota Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) dalam menyuarakan isu-isu rentan di lingkungan kampus, berlangsung di pelataran Gedung Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) A, Kamis (07/03).

Diskusi tersebut dihadiri oleh perwakilan dari tujuh LPM yang ada di Serang, diantaranya LPM SiGMA, LPM Bidik Utama, LPM Orange, LPM Lugas, LPM Extama, LPM Wisma, serta Korp Pers Mahasiswa UPI yang juga tergabung dalam APMS.

Khudori, selaku Koordinator APMS, menyampaikan adanya diskusi ini sebagai media untuk membuka pemahaman agar pers mahasiswa tidak mengalami intimidasi dan tindak kriminalisasi.

“Adanya diskusi ini selain sebagai wadah untuk membuka pemahaman terhadap pers mahasiswa, untuk membangun aksi demi mewujudkan kualitas demokrasi yang lebih baik khususnya dalam konteks kebebasan pers,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, setelah adanya diskusi ini akan diadakan konsolidasi pengetahuan secara umum.

“Setelah ini juga akan diadakannya konsolidasi pengetahuan yang melibatkan bukan hanya anggota pers kampus, tetapi mahasiswa lainnya yang juga memiliki pandangan terkait kondisi dan situasi saat ini,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ihsan Reliubun sebagai jurnalis tempo sekaligus pemantik diskusi, menuturkan bahwa menjadi seorang pers mahasiswa harus membangun solidaritas untuk melawan intimidasi saat mengangkat isu-isu yang rentan.

“Seorang pers butuh keberanian dan skeptisisme, pers mahasiswa harus membangun solidaritas untuk melawan segala intimidasi saat mengangkat isu-isu rentan karena menyangkut persoalan manusia dan hati nurani,” tuturnya.

Reporter: Naila
Editor: Nazna

Anggota UKM Prima Raih Medali Perunggu di Lombok

0

Serang, lpmsigma.com – Salah satu anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penelitian dan Riset Mahasiswa (Prima), yaitu Dina Dzahabiyyati Ulumiah Mahasiswi dari Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) raih juara medali perunggu, pada ajang Mandalika Essay Competition Empat (MEC) Lombok.

Dina, menuturkan bahwa motivasi dalam mengikuti kompetisi adalah dorongan dari orang tua serta kegagalan yang pernah ia alami.

“Sudah tertanam dalam diri untuk terus tumbuh dan berkembang, ingin sekali mendengar ucapan rasa bangga dari ayah. Saya bukan seorang yang pandai, tapi mengikuti lomba menjadi dorongan untuk mengukur kemampuan yang dimiliki,” tuturnya kepada Kru SiGMA, Kamis (07/03).

Ia juga menambahkan, persiapan yang dilakukan oleh Dina tidak mudah banyak proses yang dilaluinya. Banyak hambatan dan tantangan di dalamnya.

“Banyak persiapan yang dilakukan, apalagi saya menyusun dibimbing dengan para Ketua Umum UKM. Terlebih, hambatan dalam penyusunan salah satunya karena rasa pesimis tinggi,” ujarnya.

Disisi lain, Dezan Maulana selaku Ketua Umum UKM Prima, menyampaikan rasa bangga terhadap pencapaian yang diraih oleh anggotanya sehingga dapat menjadikan inspirasi bagi anggota UKM Prima lainnya.

“Tentunya kami sangat bangga atas prestasi yang diraih, semoga keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi pengurus maupun anggota lainnya untuk berprestasi dan mengembangkan potensi mereka,” ucapnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh mahasiswa UIN SMH Banten untuk terus meningkatkan potensi mereka, baik dalam hal akademik maupun non-akademik.

“Pesan saya kepada mahasiswa, agar terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik di dalam kampus atau luar kampus,” tutupnya.

Reporter : Lydia
Editor : Nazna

Menjelajahi Prospek Karier: Mengungkap Program Studi KPI di Fakultas Dakwah

0

Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam atau yang kerap kali disebut KPI oleh mahasiswa, merupakan salah satu Prodi unggulan yang ada di Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Prodi KPI, menawarkan peluang karier yang luas bagi para mahasiswanya, mari kita simak apa saja peluang karier yang bisa diraih oleh mahasiswa Prodi KPI.

Menurut Fahma Islami, sebagai Sekretaris jurusan KPI, prodi ini memberikan lima peluang karier yang menjanjikan, diantaranya sebagai berikut:
1. Mahasiswa KPI dapat menjadi akademisi, yaitu menjadi dosen di perguruan tinggi.
2. Mahasiswa dapat menekuni bidang penelitian dan pengembangan dalam konteks Komunikasi dan Penyiaran Islam, baik di perkantoran maupun industri pertelevisian.
3. Mahasiswa juga dapat menjadi praktisi dakwah, seperti mubaligh atau penceramah.
4. Mahasiswa yang berminat dalam bidang broadcasting, mahasiswa dapat menekuni menjadi news anchor.
5. Mahasiswa berpeluang menjadi praktisi jurnalis dalam bidang jurnalistik.

Selain itu, mahasiswa Prodi KPI di Fakultas Dakwah tidak hanya diajarkan teori-teori komunikasi dakwah dan jurnalistik. Tetapi, juga diberikan pelatihan praktis dalam menggunakan berbagai media massa, mulai dari media cetak hingga media digital. Hal ini bertujuan agar para mahasiswa siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Fahma juga menambahkan, para alumni Program Studi KPI telah berhasil meniti karier di berbagai bidang dan tersebar mulai dari menjadi da’i yang aktif di tengah masyarakat, hingga menjadi jurnalis dan penyiar yang berpengaruh di media massa nasional.

Keberhasilan mereka menjadi bukti akan relevansi dan kualitas program studi ini dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.

Dengan fokus pada pengembangan keterampilan komunikasi dan penyiaran yang berbasis pada nilai-nilai Islam, Program Studi KPI di UIN SMH Banten menjanjikan persiapan yang kuat bagi mahasiswanya untuk sukses di berbagai bidang karier yang mereka pilih.

Penulis: Lydia
Editor: Nazna

FADA Bentuk Tim Media sebagai Wadah Pembelajaran Bagi Mahasiswa

0

Serang, lpmsigma.com – Fakultas Dakwah (FADA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, membentuk Tim Media FADA secara mandiri yang diikuti oleh mahasiswa program studi FADA, yakni Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Bimbingan Konseling Islam (BKI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) melalui beberapa tahapan seleksi, Kamis (07/03).

Tim Media tersebut terdapat empat bidang di dalamnya yaitu host dan pengisi suara, juru kamera, editor, jurnalis dan penulis naskah.

Gian, selaku Pembimbing Tim Media FADA menuturkan bahwa tujuan awal dibentuknya tim media yakni berfokus untuk membuat profil Fakultas dan Prodi.

“Awalnya berfokus untuk pembuatan profil Fakultas dan Prodi, serta untuk mengharumkan citra baik Universitas di publik. Namun, media ini menjadi pembelajaran bagi mahasiswa FADA untuk menjadi wadah pengembangan skill sebagai nilai tambah, ketika terjun ke dunia kerja,” tuturnya.

Ia juga mengharapkan, agar Tim Media FADA dapat berlanjut lebih lama, bahkan menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di lingkungan fakultas

“Harapannya, tim media ini akan terus berlanjut bahkan menjadi UKM di lingkungan fakultas, nantinya bisa merekrut mahasiswa baru. Sehingga, semua peralatan dan fasilitas yang telah disediakan dapat dipergunakan dan dioperasikan,” ucapnya.

Ahmad Abu Khasan, salah satu anggota Tim Media FADA, mengakui sangat terbantu dengan adanya tim media FADA, khususnya dalam pembelajaran serta pengembangan skill yang alat-alatnya sudah terpenuhi.

“Dengan adanya tim media FADA ini, menjadi wadah pembelajaran dalam industri kreatif terutama dalam segi pengembangan pada skill media, editing ataupun penulisan naskah,” harapnya.

Reporter: Tiara
Editor: Nazna

Ormawa FUDA Resmi Dilantik, Dema-F Bangun Sinergitas dengan Ormawa Lain

0

Serang, lpmsigma.com – Pengurus Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUDA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, resmi dilantik periode 2024-2025 yang berlangsung di Aula FUDA Lantai dua, pada Selasa (05/03).

Dalam sambutannya, Mohammad Hudaeri, selaku Dekan FUDA menuturkan kepada para ORMAWA, agar menjadi mahasiswa yang memiliki kesibukan dengan hal-hal yang bermanfaat.

“Jadilah mahasiswa yang sibuk, setiap waktunya di isi oleh hal yang bermanfaat. Sehingga, tidak ada waktu untuk kalian bermain-main,” tuturnya.

Saeful Imam, selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (DEMA-F) Ushuluddin dan Adab, menyampaikan bahwa dalam satu tahun ke depan perubahan yang akan dilakukan adalah membangun sinergitas bersama ORMAWA lain.

“Perubahan yang akan dilakukan untuk FUDA satu tahun ke depan, saya ingin membangun sinergitas bersama ormawa lain dengan cara kolaborasi dari segi akademik, non akademik, sport dan non sport,” ucapnya.

Ia juga mengatakan harapannya, supaya FUDA lebih baik dan lebih memperhatikan mahasiswanya.

“Harapannya, ingin FUDA lebih baik, unggul dan lebih memperhatikan mahasiswa-mahasiswa nya, karena yang saya rasakan tahun lalu tingkat ORMAWA DEMA kurang memperhatikan mahasiswanya sendiri,” pungkasnya.

Reporter: Salma

Membentuk Karakter Jurnalis Melalui MOS 2024

0
Membentuk Karakter Jurnalis
Foto bersama paniti dan peserta MOS

Serang, lpmsigma.com – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sarana Informasi Gema Mahasiswa (SiGMA), menyelenggarakan kegiatan Masa Orientasi SiGMA dengan mengusung tema “Membentuk Karakter Pers yang Kritis, Profesional dan Berkualitas melalui Masa Orientasi SiGMA” berlokasi di Gedung KNPI Provinsi Banten, Jumat (01/03).

Acara ini dihadiri oleh peserta sekitar 47 orang, dilaksanakan selama tiga hari pada tanggal 1-3 Maret 2024. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Subari selaku alumni SiGMA sebagai Asisten Komisioner KPID Banten, dengan melakukan pemotongan pita sebagai simbolis dan penyematan id card pada perwakilan peserta.

Dalam sambutannya, Subari memberikan pesan agar peserta mampu berkarakter sebagai jurnalis yang memiliki ciri khas dan mencerminkan esensi dari segala tahap yang ada di SiGMA.

“Semoga dalam kaderisasi dapat menghasilkan sumber daya yang berkualitas dari segala dari input, proses dan juga outputnya melalui pengembangan yang ada di SiGMA,” tungkasnya

Ditempat yang sama, Aldi Alfian, sebagai Pimpinan Umum LPM SiGMA menjelaskan bahwa MOS merupakan tahapan awal dari beberapa tahapan kaderisasi bagi calon anggota kru LPM SiGMA.

“MOS ini menjadi tahap awal pengenalan bagi para calon anggota kru LPM sigma, yang nantinya akan melalui berberapa tahapan kaderisasi,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan harapannya, untuk para peserta agar dapat mengambil segala ilmu kejurnalistikan.

“Dengan diadakannya acara MOS, menjadi ajang untuk peserta belajar mengenai dasar-dasar kejurnalistikan dan menjadi wadah bagi peserta untuk mengambil ilmu sebanyak-banyaknya,” tambahnya.

Reporter: Naila
Editor: Nazna

Dhank Ari Ajak Mahasiswa KPI untuk Memahami Pentingnya Konten Positif melalui Pelatihan Videografi

0

Serang, lpmsigma.com – Pelatihan videografi kembali di laksanakan oleh Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) untuk kedua kalinya, dengan menghadirkan Ari Harisman dengan sapaan Dhank Ari sebagai narasumber. Acara tersebut mengusung tema “Teknik membuat konten video kreatif di sosial media” yang bertempat di Aula Fakultas Dakwah Lantai tiga, Rabu (28/02).

Dalam pelatihan ini, Dhank Ari sebagai Videografer Jurnalis Discover Jakarta TV, menekankan pentingnya kontra terhadap konten negatif yang kerap muncul di media sosial, dengan memprioritaskan konten yang memiliki nilai positif.

“Ketika pengguna media sosial terus-menerus disuguhi dengan konten negatif, kita harus melawan dengan memastikan adanya konten-konten yang membangun. Seperti konten dakwah tidak harus berisikan sebuah ceramah. Bahkan, bisa dilakukan secara aksi, misalnya kegiatan positif dan itu sudah termasuk dakwah,” ujarnya.

Sebagai seseorang yang aktif di dunia industri videografi, Ia juga menambahkan adanya batasan yang jelas dalam menerima tawaran proyek, dengan menolak untuk terlibat dalam pembuatan sinetron atau karya lain yang berpotensi menimbulkan provokasi.

“Sinetron itu sebagai konten yang tidak mendidik. Suatu karya yang dapat membuat orang tercetus untuk mengikuti isi di dalamnya dan tidak sesuai dengan prinsip saya sebagai seorang film maker,” tambahnya.

Di sisi lain, TB Nurwahyu selaku Ketua Jurusan Prodi KPI menuturkan harapannya bahwasanya melalui pelatihan ini dapat membantu mahasiswa untuk menyampaikan nilai-nilai kebaikan dan keagamaan melalui videografi.

“Teknologi itu netral, bisa membawa dampak positif ataupun negatif. Melalui pelatihan videografi ini, kita berharap semua orang dapat berkarya dengan konten yang positif,” tuturnya.

Reporter: Lydia
Editor: Nazna

UIN SMH Banten Umumkan Pengajuan Banding UKT, Berikut Syarat dan Ketentuannya 

0

UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten resmi mengumumkan persyaratan dan pengajuan banding Uang Kuliah Tunggal (UKT), untuk mahasiswa Program Strata Satu (S1) Angkatan Tahun 2023 melalui Keputusan Rektor UIN SMH Banten Nomor 161 Tahun 2024 Tentang Petunjuk Teknis Penyesuaian Kelompok Uang Kuliah Tunggal.

Penyesuaian keringanan UKT tersebut hanya berlaku untuk angkatan tahun 2023 saja dan tidak berlaku bagi mahasiswa yang sedang menerima beasiswa.

Adapun persyaratan pengajuan banding yang harus dipenuhi oleh mahasiswa, diantaranya:

Mahasiswa melakukan pendaftaran Penyesuaian kelompok UKT secara online melalui laman https://banding.uinbanten.ac.id/ dengan mengunggah data yang dilengkapi lampiran (foto berkas, tipe file jpeg/jpg/png dan ukuran max 100kb):

a.Foto KTM/Surat Keterangan Aktif Kuliah dari Fakultas

b. Foto Identitas Orang Tua/KTP Orang Tua

c. Foto Kartu Keluarga

d. Foto Rumah Tampak Depan

e. Foto Rumah Tampak Samping

f. Foto Rumah Tampak Belakang

g. Foto Slip Pembayaran Semester Sebelumnya

h. Foto Rekening Listrik/Pembayaran Token

i. Foto SPT Pajak Bumi dan Bangunan/Surat Keterangan Pengganti dari Kelurahan

j. Foto Surat Keterangan Tidak Mampu

k. Foto Slip Gaji Orang Tua / Keterangan Penghasilan dari Kelurahan

l. Foto Bagian Dalam Rumah

m. Foto Kamar Mandi dan WC

n. Foto Akses Jalan Ke Rumah

o. Foto Surat Keterangan Kematian (bila ada)

p. Foto Surat Permohonan

q. Foto Surat Pernyataan Bermaterai tidak sedang menerima beasiswa

Setelah semua dokumen sudah di siapkan, mahasiswa harus melakukan hal berikut ini:

1. Cek ulang biodata dan edit biodata apabila ada kesalahan pengisian biodata.

2. Menyampaikan alasan Penyesuaian Kelompok Uang Kuliah Tunggal (UKT).

3. Melakukan Unggah dokumen permohonan Penyesuaian Kelompok Uang Kuliah Tunggal (UKT), surat pernyataan keabsahan data dan berkas pendukung yang memperkuat alasan Penyesuaian Kelompok Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Selanjutnya, mahasiswa angkatan tahun 2023 tinggal menunggu verifikasi fakultas hingga pengumuman penerima Penyesuaian Kelompok UKT.

Reporter: Enjat
Editor: Nazna